Membasmi Korupsi Adalah Tantangan Berat Bagi SBY
Senin, 13/02/2012 23:42 WIB
Jakarta
Selama 7 tahun berkuasa, ada sejumlah masalah yang dihadapi pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun dari sekian banyak masalah, upaya memberantas korupsi adalah tantangan yang terberat.
"Saya harus jujur mengakui bahwa pemberantasan korupsi di negeri ini merupakan agenda dan tantangan yang berat," kata SBY saat menggelar acara silaturahim bersama wartawan di Istana Negara, Jl Veteran, Senin (13/2/2012).
Meski sudah berusaha, SBY mengaku masih banyak pekerjaan rumah dalam pemberantasan korupsi. Karena itu, jajaran pemerintah akan bekerja keras supaya banyak hal bisa dicapai di tahun-tahun mendatang.
"Saya harus mengakui dengan jujur ini tantangan utama sekarang dan tahun-tahun mendatang," terangnya.
Dalam kesempatan itu, SBY juga menyampaikan apa saja capaiannya yang sudah dilakukan selama ini. Menurut dia, ada ratusan pejabat yang telah diperiksa dalam kasus korupsi. Hal yang jarang terjadi di pemerintahan sebelumnya.
"Sebelum saya jadi presideh hanya beberapa pejabat yang dihukum. Bisa dihitung dengan jari," ucapnya.
Ke depan, SBY juga meminta agar kepala daerah mau mendengar kritikan soal korupsi. Para pejabat daerah itu harus lebih gigih, khususnya dalam membentuk pemerintahan yang efektif.
"Banyak negara lain yang melakukan belasan tahun dan kita lakukan sangat kompleks kita tidak boleh lakukan business as usual," tegasnya.
(mad/vit)
"Saya harus jujur mengakui bahwa pemberantasan korupsi di negeri ini merupakan agenda dan tantangan yang berat," kata SBY saat menggelar acara silaturahim bersama wartawan di Istana Negara, Jl Veteran, Senin (13/2/2012).
Meski sudah berusaha, SBY mengaku masih banyak pekerjaan rumah dalam pemberantasan korupsi. Karena itu, jajaran pemerintah akan bekerja keras supaya banyak hal bisa dicapai di tahun-tahun mendatang.
"Saya harus mengakui dengan jujur ini tantangan utama sekarang dan tahun-tahun mendatang," terangnya.
Dalam kesempatan itu, SBY juga menyampaikan apa saja capaiannya yang sudah dilakukan selama ini. Menurut dia, ada ratusan pejabat yang telah diperiksa dalam kasus korupsi. Hal yang jarang terjadi di pemerintahan sebelumnya.
"Sebelum saya jadi presideh hanya beberapa pejabat yang dihukum. Bisa dihitung dengan jari," ucapnya.
Ke depan, SBY juga meminta agar kepala daerah mau mendengar kritikan soal korupsi. Para pejabat daerah itu harus lebih gigih, khususnya dalam membentuk pemerintahan yang efektif.
"Banyak negara lain yang melakukan belasan tahun dan kita lakukan sangat kompleks kita tidak boleh lakukan business as usual," tegasnya.
(mad/vit)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Selasa, 22/05/2012 10:50 WIB
Priyo: Polri Harus Bertindak Tegas Terhadap Kelompok Pengancam
-
Selasa, 22/05/2012 10:50 WIB
Ultah ke-6, Bocah di Semarang Ngaku Disunat Jin
-
Selasa, 22/05/2012 10:42 WIB
Jenazah Korban Sukhoi Susana akan Disambut di Tanah Kelahiran
-
Selasa, 22/05/2012 10:38 WIB
Mendaki Puncak Gunung Padang
-
Selasa, 22/05/2012 10:31 WIB
Trimarga: Asuransi Korban Sukhoi Masih Digodok Rusia
-
Selasa, 22/05/2012 10:12 WIB
Ini Proses Melihat Jenazah Korban Sukhoi Bagi Keluarga
-
Selasa, 22/05/2012 10:23 WIB
Tak Mampu Penuhi Hasrat Seksual Suami, Wanita Singapura Minta Cerai
-
Selasa, 22/05/2012 09:41 WIB
BK DPR Dengarkan Penjelasan Ahli Soal Video Porno Mirip Anggota DPR
-
Selasa, 22/05/2012 10:30 WIB
Adik Korban Sukhoi: Butuh Waktu untuk Nge-judge Why This Is Happen
-
670 Komentar
-
446 Komentar
-
348 Komentar
-
304 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,790.000
- Rp 6,087.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
