Bangkai Roket H-2A Jepang Diperkirakan Hantam Bumi 16 Februari
Selasa, 14/02/2012 00:56 WIB
Roket H-2A Jepang (JAXA)
Jakarta
Roket H-2A milik Jepang akan masuk masuk kembali ke Bumi setelah 'berkelana' di ruang angkasa sejak 2006 lalu. Badan roket yang telah menjadi sampah antariksa ini diperkirakan jatuh ke Bumi pada 16 Februari 2012 mendatang.
Situs Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) pada (13/2/2012) menginformasikan badan roket H-2A diperkirakan mengalami re-entry pada 16 Februari 2012 plus minus 2 hari. Roket yang merupakan milik lembaga antariksa Jepang JAXA diluncurkan pada 11 September 2006.
Saat meluncur, roket ini membawa muatan satelit IGS-Optical 2 (Information Gathering Satellite) dengan kode penerbangan F10. Berdasar pantauan radar diketahui, badan roket satelit memiliki Radar Cross Section (RCS) 19,5m2.
LAPAN memperkirakan bahan bakar yang terkandung dalam badan roket telah habis saat sukses menjalankan misi membawa satelit IGS ke orbitnya. Sehingga saat jatuh ke Bumi hanya semacam tabung logam kosong.
Profesor Riset Astronomi Astrofisika, Thomas Djamaluddin, menerangkan H2A merupakan roket Jepang berupa tabung ditaksir berdiameter 4 meter panjang sekitar 5 meter. Lokasi jatuhnya roket ini masih belum dipastikan, namun diperkirakan jatuh di wilayah antara lintang 83 lintang utara - 83 lintang selatan.
Djamaluddin mengimbau masyarakat Indonesia waspada namun tidak perlu khawatir. Sebab kemungkinan besar puing roket ini akan jatuh di laut, mengingat sebagian besar Bumi terdiri atas lautan.
(vit/vit)
Situs Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) pada (13/2/2012) menginformasikan badan roket H-2A diperkirakan mengalami re-entry pada 16 Februari 2012 plus minus 2 hari. Roket yang merupakan milik lembaga antariksa Jepang JAXA diluncurkan pada 11 September 2006.
Saat meluncur, roket ini membawa muatan satelit IGS-Optical 2 (Information Gathering Satellite) dengan kode penerbangan F10. Berdasar pantauan radar diketahui, badan roket satelit memiliki Radar Cross Section (RCS) 19,5m2.
LAPAN memperkirakan bahan bakar yang terkandung dalam badan roket telah habis saat sukses menjalankan misi membawa satelit IGS ke orbitnya. Sehingga saat jatuh ke Bumi hanya semacam tabung logam kosong.
Profesor Riset Astronomi Astrofisika, Thomas Djamaluddin, menerangkan H2A merupakan roket Jepang berupa tabung ditaksir berdiameter 4 meter panjang sekitar 5 meter. Lokasi jatuhnya roket ini masih belum dipastikan, namun diperkirakan jatuh di wilayah antara lintang 83 lintang utara - 83 lintang selatan.
Djamaluddin mengimbau masyarakat Indonesia waspada namun tidak perlu khawatir. Sebab kemungkinan besar puing roket ini akan jatuh di laut, mengingat sebagian besar Bumi terdiri atas lautan.
(vit/vit)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 10:50 WIB
Priyo: Polri Harus Bertindak Tegas Terhadap Kelompok Pengancam
-
Selasa, 22/05/2012 10:50 WIB
Ultah ke-6, Bocah di Semarang Ngaku Disunat Jin
-
Selasa, 22/05/2012 10:42 WIB
Jenazah Korban Sukhoi Susana akan Disambut di Tanah Kelahiran
-
Selasa, 22/05/2012 10:38 WIB
Mendaki Puncak Gunung Padang
-
Selasa, 22/05/2012 10:31 WIB
Trimarga: Asuransi Korban Sukhoi Masih Digodok Rusia
-
Selasa, 22/05/2012 10:12 WIB
Ini Proses Melihat Jenazah Korban Sukhoi Bagi Keluarga
-
Selasa, 22/05/2012 10:23 WIB
Tak Mampu Penuhi Hasrat Seksual Suami, Wanita Singapura Minta Cerai
-
Selasa, 22/05/2012 09:41 WIB
BK DPR Dengarkan Penjelasan Ahli Soal Video Porno Mirip Anggota DPR
-
Selasa, 22/05/2012 10:30 WIB
Adik Korban Sukhoi: Butuh Waktu untuk Nge-judge Why This Is Happen
-
670 Komentar
-
446 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,790.000
- Rp 6,087.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
