Selasa, 14/02/2012 14:54 WIB

Terima 502 Gram Sabu dari Liberia, Cewek asal Kalsel Ditangkap

Dira Derby - detikNews
Tersangka Kepemilikan Sabu di Bandara Seokarno - Hatta (Dira Derby - Detikcom)
Tangerang - Ratna SD (24), warga Banjar Barat, Banjarmasin, Kalimantan Selatan ditangkap petugas Bea Cukai Bandara Soekarno - Hatta dan BNN lantaran menerima paket sabu sebanyak 520,2 gram yang dikirim dari Liberia. Barang haram tersebut diselipkan dalam onderdil kendaraan bermotor.

Sabu dalam paket senilai lebih dari Rp 1 miliar itu dikirim Emanuel Monrovia dari Liberia melalui Perusahaan Jasa Titipan (PJT) Bagian Cargo Bandara Internasional Soekarno - Hatta.

"Diberitahukan bahwa paket tersebut adalah barang berupa fuel filter, engine piston, dan air filter. Padahal di dalamnya ada sabu," kata Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta Gatot Sugeng Wibowo, Selasa (14/02/2012).

Menurut Gatot, pihaknya mendapat informasi tersebut dari analisa intelijen. "Berdasarkan informasi, barang kiriman tersebut berisi benda mencurigakan," jelasnya.

Saat diterima di bagian cargo bandara, paket tersebut memang berisi 2 fuel filter, 2 air filter dan satu buah piston. Namun, setelah diperiksa lebih teliti, di dalam dua air filter tersebut, petugas menemukan kristal bening yang dibungkus plastik.

"Setelah kita uji di Laboratorium Bea Cukai Cempaka Putih, kristal bening itu positif narkotika dari jenis sabu," ungkap Gatot.

Kemudian, petugas bea cukai berkoordinasi dengan petugas BNN serta Kantor Bea dan Cukai Banjarmasin melakukan pengembangan ke alamat penerima di Banjarmasin, Kalsel.

"Penerima barang, seorang wanita bernama Ratna SD, kami amankan. Tersangka dan barang bukti diserahkan kepada penyidik BNN untuk proses pengembangan lebih lanjut," jelasnya.

(try/try)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    0%
    Kontra
    100%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel