detikcom

Tak Cerminkan Budaya Lokal, Gapura Mapolres Kukar Diprotes

Robert - detikNews
Jumat, 10/02/2012 17:46 WIB
Gapura Mapolres Kukar (Robert - Detikcom)
Samarinda Gapura Mapolres Kutai Kartanegara (Kukar) diprotes. Ornamen-ornamennya dinilai tidak mencerminkan budaya setempat. Tokoh masyarakat meminta ornamen tersebut dihilangkan.

Pagar Mapolres Kukar direnovasi sejak akhir tahun 2011. Sebelumnya tidak ada gapura, tapi kemudian dibangun gapura tinggi di dekat pos bagian depan. Pada beton gapura dipasang beberapa ornamen khas ukiran Bali.

Salah satu tokoh masyarakat, Wahyudi, mengatakan ornamen gapura kental nuansa Hindu atau Bali. "Kalau mau dipasang di rumah, tidak apa-apa. Ini di kantor polisi, bangunan publik," jelasnya, Jumat (10/2/2012).

Wahyudi tidak menyangka hasil akhir dari pembangunan gapura tersebut akan seperti itu. Kesannya lucu, karena Mapolres Kutai Kartanegara jadi lebih mirip kantor polisi di Bali.

"Memang tidak salah, tapi jadi lucu. Soalnya, sini kan punya budaya atau simbol-simbol tersendiri," ungkap lelaki asal Muara Kaman ini.

Tokoh masyarakat lainnya, Husaini, berpendapat serupa. Ia menyatakan yang salah bukan gapura atau ornamennya, melainkan penempatannya. Untuk itu, ia meminta Kapolres Kukar AKBP I Gusti KB Harryarsana membongkar gapura dan pagar tersebut.

"Yang perlu digarisbawahi, kami hanya minta polisi menghargai budaya lokal," pintanya.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta saat dikonfirmasi wartawan mengaku terkejut dan mengaku belum melihat langsung ornamen pada gapura di Mapolres Kutai Kartanegara. "Terakhir ke sana, saya belum melihat seperti apa akhir dari proses pembangunan gapura itu," kata Wisnu.

"Di Polda Kaltim saja, bangunannya ciri khas ornamen budaya di Kalimantan Timur," ujar Wisnu.

Sementara itu, Kapolres Kukar AKBP I Gusti KB Harryarsana menyebutkan, ukiran tersebut merupakan perpaduan budaya berbagai daerah. Tidak ada tujuan apa pun, selain demi keindahan belaka. Jika dipermasalahkan, ia akan meminta pekerja membongkarnya.

"Itu saya beli dengan dana pribadi, jadi tidak masalah," katanya ketika dihubungi wartawan.

(try/nrl)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel