Aktivitas Kegempaan Gunung Merapi Kembali Meningkat
Selasa, 14/02/2012 19:19 WIB
Boyolai
Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Jateng - DIY kembali menunjukkan tanda-tanda peningkatan. Pos Pengamatan Gunung Merapi di Boyolali mencatat peningkatan aktivitas kegempaan pada gunung teraktif di dunia tersebut. Namun demikian statusnya masih dalam skala normal.
"Memang terjadi peningkatan aktivitas dibanding evaluasi mingguan pada satu pekan sebelumnya, terutama pada gempa multiphase. Namun statusnya masih tetap aktif normal," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi Jrakah, Selo, Boyolali, Tri Mujianto kepada wartawan, Selasa (14/2).
Tri memaparkan, dari tanggal 5 hingga 11 Februari 2012, tercatat 5 kali guguran, 125 kali gempa Multiphase (MP), 3 kali gempa tektonik, dan 11 kali gempa vulkanik dangkal. Sedangkan pada 29 Januari hingga 4 Februari 2012, terjadi 5 kali guguran, 12 kali gempa tektonik, 18 kali gempa MP, dan satu kali gempa vulkanik dangkal. Sedangkan kegempaan tanggal 12-14 Februari, masih dalam pendataan.
Dengan adanya peningkatan aktivitas itu, lanjutnya, terjadi pergerakan dari dapur magma di dalam. Meskipun ada peningkatan aktivitas seperti itu, dia kembali menegaskan bahwa status Merapi masih tetap aktif normal dan belum ada perubahan apa pun.
Terpisah, Camat Selo, Subiso, mengaku belum mendapat laporan dari masing-masing kepala desa di lereng Gunung Merapi, sehingga belum terpantau adanya kegelisahan warga. Namun warga dihimbau lereng Merapi tetap waspada. Termasuk yang harus selalu diwaspadai adalah tanah longsor dan banjir lahar dingin di musim penghujan seperti sekarang.
(mbr/try)
"Memang terjadi peningkatan aktivitas dibanding evaluasi mingguan pada satu pekan sebelumnya, terutama pada gempa multiphase. Namun statusnya masih tetap aktif normal," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi Jrakah, Selo, Boyolali, Tri Mujianto kepada wartawan, Selasa (14/2).
Tri memaparkan, dari tanggal 5 hingga 11 Februari 2012, tercatat 5 kali guguran, 125 kali gempa Multiphase (MP), 3 kali gempa tektonik, dan 11 kali gempa vulkanik dangkal. Sedangkan pada 29 Januari hingga 4 Februari 2012, terjadi 5 kali guguran, 12 kali gempa tektonik, 18 kali gempa MP, dan satu kali gempa vulkanik dangkal. Sedangkan kegempaan tanggal 12-14 Februari, masih dalam pendataan.
Dengan adanya peningkatan aktivitas itu, lanjutnya, terjadi pergerakan dari dapur magma di dalam. Meskipun ada peningkatan aktivitas seperti itu, dia kembali menegaskan bahwa status Merapi masih tetap aktif normal dan belum ada perubahan apa pun.
Terpisah, Camat Selo, Subiso, mengaku belum mendapat laporan dari masing-masing kepala desa di lereng Gunung Merapi, sehingga belum terpantau adanya kegelisahan warga. Namun warga dihimbau lereng Merapi tetap waspada. Termasuk yang harus selalu diwaspadai adalah tanah longsor dan banjir lahar dingin di musim penghujan seperti sekarang.
(mbr/try)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 11:24 WIB
Ini Cara Menggulingkan Kepala Daerah yang Telah Divonis Tetap
-
Selasa, 22/05/2012 11:22 WIB
Buron KPK Anggoro Diduga Kuat Berada di China
-
Selasa, 22/05/2012 11:21 WIB
Diusung Partainya Jadi Capres, Wiranto Masih Pikir-pikir
-
Selasa, 22/05/2012 11:12 WIB
Dahlan Iskan Bingung dengan Isu Dirinya Mundur dari Menteri BUMN
-
Selasa, 22/05/2012 11:02 WIB
Psikolog: Jangan Lama-lama Melihat Jenazah Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 10:12 WIB
Ini Proses Melihat Jenazah Korban Sukhoi Bagi Keluarga
-
Selasa, 22/05/2012 10:30 WIB
Adik Korban Sukhoi: Butuh Waktu untuk Nge-judge Why This Is Happen
-
Selasa, 22/05/2012 10:23 WIB
Tak Mampu Penuhi Hasrat Seksual Suami, Wanita Singapura Minta Cerai
-
Selasa, 22/05/2012 09:41 WIB
BK DPR Dengarkan Penjelasan Ahli Soal Video Porno Mirip Anggota DPR
-
670 Komentar
-
446 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 471.000
- Rp 6,087.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
