detikcom
Sabtu, 18/02/2012 14:09 WIB

Disebut Sumbang Anas, Ical: Sumbangan untuk Golkar Saja Kurang

M Arif - detikNews
Jakarta - Golkar dituding ikut menyokong Anas Urbaningrum untuk meraih kursi Ketua Umum Partai Demokrat (PD). Adalah politisi PD Umar Arsal yang juga anggota tim sukses Anas yang buka suara. Bagaimana tanggapan Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie atau Ical?

"Saya kira sumbangan untuk Partai Golkar saja kurang," jelas Ical di Sentul, Bogor, Sabtu (18/2/2012).

Karena sumbangan untuk partai kurang, Ical pun menegaskan, tidak ada alasan bagi partainya untuk mengucurkan uang ikut membantu Anas dalam Kongres PD di Bandung 2010 lalu.

"Jadi dugaan suap itu tidak benar," jelasnya.

Umar Arsal bercerita pada Jumat (17/2) di DPR. Dia mengaku ada sumbangan kepada Anas dari Golkar dan PKS. Selain Golkar, PKS juga sudah membantah.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%