detikcom
Sabtu, 18/02/2012 14:09 WIB

Disebut Sumbang Anas, Ical: Sumbangan untuk Golkar Saja Kurang

M Arif - detikNews
Jakarta - Golkar dituding ikut menyokong Anas Urbaningrum untuk meraih kursi Ketua Umum Partai Demokrat (PD). Adalah politisi PD Umar Arsal yang juga anggota tim sukses Anas yang buka suara. Bagaimana tanggapan Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie atau Ical?

"Saya kira sumbangan untuk Partai Golkar saja kurang," jelas Ical di Sentul, Bogor, Sabtu (18/2/2012).

Karena sumbangan untuk partai kurang, Ical pun menegaskan, tidak ada alasan bagi partainya untuk mengucurkan uang ikut membantu Anas dalam Kongres PD di Bandung 2010 lalu.

"Jadi dugaan suap itu tidak benar," jelasnya.

Umar Arsal bercerita pada Jumat (17/2) di DPR. Dia mengaku ada sumbangan kepada Anas dari Golkar dan PKS. Selain Golkar, PKS juga sudah membantah.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/van)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%