Menhub: Rem Bus Blong, Bisa Jadi karena Uji Kelayakan Salah
Sabtu, 11/02/2012 15:14 WIB
Terkait
Jakarta
Menhub EE Mangindaan menyebut rem blong bus Karunia Bakti yang lepas kendali di Cisarua, bisa jadi karena kesalahan uji kelayakan. Karena itu, pihaknya akan mempertanyakan itu pada pihak perusahaan otobus (PO) Karunia Bakti.
"Saya akan koordinasi dengan LLAJ, PU, kepolisian. Rem blong bisa jadi karena kesalahan uji kelayakan, jadi perusahaan akan kita tanya," ujar Mangindaan di lokasi kejadian di Cisarua, Jawa Barat, Sabtu (11/2/2012).
Menurut politisi Demokrat ini, SIM sopir bus yang sudah ditangkap di Garut itu juga akan diperiksa. Mangindaan juga menilai, banyaknya volume kendaraan juga bisa jadi menjadi penyebab kecelakaan.
"Kecelakaan itu bisa juga karena volume kendaraan. Jadi di sini dituntut kehati-hatiannya karena jumlah kendaraan semakin banyak," kata dia.
Karena itu, untuk mencegah tragedi Cisarua, Mangindaan akan merevisi uji kelayakan dari 6 bulan menjadi 1 atau 2 bulan uji kelayakan. "Saya takutnya walaupun 6 bulan tapi tidak dilaksanakan. Cuma diisi bukunya tapi kendaraan tidak diperiksa. Jadi pengawasannya harus diperketat," ucap Mangindaan.
Seperti diketahui bus Karunia Bakti dengan no pol Z 7519 DA lepas kendali dan menabrak 8 kendaraan bermotor, warung bakso, dan villa. Akibat kejadian ini 14 orang tewas dan 47 orang mengalami luka-luka.
(nik/gah)
"Saya akan koordinasi dengan LLAJ, PU, kepolisian. Rem blong bisa jadi karena kesalahan uji kelayakan, jadi perusahaan akan kita tanya," ujar Mangindaan di lokasi kejadian di Cisarua, Jawa Barat, Sabtu (11/2/2012).
Menurut politisi Demokrat ini, SIM sopir bus yang sudah ditangkap di Garut itu juga akan diperiksa. Mangindaan juga menilai, banyaknya volume kendaraan juga bisa jadi menjadi penyebab kecelakaan.
"Kecelakaan itu bisa juga karena volume kendaraan. Jadi di sini dituntut kehati-hatiannya karena jumlah kendaraan semakin banyak," kata dia.
Karena itu, untuk mencegah tragedi Cisarua, Mangindaan akan merevisi uji kelayakan dari 6 bulan menjadi 1 atau 2 bulan uji kelayakan. "Saya takutnya walaupun 6 bulan tapi tidak dilaksanakan. Cuma diisi bukunya tapi kendaraan tidak diperiksa. Jadi pengawasannya harus diperketat," ucap Mangindaan.
Seperti diketahui bus Karunia Bakti dengan no pol Z 7519 DA lepas kendali dan menabrak 8 kendaraan bermotor, warung bakso, dan villa. Akibat kejadian ini 14 orang tewas dan 47 orang mengalami luka-luka.
(nik/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 15:01 WIB
Masyarakat Kecewa 6 Cagub DKI Tak Seperti Ali Sadikin
-
Minggu, 27/05/2012 14:58 WIB
Eksekutor Penembak Kamerawan TVRI Ditetapkan Sebagai DPO
-
Minggu, 27/05/2012 14:56 WIB
3 Tewas dan 3 Kritis Dalam Pesta Miras Oplosan di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 14:54 WIB
Jual Beli Mobil Hasil Curian Digagalkan, 4 Senpi Disita
-
Minggu, 27/05/2012 14:43 WIB
4 Orang Ditangkap karena Mencuri 1,4 Ton Sawit di PT GGP Lampung
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Corby Diusulkan Jadi Duta Anti Narkoba
-
659 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
