Stop Kecelakaan Angkutan, Praktek Uji KIR Harus Dibersihkan dari Pungli
Senin, 13/02/2012 11:09 WIB
Jakarta
Penyebab kecelakaan salah satunya karena ketidaklaikan kendaraan. Karena itu uji kelayakan kendaraan atau uji KIR harus benar-benar mendapat perhatian serius. Kerap kali, sopir melakukan uji KIR tanpa membawa kendaraannya alias hanya membayar pungli.
"Persoalan uji KIR, selama ini adalah praktek KKN dan pungli. Si sopir kendaraan angkutan umum maupun barang bisa datang ke tempat uji KIR tanpa membawa kendaraannya," jelas anggota Komisi V (Perhubungan) DPR Yudi Widiana, Senin (13/2/2012).
Yudi menjelaskan, sejumlah praktek uji KIR yang diduga melanggar aturan. Ada sejumlah cara melakukan kecurangan dalam uji KIR, misalnya harga resmi Uji KIR Rp 60.000. Seseorang bisa beli buku Uji KIR (tanpa kendaraan diperiksa) seharga Rp 170 ribu.
"Bahkan banyak sopir yang menipu majikannya, dia minta dibuatkan kuitansi Uji KIR seharga Rp 500 ribu misalnya. Jadi Uji KIR betul-betul jadi lahan penghasilan baik bagi petugas KIR maupun si sopir," terang Yudi.
Kendaraan selama ini tidak pernah betul-betul diuji kelayakan dan kelaikan jalannya. Dengan uang semuanya beres. "Petugas Uji KIR seringkali beralasan fasilitas terbatas sementara kendaraan yang harus diuji sangat banyak, sehingga praktek KKN dan pungli dalam Uji KIR dianggap hal yang lazim, padahal membahayakan nyawa banyak orang," tuturnya.
Apalagi, pelaksana uji KIR adalah Pemerintah Daerah (masing-masing daerah ada Perdanya), Kemenhub sebagai Pembina dan Pengawas. Namun pada prakteknya antara pembina/pengawas (Pemerintah Pusat) dengan pelaksana uji KIR (Pemda) tidak pernah beusaha memperbaiki sistem uji KIR itu.
"Mereka melakukan pembiaran praktek busuk Uji KIR terus berlangsung. Jadi sebetulnya mereka tahu masalahnya apa, tapi tidak pernah memperbaikinya karena ada unsur kepentingan (perputaran uang yang besar) dari uji KIR itu," jelasnya.
(ndr/nrl)
"Persoalan uji KIR, selama ini adalah praktek KKN dan pungli. Si sopir kendaraan angkutan umum maupun barang bisa datang ke tempat uji KIR tanpa membawa kendaraannya," jelas anggota Komisi V (Perhubungan) DPR Yudi Widiana, Senin (13/2/2012).
Yudi menjelaskan, sejumlah praktek uji KIR yang diduga melanggar aturan. Ada sejumlah cara melakukan kecurangan dalam uji KIR, misalnya harga resmi Uji KIR Rp 60.000. Seseorang bisa beli buku Uji KIR (tanpa kendaraan diperiksa) seharga Rp 170 ribu.
"Bahkan banyak sopir yang menipu majikannya, dia minta dibuatkan kuitansi Uji KIR seharga Rp 500 ribu misalnya. Jadi Uji KIR betul-betul jadi lahan penghasilan baik bagi petugas KIR maupun si sopir," terang Yudi.
Kendaraan selama ini tidak pernah betul-betul diuji kelayakan dan kelaikan jalannya. Dengan uang semuanya beres. "Petugas Uji KIR seringkali beralasan fasilitas terbatas sementara kendaraan yang harus diuji sangat banyak, sehingga praktek KKN dan pungli dalam Uji KIR dianggap hal yang lazim, padahal membahayakan nyawa banyak orang," tuturnya.
Apalagi, pelaksana uji KIR adalah Pemerintah Daerah (masing-masing daerah ada Perdanya), Kemenhub sebagai Pembina dan Pengawas. Namun pada prakteknya antara pembina/pengawas (Pemerintah Pusat) dengan pelaksana uji KIR (Pemda) tidak pernah beusaha memperbaiki sistem uji KIR itu.
"Mereka melakukan pembiaran praktek busuk Uji KIR terus berlangsung. Jadi sebetulnya mereka tahu masalahnya apa, tapi tidak pernah memperbaikinya karena ada unsur kepentingan (perputaran uang yang besar) dari uji KIR itu," jelasnya.
(ndr/nrl)
Baca Juga
- Kecelakaan Bus Mira di Ngawi
Dicek Urine, Sopir Bus Mira Negatif - Banyak Kecelakaan Bus Berujung Maut Akibat Lemahnya Implementasi UU
- Kemenhub Kirim Tim ke Ngawi Cek Tabrakan Bus Mira yang Tewaskan 4 Orang
- Kecelakaan Beruntun 4 Mobil di Tol Jagorawi
- Marak Kecelakaan, Kemenhub Kumpulkan Semua Perusahaan Bus Hari Ini
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 17:17 WIB
Komwas PD Laporkan Penyerangan Anas dan Ibas di Ternate ke SBY
-
Minggu, 27/05/2012 16:36 WIB
JK: SBY Sudah Pikirkan Baik Buruk Grasi Corby
-
Minggu, 27/05/2012 16:30 WIB
Survei: Mayoritas Warga DKI Tak Yakin Banjir Bisa Selesai dalam 3 Tahun
-
Minggu, 27/05/2012 16:26 WIB
Tabrak Jakmania di Dekat Halte Halimun, TransJ Diamuk Massa
-
Minggu, 27/05/2012 16:24 WIB
Pemprov Sumut Inventarisir 5 Calon Nama Bandara Kualanamu
-
Minggu, 27/05/2012 16:36 WIB
JK: SBY Sudah Pikirkan Baik Buruk Grasi Corby
-
Minggu, 27/05/2012 16:26 WIB
Tabrak Jakmania di Dekat Halte Halimun, TransJ Diamuk Massa
-
Minggu, 27/05/2012 15:48 WIB
Mercy Terbakar di Depan PIM 2, Lalin Sempat Macet
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
713 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
