Kakanwil DKI Jakarta Dicopot Sebab 2 Kali Kecolongan Nasir
Senin, 13/02/2012 16:56 WIB
Amir Syamsuddin.
Jakarta
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Taswem Talim, mempertanyakan pencopotan dirinya oleh Menkum HAM Amir Syamsuddin. Taswem merasa tidak tahu kesalahannya dalam kasus pertemuan antara Nasir dengan Nazaruddin.
Berikut penjelasan Menkum HAM Amir Syamsuddin yang ditemui usai rapat bersama di kantor Kemenkopolhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Senin (13/2/2012). Menurutnya pencopotan itu karena Taswem sudah dua kali kecolongan oleh tindakan Nasir.
Pertama, saat Nasir mendatangi Mindo Rosalina Manulang di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Ke dua, adalah kunjungan Nasir kepada M Nazaruddin di Rutan Cipinang pada tengah malam pekan lalu.
"Sudah saya ingatkan jangan lagi ada kejadian serupa di Pondok Bambu. Tapi itu terjadi di tempat lain, harusnya ada upaya dong, upaya untuk mencegah kejadian serupa tidak terjadi. Tapi hari Rabu kita lihat ada," jelas Amir.
Politisi senior Demokrat ini memastikan tidak ada indikasi penerimaan uang yang dilakukan oleh orang-orang yang dipecat tersebut. Mereka hanya dianggap lalai melaksanakan tugas karena dua kali kebobolan.
"Tidak, tidak," ucap Amir.
Soal pengganti Taswem, Amir mengaku belum tahu. Proses tersebut masih diatur di lingkungan Kemenkum HAM. Selain Taswem, Kepala Pemasyarakatan Haviluddin dan Karutan Cipinang Suharman juga dicopot.
(mad/lh)
Berikut penjelasan Menkum HAM Amir Syamsuddin yang ditemui usai rapat bersama di kantor Kemenkopolhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Senin (13/2/2012). Menurutnya pencopotan itu karena Taswem sudah dua kali kecolongan oleh tindakan Nasir.
Pertama, saat Nasir mendatangi Mindo Rosalina Manulang di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Ke dua, adalah kunjungan Nasir kepada M Nazaruddin di Rutan Cipinang pada tengah malam pekan lalu.
"Sudah saya ingatkan jangan lagi ada kejadian serupa di Pondok Bambu. Tapi itu terjadi di tempat lain, harusnya ada upaya dong, upaya untuk mencegah kejadian serupa tidak terjadi. Tapi hari Rabu kita lihat ada," jelas Amir.
Politisi senior Demokrat ini memastikan tidak ada indikasi penerimaan uang yang dilakukan oleh orang-orang yang dipecat tersebut. Mereka hanya dianggap lalai melaksanakan tugas karena dua kali kebobolan.
"Tidak, tidak," ucap Amir.
Soal pengganti Taswem, Amir mengaku belum tahu. Proses tersebut masih diatur di lingkungan Kemenkum HAM. Selain Taswem, Kepala Pemasyarakatan Haviluddin dan Karutan Cipinang Suharman juga dicopot.
(mad/lh)
Baca Juga
- Maksimalkan Pengembalian Aset, PPATK Dorong Penggunaan UU TPPU
- Jadi Tersangka, Saham Nazaruddin di PT Garuda Indonesia Tak Dibekukan
- Dirut Mandiri Sekuritas Tak Tahu Duit Nazaruddin Hasil Korupsi
- PPATK Setor 9 Transaksi Mencurigakan Terkait Nazaruddin ke KPK
- Abraham Pastikan KPK Juga Gunakan UU Pencucian Uang di Kasus Lain
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 16/05/2012 23:10 WIB
Pengunggah Foto Palsu: Jadi Tersangka Sangat Tidak Menyenangkan
-
Rabu, 16/05/2012 22:04 WIB
Pesan Waisak SBY: Berikan Pencerahan yang Bijak dan Mencerdaskan
-
Rabu, 16/05/2012 22:02 WIB
Aktifitas Meningkat, Gunung Lokon Kembali Masuk Fase Kritis
-
Rabu, 16/05/2012 21:58 WIB
Polisi Jaga Ketat Ruang Rawat John Kei di RS Polri
-
Rabu, 16/05/2012 21:35 WIB
Mobil Soluna Terbakar di Pintu Keluar Tol Tegal Parang
-
Rabu, 16/05/2012 21:13 WIB
Karyawan Trans Corp Menggelar Salat Gaib untuk Ismi dan Aditya
-
Rabu, 16/05/2012 21:32 WIB
Kapolri Tegaskan Konser Lady Gaga Masih Dievaluasi
-
Rabu, 16/05/2012 21:58 WIB
Polisi Jaga Ketat Ruang Rawat John Kei di RS Polri
-
Rabu, 16/05/2012 20:46 WIB
Hari Ke-8 Evakuasi, 32 Kantong Jenazah Sudah Dikirim ke RS Polri Kramatjati
-
365 Komentar
-
307 Komentar
-
277 Komentar
-
264 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 15/05/2012 08:57 WIB
Yang Mistis & Yang Ilmiah di Gunung Salak
-
Senin, 14/05/2012 09:10 WIB
Sukhoi Maut & Misteri Gunung Salak
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 472.000
- Rp 2,771.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)


(2).gif)

.gif)
