detikcom
Selasa, 14/02/2012 18:09 WIB

Klaim Sudah Kantongi Nama 26 Capres 2014, Megawati Nilai SBY Reaktif

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Presiden SBY mengaku sudah mengantongi 26 nama calon presiden yang akan bertarung pada Pemilu 2014. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mempertanyakan mengapa SBY terlalu reaktif pada calon-calon tersebut.

"Menurut saya kenapa harus timbul reaksi, katanya demokrasi," ujar Megawati dalam jumpa pers di ruang Fraksi PDIP, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (14/2/2012).

Menurut Mega, siapa pun berhak maju dalam Pilpres 2014 mendatang. Asalkan sosok tersebut memenuhi kriteria yang ditetapkan.

"Siapa saja boleh, sepanjang menurut aturan hukum dan konstitusi kita. Mau nyebut 100 nama silahkan, persoalannya aturannya ada, keadaan ini dinamika yang wajar," imbuhnya.

Sebelumnya Presiden SBY berharap presiden mendatang bisa lebih baik dari dirinya. Yang menarik, ternyata SBY sudah memantau siapa saja yang ingin maju untuk posisi presiden.

"Saya mengikuti, dalam catatan pribadi saya ada 26 orang. Ada yang sudah deklarasi, ada yang gerak-gerik politiknya ingin jadi presiden. Kita berikan kesempatan," jelas SBY dalam dialog dengan wartawan di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Senin (13/2/2012).

Sayangnya SBY tidak menyebut nama-nama itu. Menurut SBY, setiap calon yang ingin menjadi presiden harus diberi ruang untuk berkomunikasi dengan rakyat.

"Jadi bagaimana seorang calon presiden mengatasi masalah seperti apa, tentu biar rakyat tahu. Saya katakan pemerintah harus all out memberi ruang bagi demokrasi agar berjalan dengan sehat. Kita serahkan kepada rakyat mengenai integritas dan kapasitas, apakah akan muncul pemimpin yang lebih baik," terangnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(mpr/lia)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%