Demokrat: Tak Ada Money Politics di Kongres, Hanya Ada Uang Transport
Jumat, 17/02/2012 10:49 WIB
Umar Arsal
Jakarta
Ketua Divisi Tanggap Darurat PD Umar Arsal menjawab tudingan money politics di Kongres PD. Umar menegaskan yang ada hanyalah uang transport saja.
"Nggak ada poney politics, yang ada hanya uang transportasi saja," kata Umar kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/2/2012).
Umar memaparkan, para pendukung Anas memang diberi uang transport selama suksesi Anas Urbaningrum menjadi Ketua Umum PD. Angkanya bervariasi sesuai jumlah kontingen per DPC/DPD.
"Memang jadi problem. Semua Perwakilan Anak Cabang (PAC) bawa penggembira. Paling sedikit 7-25 orang, inilah yang terjadi negosiasi karena semula kita hanya siapkan dua kamar per perwakilan," kata Umar.
Umar memegang pembagian uang transport untuk wilayah Sulawesi. Angkanya bervariasi antara Rp 3,5 juta sampai Rp 7,5 juta.
"Itu fasilitas untuk uang transport begitu datang diberi Rp 3,5 juta per kontingen. Menjelang deklarasi Anas, kita ganti per DPR Rp 7,5 juta. Begitu kongres di Bandung kita kasih Rp 5 juta per delegasi," ungkap Umar.
Umar membantah ada uang sukses Rp 100 juta per DPC. Umar menuding ketua DPC yang melempar isu itu karena sakit hati setelah dicopot dari DPC PD.
"Yang seratus juta itu nggak benar. Diana ketua DPC Minahasa itu sakit hati saja. Saya tahu persis karena saya yang bagi uang transport," kata Umar.
Kini, menurut Umar, Diana akan diproses DK PD. "Saya nggak diperiksa, Bu Diana yang diproses, kita serahkan ke DK PD," tandasnya.
(van/did)
"Nggak ada poney politics, yang ada hanya uang transportasi saja," kata Umar kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/2/2012).
Umar memaparkan, para pendukung Anas memang diberi uang transport selama suksesi Anas Urbaningrum menjadi Ketua Umum PD. Angkanya bervariasi sesuai jumlah kontingen per DPC/DPD.
"Memang jadi problem. Semua Perwakilan Anak Cabang (PAC) bawa penggembira. Paling sedikit 7-25 orang, inilah yang terjadi negosiasi karena semula kita hanya siapkan dua kamar per perwakilan," kata Umar.
Umar memegang pembagian uang transport untuk wilayah Sulawesi. Angkanya bervariasi antara Rp 3,5 juta sampai Rp 7,5 juta.
"Itu fasilitas untuk uang transport begitu datang diberi Rp 3,5 juta per kontingen. Menjelang deklarasi Anas, kita ganti per DPR Rp 7,5 juta. Begitu kongres di Bandung kita kasih Rp 5 juta per delegasi," ungkap Umar.
Umar membantah ada uang sukses Rp 100 juta per DPC. Umar menuding ketua DPC yang melempar isu itu karena sakit hati setelah dicopot dari DPC PD.
"Yang seratus juta itu nggak benar. Diana ketua DPC Minahasa itu sakit hati saja. Saya tahu persis karena saya yang bagi uang transport," kata Umar.
Kini, menurut Umar, Diana akan diproses DK PD. "Saya nggak diperiksa, Bu Diana yang diproses, kita serahkan ke DK PD," tandasnya.
(van/did)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Promotor Lady Gaga Datangi Ruangan Kapolda Metro Jaya
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 12:03 WIB
Paranoid, Pecandu Sabu Tembak Anggota TNI di Kebon Jeruk
-
Selasa, 22/05/2012 12:00 WIB
Diusulkan Jadi Capres 2014, Ibu Ani: Tak Tepat Waktunya Tanya Itu
-
Selasa, 22/05/2012 12:05 WIB
Keluarga Tampak Tabah Usai Melihat Jasad Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 11:02 WIB
Psikolog: Jangan Lama-lama Melihat Jenazah Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 11:24 WIB
Ini Cara Menggulingkan Kepala Daerah yang Telah Divonis Tetap
-
Selasa, 22/05/2012 12:03 WIB
Paranoid, Pecandu Sabu Tembak Anggota TNI di Kebon Jeruk
-
671 Komentar
-
446 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 471.000
- Rp 6,087.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
