Kaji Pasal Pembunuhan untuk Sopir Karunia Bakti, Polisi Gelar Perkara
Sabtu, 11/02/2012 22:02 WIB
Bogor,
Aparat kepolisian belum menerapkan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan terhadap Lukman Iskandar (43), sopir bus Karunia Bakti. Polisi saat ini masih melakukan gelar perkara untuk mengkaji penerapan pasal tersebut.
"Kita gelar perkara dulu, kalau pasal 310 UU No 22 Tahun 2009 sudah jelas kita persangkakan terhadap yang bersangkutan, tetapi untuk pidana lain seperti pasal 338 KUHP, kita masih kaji dulu," jelas Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Martinus Sitompul saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (11/2/2012).
Martin mengatakan, gelar perkara ini melibatkan, satuan lalu lintas dan reserse dari Polresta Bogor dan Polda Jawa Barat.
Sementara saat disinggung unsur sengaja membunuh karena sopir melarikan diri sebelum bus terjun ke jurang, Martin mengatakan pihaknya masih mendalami tersebut.
"Unsur kesengajaannya dilihat dulu sejauh mana. Faktanya memang ada yang meninggal, kita tidak ujug-ujug menerapkan pasal, tetapi harus betul-betul didalami lebih dulu," kata dia.
Seperti diketahui, bus Karunia Bhakti (Garut-Jakarta) yang dikemudikan oleh Lukman menghantam sedikitnya 16 kendaraan saat melintas di turunan depan Pasar Atas Cisarua, Cisarua, Bogor. Kecelakaan tersebut diduga akibat rem bus tidak berfungsi.
14 Orang dinyatakan tewas dalam kecelakaan tersebut. Sementara 10 lainnya mengalami luka berat dan 44 orang luka ringan.
(mei/fjr)
"Kita gelar perkara dulu, kalau pasal 310 UU No 22 Tahun 2009 sudah jelas kita persangkakan terhadap yang bersangkutan, tetapi untuk pidana lain seperti pasal 338 KUHP, kita masih kaji dulu," jelas Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Martinus Sitompul saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (11/2/2012).
Martin mengatakan, gelar perkara ini melibatkan, satuan lalu lintas dan reserse dari Polresta Bogor dan Polda Jawa Barat.
Sementara saat disinggung unsur sengaja membunuh karena sopir melarikan diri sebelum bus terjun ke jurang, Martin mengatakan pihaknya masih mendalami tersebut.
"Unsur kesengajaannya dilihat dulu sejauh mana. Faktanya memang ada yang meninggal, kita tidak ujug-ujug menerapkan pasal, tetapi harus betul-betul didalami lebih dulu," kata dia.
Seperti diketahui, bus Karunia Bhakti (Garut-Jakarta) yang dikemudikan oleh Lukman menghantam sedikitnya 16 kendaraan saat melintas di turunan depan Pasar Atas Cisarua, Cisarua, Bogor. Kecelakaan tersebut diduga akibat rem bus tidak berfungsi.
14 Orang dinyatakan tewas dalam kecelakaan tersebut. Sementara 10 lainnya mengalami luka berat dan 44 orang luka ringan.
(mei/fjr)
Baca Juga
- Jenazah Terakhir Korban Kecelakaan Maut di RS Paru Diambil Keluarga
- 24 Jam Setelah Kecelakaan Bus Maut, Jalan Raya Cisarua Ramai Lancar
- Sopir Bus Karunia Bakti Jalani Tes Urine, Hasil Negatif
- Sebelum Bus Karunia Bakti Nyungsep , Tanah Bergetar & Terdengar Gemuruh
- Sopir Bus Karunia Bakti Jadi Tersangka, Dijerat UU Lantas
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 15:01 WIB
Masyarakat Kecewa 6 Cagub DKI Tak Seperti Ali Sadikin
-
Minggu, 27/05/2012 14:58 WIB
Eksekutor Penembak Kamerawan TVRI Ditetapkan Sebagai DPO
-
Minggu, 27/05/2012 14:56 WIB
3 Tewas dan 3 Kritis Dalam Pesta Miras Oplosan di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 14:54 WIB
Jual Beli Mobil Hasil Curian Digagalkan, 4 Senpi Disita
-
Minggu, 27/05/2012 14:43 WIB
4 Orang Ditangkap karena Mencuri 1,4 Ton Sawit di PT GGP Lampung
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Corby Diusulkan Jadi Duta Anti Narkoba
-
659 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
