detikcom

Laporan dari Moskow

Ketibaan Dubes Djauhari Perkuat Hubungan RI-Rusia

Eddi Santosa - detikNews
Senin, 13/02/2012 16:33 WIB
Moskow Dubes baru Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus Djauhari Oratmangun telah tiba. Kedatangan Dubes akan lebih memperkuat hubungan bilateral yang saat ini sedang berkembang signifikan.

Hal itu disampaikan Sekretaris II Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Moskow Enjay Diana dalam keterangan pers kepada detikcom, Senin (13/2/2012).

Dubes tiba di Bandara Internasional Domodedovo Moskow, Jumat (10/2/2012), dalam cengkeraman temperatur musim dingin yang mencapai -18 derajat Celcius.

Di bandara yang terletak di distrik Domodedovsky, 42km dari pusat kota Moskow itu, Dubes disambut dengan hangat penuh persahabatan oleh sejumlah Kepala Perwakilan Negara-negara ASEAN di Rusia dan pejabat Keprotokolan Kementerian Luar Negeri Federasi Rusia. Selanjutnya sambutan dalam suasana Indonesia diterima Dubes setiba di Wisma Duta, dimana sudah hadir para staf KBRI Moskow.

Segera setelah ketibaan, Dubes Djauhari yang dikenal luwes bergaul ini, langsung beraktifitas setelah serah-terima tugas dari Kuasa Usaha Ad-interim (KUAI) KBRI Moskow Nugroho Setyadie di Ruang Pancasila KBRI Moskow, Senin hari ini.

Dalam pernyataan pertamanya, Dubes menggarisbawahi perlunya melanjutkan apa yang telah digagas oleh Dubes sebelumnya, di samping juga mencari terobosan-terobosan baru dalam peningkatan hubungan bilateral RI-Rusia dan Belarus.

Dengan bekerjasama, kita dapat melakukan yang terbaik untuk kepentingan bangsa dan negara kita. Banyak hal sudah menanti antara lain APEC 2012 di Rusia dimana Indonesia menjadi anggotanya," ujar Dubes.

Dengan pengalaman diplomatik yang luas, Dubes Djauhari dipercaya dapat lebih memperjuangkan kepentingan Indonesia di Rusia dan juga Belarus sebagai negara mitra penting di berbagai bidang, seperti politik, ekonomi dan perdagangan, investasi, pariwisata, pertahanan, pendidikan dan ilmu pengetahuan.

Hingga akhir 2011, Dubes Djauhari menjabat sebagai Direktur Jenderal Kerjasama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI. Peranan dan kontribusi diplomat karir ini sangat besar dalam memainkan peranan keketuaan Indonesia di ASEAN sepanjang tahun 2011.

Sebelumnya Dubes yang lahir dan besar di Indonesia Timur ini memimpin berbagai posisi penting di Kementerian Luar Negeri RI, seperti Kepala Sekretariat Nasional Indonesia-ASEAN (2009-2011), Wakil Tetap Ad-Interim RI untuk ASEAN berpangkat Duta Besar (2009-2010), Direktur Pembangunan Ekonomi dan Lingkungan Hidup PBB (2002-2004) dan Direktur Kerjasama Ekonomi Multilateral (2001-2002).

Dubes Djauhari juga pernah menjadi Deputy Chief of Mission (DCM) di KBRI Den Haag (2004- 2008), bertugas di Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) New York (1999-2001), PTRI Jenewa (1993-1997), dan PTRI New York (1986-1990).

Dubes bersuara emas ini juga berpengalaman mengikuti dan memimpin delegasi di berbagai fora regional maupun internasional, seperti KTT ASEAN, KTT ASEAN dengan mitra wicara dan East Asia Summit/EAS (2009-2011), Ketua delegasi RI pada pertemuan Dirjen ASEAN, SOM ASEAN, ASEAN Regional Forum/ARF dan EAS (2009-2011).

Kemudian sebagai anggota delegasi RI ke pertemuan Menteri-menteri Ekonomi, Sosial-Budaya dan Pertahanan ASEAN, Ketua perundingan untuk pertemuan Organization for the Prohibition of Chemical Weapons (OPCW) dan Ketua/Wakil Ketua perundingan pada pertemuan Common Fund for Commodity (2004-2008) di Negeri Belanda.
(es/es)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini