Polisi Libatkan Saksi Ahli dalam Pengukuran Kecepatan Bus Karunia Bakti

E Mei Amelia R - detikNews
Minggu, 12/02/2012 02:19 WIB
Bogor, Hingga saat ini, aparat kepolisian belum mengetahui berapa kecepatan bus Karunia Bakti (Garut-Jakarta) Z 7519 DA saat berada di kawasan Cisarua, Bogor. Polisi akan melibatkan saksi ahli guna mengetahui berapa kecepatan yang digunakan sopir bus, Lukman Nur (43).

"Kita belum bisa menduga-duga berapa kecepatan yang ia gunakan saat itu. Ini masih kita selidiki dulu," ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Martinus Sitompul saat dihubungi detikcom, Sabtu (11/2/2012).

Berdasarkan keterangan sementara sang sopir, bus sempat berhenti di dekat RS Goenawan Saroso, Bogor untuk dicek remnya. Saat itu, kernet yang memeriksa kemudian memperbaiki rem tersebut.

"Kemudian saat melaju kembali, dia masuk perseneling satu, kemudian masuk ke dua lalu ke tiga. Kemudian kondisi jalanan menurun dan saat itulah tabrakan," jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan berapa kecepatan yang digunakan sopir bus saat perseneling tiga. "Ya kita tidak bisa mengira-ngira yah, harus diuji dulu," katanya.

"Nanti kita minta keterangan dari ahli mekanik, puslabfor dan ahli kinematika untuk mengetahui berapa persisnya kecepatan yang ia gunakan," pungkasnya.

Seperti diketahui, bus Karunia Bhakti (Garut-Jakarta) yang dikemudikan oleh Lukman menghantam sedikitnya 16 kendaraan saat melintas di turunan depan Pasar Atas Cisarua, Cisarua, Bogor. Kecelakaan tersebut diduga akibat rem bus tidak berfungsi.

14 Orang dinyatakan tewas dalam kecelakaan tersebut. Sementara 10 lainnya mengalami luka berat dan 44 orang luka ringan.





(mei/fjr)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini