PAN: Jangan Hanya Wa Ode Nurhayati yang KPK Geledah
Jumat, 10/02/2012 18:05 WIB
Wa Ode Nurhayati.
Jakarta
Penggeledahan dan penyitaan yang penyidik KPK lakukan terhadap kantor Wa Ode Nurhayati di DPR, merupakan bagian proses hukum. Namun tindakan demikian seharusnya juga diterapkan penyidik KPK kepada seluruh anggota Banggar DPR.
"Jangan hanya berhenti di Wa Ode Nurhayati," kata Ketua Divisi Hukum dan Advokasi DPP PAN, Patrialias Akbar, kepada detikcom, Jumat (10/2/2012).
Menurutnya, kasus suap pencairan dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) yang disangkakan kepada Wa Ode Nurhayati pasti melibatkan anggota lain di Badan Anggaran DPR. Tidak mungkin bila hanya Wa Ode Nurhayati seorang yang bergerak.
"Dia tidak sendirian, pasti ada perkawanan di sana. Kita tantang KPK untuk menindak lanjuti penggeledahan ini," tegas Patrialis.
Apakah KPK harus menggeledah kantor seluruh anggota Banggar DPR?
"Ah KPK sudah tahu apa tindak lanjutnya kok," ucap mantan Menkum HAM RI ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, serombongan penyidik KPK menggeledah ruang Banggar DPR dan kantor Wa Ode Nurhayati. Pada akhir penggeledahan, KPK menyita sejumlah dokumen dan komputer dari dua tempat yang mereka geledah.
Wa Ode disangka menerima imbalan dalam pengalokasian anggaran danan PPID untuk 3 wilayah di Nanggroe Aceh Darussalam, yaitu Kabupaten Aceh Besar, Pidie Jaya, dan Bener Meriah. Dia dijerat pasal 12 huruf a atau b, pasal 5 ayat 2, dan atau pasal 11 UU Pemberantasan Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
(lh/vit)
"Jangan hanya berhenti di Wa Ode Nurhayati," kata Ketua Divisi Hukum dan Advokasi DPP PAN, Patrialias Akbar, kepada detikcom, Jumat (10/2/2012).
Menurutnya, kasus suap pencairan dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (PPID) yang disangkakan kepada Wa Ode Nurhayati pasti melibatkan anggota lain di Badan Anggaran DPR. Tidak mungkin bila hanya Wa Ode Nurhayati seorang yang bergerak.
"Dia tidak sendirian, pasti ada perkawanan di sana. Kita tantang KPK untuk menindak lanjuti penggeledahan ini," tegas Patrialis.
Apakah KPK harus menggeledah kantor seluruh anggota Banggar DPR?
"Ah KPK sudah tahu apa tindak lanjutnya kok," ucap mantan Menkum HAM RI ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, serombongan penyidik KPK menggeledah ruang Banggar DPR dan kantor Wa Ode Nurhayati. Pada akhir penggeledahan, KPK menyita sejumlah dokumen dan komputer dari dua tempat yang mereka geledah.
Wa Ode disangka menerima imbalan dalam pengalokasian anggaran danan PPID untuk 3 wilayah di Nanggroe Aceh Darussalam, yaitu Kabupaten Aceh Besar, Pidie Jaya, dan Bener Meriah. Dia dijerat pasal 12 huruf a atau b, pasal 5 ayat 2, dan atau pasal 11 UU Pemberantasan Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
(lh/vit)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 14:58 WIB
Eksekutor Penembak Kamerawan TVRI Ditetapkan Sebagai DPO
-
Minggu, 27/05/2012 14:56 WIB
3 Tewas dan 3 Kritis Dalam Pesta Miras Oplosan di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 14:54 WIB
Jual Beli Mobil Hasil Curian Digagalkan, 4 Senpi Disita
-
Minggu, 27/05/2012 14:43 WIB
4 Orang Ditangkap karena Mencuri 1,4 Ton Sawit di PT GGP Lampung
-
Minggu, 27/05/2012 14:35 WIB
Gagal Curi Motor Kamerawan TVRI, Hendra Beraksi di Karawang
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Corby Diusulkan Jadi Duta Anti Narkoba
-
644 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
