Detik.com News
Detik.com
Kamis, 16/02/2012 20:16 WIB

Polda Siap Terima Laporan Nazaruddin Soal Angie

E Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 2
Polda Siap Terima Laporan Nazaruddin Soal Angie
Jakarta - Polda Metro Jaya siap menerima laporan terdakwa kasus korupsi Wisma Atlet, M Nazaruddin terhadap Angelina Sondakh atas dugaan memberikan keterangan palsu dalam sidang.

"Kalau memang mau melapor, ya silakan saja, nanti kita tindak lanjuti," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/2/2012).

Namun, hingga sore tadi, Rikwanto mengaku belum menerima laporan dari pihak Nazaruddin. "Sampai sejauh ini kita belum terima laporan dari yang bersangkutan," ujarnya.

Menurutnya, penyampaian keterangan saksi atau terdakwa di persidangan harus dibuktikan di meja hijau. Namun, bila pihak Nazaruddin tetap bersikeras untuk melaporkan Angelina, polisi siap menerima laporan tersebut.

"Melapor itu hak setiap orang, kalau dia memang mau melapor ya silakan," imbuhnya.

Tim pengacara Nazaruddin berencana mempolisikan Angelina Sondakh, Yulianis, dan Mindo Rosalina Manulang terkait dugaan keterangan palsu dalam sidang. Tim pengacara juga telah menyiapkan sejumlah bukti-bukti kebohongan mereka.

Seperti diketahui, Angie, sapaan Angelina menjadi saksi di sidang Nazaruddin pada Rabu (15/2) kemarin. Dalam kesaksiannya, janda Adjie Massaid menyangkal berkomunikasi lewat BBM dengan Rosa pada 2009 yang merupakan bukti yang dimiliki JPU. Angie menyangkal telah memiliki BB pada 2009, dia mengaku baru memiliki gadget itu tahun 2010.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mei/mok)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%