Anggota DPR Keluhkan Jajanan Rapat yang Itu-itu Saja
Selasa, 14/02/2012 09:36 WIB
Salah satu jajanan DPR/Elvan-detikcom
Jakarta
Anggota DPR mengeluhkan jajanan rapat yang itu-itu saja. Saat anggaran untuk jajaran rapat sudah dinaikkan pun, makanan yang dihidangkan pihak Setjen DPR dinilai tak ada perubahan.
"Yah memang banyak yang nilainya tidak pantas. Seperti harga konsumsi ringan untuk anggota DPR yang mencapai Rp 20 ribu rupiah, yang berisi 3-4 potong makanan ringan, menurut saya tidak pantas. Dulu harganya itu Rp 7.500, tahun lalu Rp 15.000 dan tahun ini kita naikkan sampai Rp 20.000, tapi makanannya selalu sama tidak ada yang berubah atau ditingkatkan," kata Wakil Ketua BURT DPR dari PKS, Refrizal, kepada detikcom, Selasa (14/2/2012).
Sekadar diketahui, setiap rapat, anggota DPR mendapatkan jajanan, biasanya dimasukkan boks atau diletakkan di piring kecil. Isinya antara lain jajanan tradisional seperti lemper, kue lumpur, kacang goreng, buah, dsb.
Selain itu, Refrizal juga mengeluhkan tenaga kebersihan yang tak bekerja maksimal. Sehingga masih ada saja sudut di DPR yang kotor.
"Saya melihat contohnya tenaga cleaning service itu, seharusnya sesuai kontrak setiap lantai di Gedung DPR ada tenaganya, tapi pada kenyataannya tidak ada. Saya sudah mendengar bahwa ada pengelembungan jumah tenaga outsourcing," keluh Refrizal.
Refrizal menuturkan, BURT DPR telah meminta khusus kepada pimpinan DPR untuk melakukan pergantian Sekjen DPR. Menurut dia, pergantian Sekjen menjadi solusi agar anggota DPR tak lagi menjadi korban sistem.
"Secara internal kami sudah meminta pimpinan DPR untuk melakukan itu karena secara aturan kami sebenarnya tidak bisa mengusulkan, yang bisa mengganti Sekjen hanya pimpinan DPR. Kalau kita tidak melakukan reformasi maka lembaga DPR akan menjadi korban sistem. Ini tentunya tidak diinginkan oleh siapa pun, DPR sebagai lembaga demokrasi rusak karena sistem yang belum tereformasi," kata Refrizal.
Apalagi, menurut Refrizal, saat ini DPR jauh lebih baik dari periode-periode sebelumnya. "DPR saat ini jelas lebih baik, kita lebih transparan dan akuntabel. DPR periode lalu misalnya kita beli pendingin ruangan saja sampai Rp 6 juta per unit, sekarang tidak ada lagi yang seperti itu, meski untuk beberapa hal kita kecolongan, tapi itu biasa terjadi di mana-mana, secara umum DPR periode ini lebih baik," ujarnya.
(van/nrl)
"Yah memang banyak yang nilainya tidak pantas. Seperti harga konsumsi ringan untuk anggota DPR yang mencapai Rp 20 ribu rupiah, yang berisi 3-4 potong makanan ringan, menurut saya tidak pantas. Dulu harganya itu Rp 7.500, tahun lalu Rp 15.000 dan tahun ini kita naikkan sampai Rp 20.000, tapi makanannya selalu sama tidak ada yang berubah atau ditingkatkan," kata Wakil Ketua BURT DPR dari PKS, Refrizal, kepada detikcom, Selasa (14/2/2012).
Sekadar diketahui, setiap rapat, anggota DPR mendapatkan jajanan, biasanya dimasukkan boks atau diletakkan di piring kecil. Isinya antara lain jajanan tradisional seperti lemper, kue lumpur, kacang goreng, buah, dsb.
Selain itu, Refrizal juga mengeluhkan tenaga kebersihan yang tak bekerja maksimal. Sehingga masih ada saja sudut di DPR yang kotor.
"Saya melihat contohnya tenaga cleaning service itu, seharusnya sesuai kontrak setiap lantai di Gedung DPR ada tenaganya, tapi pada kenyataannya tidak ada. Saya sudah mendengar bahwa ada pengelembungan jumah tenaga outsourcing," keluh Refrizal.
Refrizal menuturkan, BURT DPR telah meminta khusus kepada pimpinan DPR untuk melakukan pergantian Sekjen DPR. Menurut dia, pergantian Sekjen menjadi solusi agar anggota DPR tak lagi menjadi korban sistem.
"Secara internal kami sudah meminta pimpinan DPR untuk melakukan itu karena secara aturan kami sebenarnya tidak bisa mengusulkan, yang bisa mengganti Sekjen hanya pimpinan DPR. Kalau kita tidak melakukan reformasi maka lembaga DPR akan menjadi korban sistem. Ini tentunya tidak diinginkan oleh siapa pun, DPR sebagai lembaga demokrasi rusak karena sistem yang belum tereformasi," kata Refrizal.
Apalagi, menurut Refrizal, saat ini DPR jauh lebih baik dari periode-periode sebelumnya. "DPR saat ini jelas lebih baik, kita lebih transparan dan akuntabel. DPR periode lalu misalnya kita beli pendingin ruangan saja sampai Rp 6 juta per unit, sekarang tidak ada lagi yang seperti itu, meski untuk beberapa hal kita kecolongan, tapi itu biasa terjadi di mana-mana, secara umum DPR periode ini lebih baik," ujarnya.
(van/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 11:02 WIB
Psikolog: Jangan Lama-lama Melihat Jenazah Korban Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 10:50 WIB
Priyo: Polri Harus Bertindak Tegas Terhadap Kelompok Pengancam
-
Selasa, 22/05/2012 10:50 WIB
Ultah ke-6, Bocah di Semarang Ngaku Disunat Jin
-
Selasa, 22/05/2012 10:42 WIB
Jenazah Korban Sukhoi Susana akan Disambut di Tanah Kelahiran
-
Selasa, 22/05/2012 10:38 WIB
Mendaki Puncak Gunung Padang
-
Selasa, 22/05/2012 10:12 WIB
Ini Proses Melihat Jenazah Korban Sukhoi Bagi Keluarga
-
Selasa, 22/05/2012 10:23 WIB
Tak Mampu Penuhi Hasrat Seksual Suami, Wanita Singapura Minta Cerai
-
Selasa, 22/05/2012 09:41 WIB
BK DPR Dengarkan Penjelasan Ahli Soal Video Porno Mirip Anggota DPR
-
Selasa, 22/05/2012 10:30 WIB
Adik Korban Sukhoi: Butuh Waktu untuk Nge-judge Why This Is Happen
-
670 Komentar
-
446 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 471.000
- Rp 2,790.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
