Masadi, Mantan Atlet Dayung yang Rela Jadi Sopir Truk Sampah
Kamis, 16/02/2012 15:57 WIB
Jakarta
Nama Masadi pernah dikenal di dunia dayung. Bagaimana tidak, di cabang olah raga ini dia beberapa kali menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional. Namun kini, dia hanya menjadi sopir truk sampah.
Menjadi sopir truk sampah, gaji Masadi tidak seberapa. Itu makanya dia terpaksa tinggal di rumah mertua lantaran tidak sanggup membeli rumah sendiri. Apalagi umurnya tak muda lagi, sudah setengah abad.
Saat menjadi atlet dayung, dia telah mengumpulkan 35 medali, baik emas, perak, maupun perunggu. Penghargaan itu didapatnya dari berkompetisi di level nasional maupun internasional.
Setelah tak lagi menjadi atlet, dia mendapat bantuan dari pemerintah daerah untuk mencari lapangan pekerjaan. Masadi ditempatkan di Dinas Kebersihan dan bertugas menjadi sopir truk sampah di Pemkot Semarang.
Hidup tidak selalu mulus. Pun demikian halnya dengan keadaan rumah tangga Masadi. Dia pernah mengalami kegagalan berumah tangga. Setelah bercerai, beberapa waktu kemudian Masadi menikah lagi. Dari pernikahan keduanya, dia dikaruniai dua anak. Kedua anaknya ini pun menjadi atlet dayung.
Nama Masadi yang lama tenggelam kembali muncul setelah Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng, meneleponnya. Andi memastikan kebenaran informasi bahwa Masadi adalah mantan atlet yang kurang beruntung.
Tinggal terlalu lama di rumah mertua membuat Masadi tidak enak hati. Itu makanya, dia mengajukan diri kepada pemerintah untuk mendapatkan bantuan. Doanya selama ini didengar, namanya terpilih sebagai orang yang pantas diganjar penghargaan rumah. Rumah itu merupakan hadiah dalam Penghargaan Bidang Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Tahun 2011.
Penyerahan hadiah dilakukan di gedung Gubernuran, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (16/2/2012).
"Saya senang sekali mendapat rumah soalnya selama ini saya tinggal di rumah mertua. Dan di Jawa Tengah yang belum mendapat bantuan hanya saya," ujar Masadi penuh rasa haru.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Rustriningsih, mengatakan penghargaan ini diberikan untuk memotivasi para atlet, dalam mengikuti ajang olahraga baik nasional maupun internasional.
"Penghargaan ini dimaksud agar para atlet termotivasi," ujar Rustri.
Dia menambahkan selain penghargaan, perlu adanya pembinaan sistemik dan penyediaan sarana dan prasarana bagi atlet. "Saat ini sudah ada perkembangan dalam sarana dan prasarana seperti peralatan yang sudah modern," imbuh dia.
Total dana tali asih yang diberikan kepada 143 atlet tersebut adalah Rp 1,9 miliar yang berasal dari anggaran tahun 2011. Para atlet yang mendapatkan bantuan tersebut berasal dari kalangan SD, SMP, sarjana, klub, guru, pelatih dan mantan atlet.
(vit/nrl)
Menjadi sopir truk sampah, gaji Masadi tidak seberapa. Itu makanya dia terpaksa tinggal di rumah mertua lantaran tidak sanggup membeli rumah sendiri. Apalagi umurnya tak muda lagi, sudah setengah abad.
Saat menjadi atlet dayung, dia telah mengumpulkan 35 medali, baik emas, perak, maupun perunggu. Penghargaan itu didapatnya dari berkompetisi di level nasional maupun internasional.
Setelah tak lagi menjadi atlet, dia mendapat bantuan dari pemerintah daerah untuk mencari lapangan pekerjaan. Masadi ditempatkan di Dinas Kebersihan dan bertugas menjadi sopir truk sampah di Pemkot Semarang.
Hidup tidak selalu mulus. Pun demikian halnya dengan keadaan rumah tangga Masadi. Dia pernah mengalami kegagalan berumah tangga. Setelah bercerai, beberapa waktu kemudian Masadi menikah lagi. Dari pernikahan keduanya, dia dikaruniai dua anak. Kedua anaknya ini pun menjadi atlet dayung.
Nama Masadi yang lama tenggelam kembali muncul setelah Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng, meneleponnya. Andi memastikan kebenaran informasi bahwa Masadi adalah mantan atlet yang kurang beruntung.
Tinggal terlalu lama di rumah mertua membuat Masadi tidak enak hati. Itu makanya, dia mengajukan diri kepada pemerintah untuk mendapatkan bantuan. Doanya selama ini didengar, namanya terpilih sebagai orang yang pantas diganjar penghargaan rumah. Rumah itu merupakan hadiah dalam Penghargaan Bidang Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Tahun 2011.
Penyerahan hadiah dilakukan di gedung Gubernuran, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (16/2/2012).
"Saya senang sekali mendapat rumah soalnya selama ini saya tinggal di rumah mertua. Dan di Jawa Tengah yang belum mendapat bantuan hanya saya," ujar Masadi penuh rasa haru.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Rustriningsih, mengatakan penghargaan ini diberikan untuk memotivasi para atlet, dalam mengikuti ajang olahraga baik nasional maupun internasional.
"Penghargaan ini dimaksud agar para atlet termotivasi," ujar Rustri.
Dia menambahkan selain penghargaan, perlu adanya pembinaan sistemik dan penyediaan sarana dan prasarana bagi atlet. "Saat ini sudah ada perkembangan dalam sarana dan prasarana seperti peralatan yang sudah modern," imbuh dia.
Total dana tali asih yang diberikan kepada 143 atlet tersebut adalah Rp 1,9 miliar yang berasal dari anggaran tahun 2011. Para atlet yang mendapatkan bantuan tersebut berasal dari kalangan SD, SMP, sarjana, klub, guru, pelatih dan mantan atlet.
(vit/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
TokohTerbaru
Indeks Tokoh »
-
Selasa, 22/05/2012 17:37 WIB
Reisa Kartika, Putri Lingkungan yang Ikut Identifikasi Korban Sukhoi
-
Selasa, 15/05/2012 17:05 WIB
Andre Siregar Sang Penerjemah Presiden
-
Senin, 14/05/2012 16:16 WIB
Ahmad Dhani dan Peluang Jadi Politikus
-
Kamis, 10/05/2012 21:06 WIB
Ninasapti Partowidagdo Jalankan Wasiat Hidup Hemat Sang Suami
-
Selasa, 08/05/2012 08:36 WIB
Deddy Herlambang dan Aksi Komunitasnya Merawat Lokomotif Kuno
-
Sabtu, 26/05/2012 01:27 WIB
Duh! Sepasang Pelajar Kedapatan Mesum di Lantai Parkiran Rumah Sakit
-
Jumat, 25/05/2012 12:58 WIB
Ruhut: Selamat dari Insiden Ternate, Anas Harus Berterimakasih kepada Ibas
-
Sabtu, 26/05/2012 02:02 WIB
Usut Hambalang, KPK Gunakan Pendekatan Maksimalis
-
Jumat, 25/05/2012 11:56 WIB
Hotman Paris Anggap Menggelikan Henry Yosodiningrat Gugat Grasi Corby
-
275 Komentar
-
243 Komentar
-
234 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
