detikcom
Jumat, 10/02/2012 13:40 WIB

Undip Anugerahi Eks Waka BIN As'ad Ali Gelar Doktor HC

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Jakarta - Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menganugerahi eks Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) As'ad Ali gelar Doktor Honoris Causa. As'ad dinilai memiliki integritas dan kapasitas di bidang hukum dan HAM.

Kepala Humas Undip Agus Naryoso mengatakan, seremoni pengukuhan gelar dilakukan di Gedung Prof Soedharto Tembalang, Semarang, Sabtu (11/2/2012) besok. As'ad akan menyampaikan pidato bertajuk "Tinjauan Yuridis terhadap Sarana Hukum sebagai Pengaman Ideologi dan Dasar Negara".

"Tebalnya (naskah pidato) 35 halaman," kata Agus kepada detikcom, Jumat (10/2/2012).

Agus yang juga pengajar di Jurusan Komunikasi FISIP ini menjelaskan, profil dan kinerja As'ad telah dipantau beberapa waktu. Kemudian, berdasarkan penilaian tim promotor, Wakil Ketua PBNU itu dianggap pantas mendapat gelar Honoris Causa.

"Setelah melewati serangkaian proses seleksi, kami menilai beliau pantas mendapatkannya (HC)," katanya

As'ad pensiun dari BIN pada Mei 2010. Namun sebelum itu, ia ditarik ke PBNU mengisi posisi Wakil Ketua.

Selain As'ad, sejumlah nama yang mendapat gelar serupa dalam berbagai bidang di antaranya, Baharuddin Lopa (almarhum), Ali Alatas, Yang Dipertuan Agong (Raja Malaysia), Djoko Kirmanto (Menteri PU), Burhanudin Abdullah (Gubernur BI), Sutiyoso (mantan Gubernur Jakarta), dan lain-lain.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(try/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%