detikcom
Jumat, 17/02/2012 23:21 WIB

Tiba di RS Polri, John Kei Langsung Dirontgen

Lia Harahap - detikNews
Foto: E Mei Amelia R/detikcom
Jakarta - John Kei langsung mendapat perawatan serius di RS Polri Kramat Jati. Dokter merontgen bagian kaki John untuk mengetahui luka tembak yang dialaminya.

Pantauan detikcom, Jumat (17/2/2012), John langsung masuk ke ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RS Polri Kramat Jati sekitar pukul 22.45 WIB. Dia dibantu oleh dua dokter jaga. Kaki sebelah kanan pria asal Maluku itu terlihat diperban.

Belum bisa dipastikan apakah ada peluru yang bersarang di kaki John. Yang jelas, dia tampak cukup kesakitan.

Sementara itu, puluhan petugas kepolisian bersenjata lengkap masih berjaga di lokasi. Mereka mengawal John sambil mengantisipasi kemungkinan ada gangguan keamanan.

Polisi sebelumnya menangkap John di Hotel C'One, Pulomas, Jakarta Timur. John Key mengalami luka tembak di kaki karena melawan saat ditangkap petugas.

Belum bisa dipastikan terkait kasus apa dia ditangkap, termasuk apakah John terlibat dalam pembunuhan Ayung alias Tan Hari Tantono, bos PT Sanex Steel yang tewas di Swiss-Belhotel beberapa waktu lalu. Baik pengacara maupun pihak polisi belum bisa memberi penjelasan lebih rinci.


(lia/mad)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel