Detik.com News
Detik.com

Sabtu, 18/02/2012 11:38 WIB

Ratusan LSM Asing Mencari Uang di Indonesia

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Ketua Pansus RUU Ormas DPR Abdul Malik Haramain mengungkap ada ratusan LSM asing yang beroperasi di Indonesia. Ironisnya banyak diantaranya yang tidak jelas agenda dan cara kerjanya.

"Ada lebih dari 150 lembaga asing yang terdaftar hanya 100. Pemerintah tidak tahu sisanya itu namanya apa, dapat duit dari mana. Misalnya Greenpeace, menarik dana dari asing dan dalam negeri yang pemerintah tidak tahu. Publik harus tahu darimana duit itu dan untuk apa duit itu," kata Malik.

Hal ini disampaikan Malik dalam diskusi 'Polemik' bertajuk ' RUU Ormas' di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (18/2/2012). Tri Pranadji, tenaga ahli kemendari RUU ormas, menegaskan bahwa Mendagri telah melakukan banyak upaya. Namun tetap saja LSM asing tembus ke Indonesia dengan berbagai cara.

"Kemendagri sudah berusaha melakukan pendataan. Tapi kemudian diganggu sebagai represif dan sebagainya. Sehingga mekanisme pendataan kita kacau," kata Tri.

Pintu masuk LSM dan ormas asing cukup banyak. Tiga diantaranya lembaga negara yang berperan dalam pengawasan masuknya yayasan atau organisasi asing ke Indonesia.

"Pintu ormas asing ada tiga, lewat Kemenlu, Bappenas, atau Setneg. Ada klausul seolah ormas asing bisa masuk sebagai yayasan. Saat masuk harus dilihat apakah ormas ini punya badan hukum atau tidak, ormas ini dari negara yang punya hubungan diplomatik dengan Indonesia," beber Tri.

Karena itu dalam revisi UU ormas ini akan diatur mengenai perizinan LSM, ormas, dan organisasi asing ke Indonesia. Juga menyangkut aliran dana asing ke organisasi di Indonesia.

"Pemerintah dan DPR sedang berusaha merumuskan sama-sama. Yang jelas spirit dari UU ini haram memasukkan uang asing,"tandasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

'Bersihkan' Gelar Palsu, Periksa Semua Ijazah Anggota DPR!

Anggota DPR Fraksi Hanura Frans Agung Mula Putra dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait dugaan gelar doktor palsu. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah bersikap tegas meminta ijazah semua anggota DPR diperiksa. Bila Anda setuju dengan usulan Fahri Hamzah, pilih Pro!
Pro
97%
Kontra
3%