Kepolisian Afghanistan Tangkap 2 Bocah Calon Pengebom Bunuh Diri
Senin, 13/02/2012 13:40 WIB
Ilustrasi
Kabul
Aparat kepolisian Afghanistan menangkap dua bocah berusia 10 tahun yang akan melakukan aksi bom bunuh diri di negeri itu. Kedua bocah laki-laki itu ternyata sempat ditahan tahun 2011 lalu atas insiden serupa.
"Kedua bocah calon pengebom bunuh diri ditangkap bersama dengan tiga militan lainnya minggu lalu, ketika merencanakan serangan terhadap pasukan Afghanistan dan internasional di Kandahar," kata Zalmai Ayubi, juru bicara Provinsi Kandahar seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (13/02/2012).
Kedua anak itu memakai rompi yang dipenuhi bahan peledak ketika mereka ditahan di Kandahar, Afghanistan selatan.
Sebelumnya, keduanya pernah ditangkap, juga saat memakai rompi berisi bom. Namun mereka dibebaskan Agustus 2011 lalu beserta 18 anak lainnya setelah mendapat pengampunan dari Presiden Afghanistan Hamid Karzai.
Kedua bocah itu pergi ke Pakistan setelah pembebasan mereka. Namun mereka kemudian dikirimkan kembali ke Afghanistan setelah dilatih untuk melakukan serangan bunuh diri.
Salah seorang bocah, Azizullah menuturkan, dirinya dibujuk oleh para militan untuk melancarkan serangan bunuh diri sewaktu berada di kamp pelatihan di Pakistan.
Sementara bocah lainnya yang diketahui bernama Nasibullah, mengaku dipaksa untuk bergabung dengan sebuah tim militan yang kemudian menyerahkannya kepada Taliban.
"Taliban memaksa saya untuk menembakkan Kalashinkov, saya takut pada awalnya. Mereka juga mengajari saya bagaimana meledakkan rompi dan juga menunjukkan cara menekan tombol di tanganku," katanya.
"Mereka kemudian membawa saya ke kota, meminta saya untuk duduk di pinggir jalan dan menunggu pasukan asing untuk datang. Saya ada di sana ketika dua polisi datang dan menangkap saya," imbuh bocah tersebut.
Militan-militan Taliban dilaporkan telah menggunakan anak-anak dan remaja untuk melakukan serangan-serangan terhadap pasukan militer asing.
(ita/ita)
"Kedua bocah calon pengebom bunuh diri ditangkap bersama dengan tiga militan lainnya minggu lalu, ketika merencanakan serangan terhadap pasukan Afghanistan dan internasional di Kandahar," kata Zalmai Ayubi, juru bicara Provinsi Kandahar seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (13/02/2012).
Kedua anak itu memakai rompi yang dipenuhi bahan peledak ketika mereka ditahan di Kandahar, Afghanistan selatan.
Sebelumnya, keduanya pernah ditangkap, juga saat memakai rompi berisi bom. Namun mereka dibebaskan Agustus 2011 lalu beserta 18 anak lainnya setelah mendapat pengampunan dari Presiden Afghanistan Hamid Karzai.
Kedua bocah itu pergi ke Pakistan setelah pembebasan mereka. Namun mereka kemudian dikirimkan kembali ke Afghanistan setelah dilatih untuk melakukan serangan bunuh diri.
Salah seorang bocah, Azizullah menuturkan, dirinya dibujuk oleh para militan untuk melancarkan serangan bunuh diri sewaktu berada di kamp pelatihan di Pakistan.
Sementara bocah lainnya yang diketahui bernama Nasibullah, mengaku dipaksa untuk bergabung dengan sebuah tim militan yang kemudian menyerahkannya kepada Taliban.
"Taliban memaksa saya untuk menembakkan Kalashinkov, saya takut pada awalnya. Mereka juga mengajari saya bagaimana meledakkan rompi dan juga menunjukkan cara menekan tombol di tanganku," katanya.
"Mereka kemudian membawa saya ke kota, meminta saya untuk duduk di pinggir jalan dan menunggu pasukan asing untuk datang. Saya ada di sana ketika dua polisi datang dan menangkap saya," imbuh bocah tersebut.
Militan-militan Taliban dilaporkan telah menggunakan anak-anak dan remaja untuk melakukan serangan-serangan terhadap pasukan militer asing.
(ita/ita)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 17:28 WIB
Media Iran Serukan Hentikan Negosiasi Nuklir dengan Barat
-
Sabtu, 26/05/2012 17:09 WIB
Banjir Renggut 50 Nyawa di Afghanistan, 59.000 Orang Kehilangan Rumah
-
Sabtu, 26/05/2012 16:47 WIB
Michelle Obama Ingin Menjadi Beyonce!
-
Sabtu, 26/05/2012 14:43 WIB
Duh! Kondisi Kemanusiaan di Suriah Kian Memburuk
-
Sabtu, 26/05/2012 14:16 WIB
110 Orang Tewas dalam Serangan Pasukan Suriah
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 09:08 WIB
Anggota Komisi I: Hindari Pemalsuan, TNI Harus Data Ulang Nopol Dinas
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
220 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
