Ical: Banyak Intrik Sebabkan Citra Politisi Rusak
Sabtu, 11/02/2012 14:15 WIB
Aburizal Bakrie (rachman/detikcom)
Jakarta
Kegaduhan politik akibat banyaknya intrik dan sikap tidak sopan yang ditampilkan oleh para politisi. Akibatnya malah membuat citra politisi rusak di mata masyarakat.
"Kehidupan politik yang gaduh akibat banyaknya intrik dan berita buruk tentang politisi. Politik hari ini masih jauh dari cita-cita luhur dan praktik dari pendiri negara yang etis dan sopan santun," ujar Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie.
Hal tersebut dikatakannya pada acara 'Orientasi Fungsionaris Pusat Partai Golkar Tahun 2012' di DPP Golkar, Jalan Anggrek Nelly, Jakarta Barat, Sabtu (11/2/2012).
Akibat intrik tersebut maka perdebatan konsep kebangsaan politisi terkubur dalam-dalam. Akhirnya yang nampak adalah persepsi politisi sebagai sumber masalah di Indonesia.
"Perdebatan koseptual tentang cita-cita luhur kebangsaan dalam ruang publik justru tenggelam oleh berita buruk perilaku politis. Akhirnya oleh masyarakat politisi sebagai pihak yang menyebabkan persoalan. Politisi merupakan bagian dari masalah dan dianggap sebagai pihak yang mampu menyelesaikan masalah," papar Ical dengan berapi-api.
Ditambah lagi dengan anomali politisi dengan rakyat semakin jauh. Saat ini politisi berusaha mengeruk kesempatan untuk kentingannya sendiri. Tetapi melupakan orang yang diwakilinya, rakyat.
"Sebagai pengurus dan kader partai politik kita prihatin dengan realitas yang demikian," kata orang terkaya ke-30 di Indonesia ini.
(asp/gah)
"Kehidupan politik yang gaduh akibat banyaknya intrik dan berita buruk tentang politisi. Politik hari ini masih jauh dari cita-cita luhur dan praktik dari pendiri negara yang etis dan sopan santun," ujar Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie.
Hal tersebut dikatakannya pada acara 'Orientasi Fungsionaris Pusat Partai Golkar Tahun 2012' di DPP Golkar, Jalan Anggrek Nelly, Jakarta Barat, Sabtu (11/2/2012).
Akibat intrik tersebut maka perdebatan konsep kebangsaan politisi terkubur dalam-dalam. Akhirnya yang nampak adalah persepsi politisi sebagai sumber masalah di Indonesia.
"Perdebatan koseptual tentang cita-cita luhur kebangsaan dalam ruang publik justru tenggelam oleh berita buruk perilaku politis. Akhirnya oleh masyarakat politisi sebagai pihak yang menyebabkan persoalan. Politisi merupakan bagian dari masalah dan dianggap sebagai pihak yang mampu menyelesaikan masalah," papar Ical dengan berapi-api.
Ditambah lagi dengan anomali politisi dengan rakyat semakin jauh. Saat ini politisi berusaha mengeruk kesempatan untuk kentingannya sendiri. Tetapi melupakan orang yang diwakilinya, rakyat.
"Sebagai pengurus dan kader partai politik kita prihatin dengan realitas yang demikian," kata orang terkaya ke-30 di Indonesia ini.
(asp/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 15:01 WIB
Masyarakat Kecewa 6 Cagub DKI Tak Seperti Ali Sadikin
-
Minggu, 27/05/2012 14:58 WIB
Eksekutor Penembak Kamerawan TVRI Ditetapkan Sebagai DPO
-
Minggu, 27/05/2012 14:56 WIB
3 Tewas dan 3 Kritis Dalam Pesta Miras Oplosan di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 14:54 WIB
Jual Beli Mobil Hasil Curian Digagalkan, 4 Senpi Disita
-
Minggu, 27/05/2012 14:43 WIB
4 Orang Ditangkap karena Mencuri 1,4 Ton Sawit di PT GGP Lampung
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Corby Diusulkan Jadi Duta Anti Narkoba
-
659 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
