Laporan dari Brussel
Uni Eropa Terancam Kekurangan Guru
Jumat, 10/02/2012 22:54 WIB
Brussel
Beberapa negara anggota Uni Eropa (UE), termasuk Jerman, Inggris, Italia, Belanda, Austria dan Belgia, kemungkinan akan menghadapi kekurangan serius jumlah guru.
Demikian laporan terbaru Key Data on Education in Europe 2012 yang diterbitkan oleh Komisi Eropa. Laporan tersebut telah dipresentasikan pada pertemuan Menteri Pendidikan UE di Brussel hari ini, Jumat (10/2/2012).
Laporan tersebut menunjukkan bahwa jumlah lulusan spesialis pendidikan akan menurun bersamaan dengan saat guru aktif saat ini banyak mendekati usia pensiun.
Di samping itu laporan juga menyoroti tanda-tanda yang membesarkan hati, antara lain pendanaan untuk pendidikan stabil di sebagian besar negara-negara anggota UE.
Laporan juga menggarisbawahi bahwa pendidikan tinggi tetap merupakan jaminan terbaik melawan pengangguran, dimana lulusannya lebih cepat menemukan pekerjaan dibandingkan lulusan di bawahnya.
"Laporan ini sumber tak ternilai bagi para pembuat kebijakan dan memberi panduan penting untuk keputusan masa depan," ujar Komisaris Pendidikan, Kebudayaan, Multibahasa, dan Pemuda Androulla Vassiliou dalam keterangan pers kepada detikcom petang ini.
Menurut Vassiliou, pengembangan profesional guru merupakan faktor kunci dalam memastikan pendidikan berkualitas tinggi bagi siswa.
"Itu sebabnya, Erasmus for All (program baru usulan Komisi Pendidikan, red) bertujuan untuk memperkuat pengembangan staf pengajar profesional, sementara pada saat sama juga memodernisasi sistem pendidikan," imbuh Vassiliou.
Laporan itu juga menemukan bahwa pelatihan yang ditargetkan bagi para guru, seperti mentoring, bimbingan untuk penilaian dan observasi kelas, sekarang ini lebih luas di seluruh Eropa. Namun, langkah-langkah ini belum cukup untuk meningkatkan daya tarik untuk mengajar.
Komisi Pendidikan ingin memberikan kontribusi pada daya tarik dan kualitas profesi dengan menyediakan 1 juta guru dengan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman mengajar dan pelatihan di luar negeri sebagai bagian dari program Erasmus for All.
Laporan juga menyebutkan bahwa pangsa dari populasi dengan kualifikasi tersier telah bangkit dan bahwa lulusan pendidikan tinggi yang menemukan pekerjaan dua kali lebih cepat dari lulusan dengan kualifikasi lebih rendah (5 bulan dibandingkan 9,8 bulan).
Temuan ini menunjukkan bahwa target UE pada 2020 untuk pencapaian 40% tingkat pendidikan tinggi telah didukung oleh bukti kuat, namun demikian jelas pula bahwa para lulusan ternyata lebih tinggi kualifikasinya untuk profesi gurudan bahwa beberapa profesi lain menawarkan perspektif lebih baik.
(es/es)
Demikian laporan terbaru Key Data on Education in Europe 2012 yang diterbitkan oleh Komisi Eropa. Laporan tersebut telah dipresentasikan pada pertemuan Menteri Pendidikan UE di Brussel hari ini, Jumat (10/2/2012).
Laporan tersebut menunjukkan bahwa jumlah lulusan spesialis pendidikan akan menurun bersamaan dengan saat guru aktif saat ini banyak mendekati usia pensiun.
Di samping itu laporan juga menyoroti tanda-tanda yang membesarkan hati, antara lain pendanaan untuk pendidikan stabil di sebagian besar negara-negara anggota UE.
Laporan juga menggarisbawahi bahwa pendidikan tinggi tetap merupakan jaminan terbaik melawan pengangguran, dimana lulusannya lebih cepat menemukan pekerjaan dibandingkan lulusan di bawahnya.
"Laporan ini sumber tak ternilai bagi para pembuat kebijakan dan memberi panduan penting untuk keputusan masa depan," ujar Komisaris Pendidikan, Kebudayaan, Multibahasa, dan Pemuda Androulla Vassiliou dalam keterangan pers kepada detikcom petang ini.
Menurut Vassiliou, pengembangan profesional guru merupakan faktor kunci dalam memastikan pendidikan berkualitas tinggi bagi siswa.
"Itu sebabnya, Erasmus for All (program baru usulan Komisi Pendidikan, red) bertujuan untuk memperkuat pengembangan staf pengajar profesional, sementara pada saat sama juga memodernisasi sistem pendidikan," imbuh Vassiliou.
Laporan itu juga menemukan bahwa pelatihan yang ditargetkan bagi para guru, seperti mentoring, bimbingan untuk penilaian dan observasi kelas, sekarang ini lebih luas di seluruh Eropa. Namun, langkah-langkah ini belum cukup untuk meningkatkan daya tarik untuk mengajar.
Komisi Pendidikan ingin memberikan kontribusi pada daya tarik dan kualitas profesi dengan menyediakan 1 juta guru dengan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman mengajar dan pelatihan di luar negeri sebagai bagian dari program Erasmus for All.
Laporan juga menyebutkan bahwa pangsa dari populasi dengan kualifikasi tersier telah bangkit dan bahwa lulusan pendidikan tinggi yang menemukan pekerjaan dua kali lebih cepat dari lulusan dengan kualifikasi lebih rendah (5 bulan dibandingkan 9,8 bulan).
Temuan ini menunjukkan bahwa target UE pada 2020 untuk pencapaian 40% tingkat pendidikan tinggi telah didukung oleh bukti kuat, namun demikian jelas pula bahwa para lulusan ternyata lebih tinggi kualifikasinya untuk profesi gurudan bahwa beberapa profesi lain menawarkan perspektif lebih baik.
(es/es)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 17:28 WIB
Media Iran Serukan Hentikan Negosiasi Nuklir dengan Barat
-
Sabtu, 26/05/2012 17:09 WIB
Banjir Renggut 50 Nyawa di Afghanistan, 59.000 Orang Kehilangan Rumah
-
Sabtu, 26/05/2012 16:47 WIB
Michelle Obama Ingin Menjadi Beyonce!
-
Sabtu, 26/05/2012 14:43 WIB
Duh! Kondisi Kemanusiaan di Suriah Kian Memburuk
-
Sabtu, 26/05/2012 14:16 WIB
110 Orang Tewas dalam Serangan Pasukan Suriah
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Corby Diusulkan Jadi Duta Anti Narkoba
-
644 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
