Ini Dia Awal Kisah Komisi III Punya Akses Khusus ke Penjara
Jumat, 10/02/2012 16:33 WIB
Jakarta
Dengan berkilah memiliki kartu khusus, M Nasir, mengaku bisa kapan saja berkunjung mengunjungi Rutan Cipinang. Bagaimana ceritanya sampai seorang anggota Komisi III memiliki kartu khusus memasuki Rutan atau Lapas sesuka hatinya?
Kebijakan ini ternyata dikeluarkan oleh Patrialis Akbar saat masih menjadi Menkum HAM. Alasannya saat itu, supaya seluruh anggota Komisi III bisa melakukan perannya sebagai pengawas untuk Kemenkum HAM.
"Saya ingin adanya semacam satu keterbukaan di dalam bekerja ini, jangan main kucing-kucingan antara pemerintah dengan DPR," kata Patrialis saat dihubungi, Jumat (10/2/2012).
Patrialis menegaskan, seluruh anggota Komisi hukum itu diberikan akses khusus tersebut. Tidak ada juga masa berlaku kartu tersebut, meski Patrialis mengaku pernah memerintahkan supaya durasinya hanya setahun.
"Semua anggota Komisi III tanpa kecuali saya berikan akses itu," tegasnya.
Patrialis juga membantah pernyataan Menteri Amir Syamsuddin yang menyebut jumlah kartu itu hanya ada 16.
"Itu bohong. Semua bukan hanya anggota Komisi III DPR," lanjut Patrialis.
Patrialis mengaku tidak bisa berbuat apa-apa jika akhirnya kartu tersebut lalu disalahgunakan oleh Nasir. Kebijakan ini sendiri, lanjut Patrialis, bisa saja dihapuskan oleh Amir selaku Menkum HAM.
"Sekarang terserah Pak Amir, mau lanjutkan itu silahkan, tidak ya tidak apa-apa. Silahkan saja," ujarnya.
(mok/lh)
Kebijakan ini ternyata dikeluarkan oleh Patrialis Akbar saat masih menjadi Menkum HAM. Alasannya saat itu, supaya seluruh anggota Komisi III bisa melakukan perannya sebagai pengawas untuk Kemenkum HAM.
"Saya ingin adanya semacam satu keterbukaan di dalam bekerja ini, jangan main kucing-kucingan antara pemerintah dengan DPR," kata Patrialis saat dihubungi, Jumat (10/2/2012).
Patrialis menegaskan, seluruh anggota Komisi hukum itu diberikan akses khusus tersebut. Tidak ada juga masa berlaku kartu tersebut, meski Patrialis mengaku pernah memerintahkan supaya durasinya hanya setahun.
"Semua anggota Komisi III tanpa kecuali saya berikan akses itu," tegasnya.
Patrialis juga membantah pernyataan Menteri Amir Syamsuddin yang menyebut jumlah kartu itu hanya ada 16.
"Itu bohong. Semua bukan hanya anggota Komisi III DPR," lanjut Patrialis.
Patrialis mengaku tidak bisa berbuat apa-apa jika akhirnya kartu tersebut lalu disalahgunakan oleh Nasir. Kebijakan ini sendiri, lanjut Patrialis, bisa saja dihapuskan oleh Amir selaku Menkum HAM.
"Sekarang terserah Pak Amir, mau lanjutkan itu silahkan, tidak ya tidak apa-apa. Silahkan saja," ujarnya.
(mok/lh)
Baca Juga
- Menkum HAM Duga Nasir Tak Punya Akses Khusus untuk Kunjungi Nazaruddin
- Coreng Citra PD, Nasir Terancam Sanksi Keras
- Demokrat Persilakan BK DPR Periksa Nasir Soal Pertemuan dengan Nazar
- Pertemuan Nazar dan Nasir Makan Korban, Petugas Rutan Cipinang Dimutasi
- KPK Tak Tahu Djufri Taufik Jadi Kuasa Hukum Nazaruddin
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 14:56 WIB
3 Tewas dan 3 Kritis Dalam Pesta Miras Oplosan di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 14:54 WIB
Jual Beli Mobil Hasil Curian Digagalkan, 4 Senpi Disita
-
Minggu, 27/05/2012 14:43 WIB
4 Orang Ditangkap karena Mencuri 1,4 Ton Sawit di PT GGP Lampung
-
Minggu, 27/05/2012 14:35 WIB
Gagal Curi Motor Kamerawan TVRI, Hendra Beraksi di Karawang
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Corby Diusulkan Jadi Duta Anti Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
644 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
