Dituduh Terlibat Suap, Staf Senior Presiden Korsel Mengundurkan Diri
Jumat, 10/02/2012 20:10 WIB
Kim Hyo-Jae (Korea Herald)
Seoul
Seorang staf senior Presiden Korea Selatan (Korsel), Lee Myung-Bak, mengundurkan diri di tengah tudingan keterlibatan dalam skandal suap. Keputusan mundur ini masih berkaitan dengan pengunduran diri Ketua Parlemen Korsel, Park Hee-Tae akibat kasus yang sama.
Kim Hyo-Jae yang merupakan sekretaris presiden urusan politik, memutuskan mundur tepat sehari setelah Ketua Parlemen Park Hee-Tae mengundurkan diri. Baik Park maupun Kim dituding telah menyuap anggota parlemen Korsel dari partai Grand National Party (GNP) sesaat sebelum pemilihan ketua partai pada 2008 lalu.
Park yang telah mundur dari partai GNP sebelum dirinya terpilih sebagai Ketua Parlemen pada 2010 lalu, bersedia bertanggungjawab atas kasus tersebut. Diketahui bahwa Kim merupakan asisten Park pada saat kasus itu terjadi.
"Saya mohon maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran publik. Saya akan bertanggung jawab atas semua perbuatan saya," ujar juru bicara kepresidenan Korsel mengutip pernyataan Kim, seperti diberitakan oleh kantor berita Yonhap dan dilansir AFP, Jumat (10/2/2012).
Presiden Lee diharapkan akan menyetujui pengunduran diri Kim ini setelah kembali dari Timur Tengah, pada Sabtu (11/2) besok.
Sejak kasus penyuapan itu mencuat ke publik pada awal Januari, Kim telah menyangkal tudingan keterlibatannya. Namun seorang anggota parlemen GNP mengaku dirinya menerima amplop berisi uang 3 juta Won dari asisten Park dan kemudian mengembalikannya.
Pernyataan ini mendorong penyelidikan besar-besaran oleh jaksa penuntut umum. Kondisi ini jelas merupakan pukulan bagi partai konservatif GNP yang dukungannya terus merosot.
(nvc/lh)
Kim Hyo-Jae yang merupakan sekretaris presiden urusan politik, memutuskan mundur tepat sehari setelah Ketua Parlemen Park Hee-Tae mengundurkan diri. Baik Park maupun Kim dituding telah menyuap anggota parlemen Korsel dari partai Grand National Party (GNP) sesaat sebelum pemilihan ketua partai pada 2008 lalu.
Park yang telah mundur dari partai GNP sebelum dirinya terpilih sebagai Ketua Parlemen pada 2010 lalu, bersedia bertanggungjawab atas kasus tersebut. Diketahui bahwa Kim merupakan asisten Park pada saat kasus itu terjadi.
"Saya mohon maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran publik. Saya akan bertanggung jawab atas semua perbuatan saya," ujar juru bicara kepresidenan Korsel mengutip pernyataan Kim, seperti diberitakan oleh kantor berita Yonhap dan dilansir AFP, Jumat (10/2/2012).
Presiden Lee diharapkan akan menyetujui pengunduran diri Kim ini setelah kembali dari Timur Tengah, pada Sabtu (11/2) besok.
Sejak kasus penyuapan itu mencuat ke publik pada awal Januari, Kim telah menyangkal tudingan keterlibatannya. Namun seorang anggota parlemen GNP mengaku dirinya menerima amplop berisi uang 3 juta Won dari asisten Park dan kemudian mengembalikannya.
Pernyataan ini mendorong penyelidikan besar-besaran oleh jaksa penuntut umum. Kondisi ini jelas merupakan pukulan bagi partai konservatif GNP yang dukungannya terus merosot.
(nvc/lh)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 17:28 WIB
Media Iran Serukan Hentikan Negosiasi Nuklir dengan Barat
-
Sabtu, 26/05/2012 17:09 WIB
Banjir Renggut 50 Nyawa di Afghanistan, 59.000 Orang Kehilangan Rumah
-
Sabtu, 26/05/2012 16:47 WIB
Michelle Obama Ingin Menjadi Beyonce!
-
Sabtu, 26/05/2012 14:43 WIB
Duh! Kondisi Kemanusiaan di Suriah Kian Memburuk
-
Sabtu, 26/05/2012 14:16 WIB
110 Orang Tewas dalam Serangan Pasukan Suriah
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Corby Diusulkan Jadi Duta Anti Narkoba
-
644 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
