Kesal karena Dimarahi, Murid Tikam Bu Guru Hingga Tewas
Jumat, 10/02/2012 13:28 WIB
Ilustrasi
New Delhi
Tragis! Seorang pelajar SMP di India tega menikam gurunya hingga tewas di ruang kelas! Kepada polisi, anak laki-laki berumur 15 tahun itu mengaku kesal pada sang guru yang memarahinya.
Peristiwa mengerikan itu terjadi di SMP St Mary's Anglo Indian di Parrys, Chennai pada Kamis, 9 Februari sekitar pukul 10.30 waktu setempat. Saat itu, murid tersebut berulang kali menusuk guru sainsnya, Uma Maheswari (42) di bagian leher dan wajah.
Saat kejadian, sang bu guru, Maheswari, sedang berada di dalam kelas lain ketika pelaku tiba-tiba muncul dengan membawa pisau.
"Awalnya dia ditikam di bagian leher," kata seorang saksi mata seperti diberitakan media India, Times of India, Jumat (10/2/2012).
"Dan kemudian dia menikamnya lagi di bagian pipi dan leher. Dia pun tewas di tempat," imbuh saksi mata tersebut.
Melihat pemandangan mengerikan itu, para siswa di kelas itu pun menjerit-jerit. Pelaku sempat mengancam murid-murid tersebut sebelum kemudian berlari keluar kelas. Pelaku kemudian ditangkap para guru dan siswa. Anak seorang buruh harian itu pun diserahkan ke polisi.
"Anak itu datang dengan pisau yang dibungkus kertas," kata seorang polisi yang menyelidiki kasus ini. "Dia bilang dia marah karena guru itu memarahinya. Kami belum tahu apakah ada alasan lain," tutur polisi tersebut.
Menurut teman-teman sekolah pelaku, dia bukan anak agresif, tetapi cukup menyendiri. "Dia tidak pernah berbaur dengan yang lain," ujar seorang siswa.
(ita/ita)
Peristiwa mengerikan itu terjadi di SMP St Mary's Anglo Indian di Parrys, Chennai pada Kamis, 9 Februari sekitar pukul 10.30 waktu setempat. Saat itu, murid tersebut berulang kali menusuk guru sainsnya, Uma Maheswari (42) di bagian leher dan wajah.
Saat kejadian, sang bu guru, Maheswari, sedang berada di dalam kelas lain ketika pelaku tiba-tiba muncul dengan membawa pisau.
"Awalnya dia ditikam di bagian leher," kata seorang saksi mata seperti diberitakan media India, Times of India, Jumat (10/2/2012).
"Dan kemudian dia menikamnya lagi di bagian pipi dan leher. Dia pun tewas di tempat," imbuh saksi mata tersebut.
Melihat pemandangan mengerikan itu, para siswa di kelas itu pun menjerit-jerit. Pelaku sempat mengancam murid-murid tersebut sebelum kemudian berlari keluar kelas. Pelaku kemudian ditangkap para guru dan siswa. Anak seorang buruh harian itu pun diserahkan ke polisi.
"Anak itu datang dengan pisau yang dibungkus kertas," kata seorang polisi yang menyelidiki kasus ini. "Dia bilang dia marah karena guru itu memarahinya. Kami belum tahu apakah ada alasan lain," tutur polisi tersebut.
Menurut teman-teman sekolah pelaku, dia bukan anak agresif, tetapi cukup menyendiri. "Dia tidak pernah berbaur dengan yang lain," ujar seorang siswa.
(ita/ita)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 17:28 WIB
Media Iran Serukan Hentikan Negosiasi Nuklir dengan Barat
-
Sabtu, 26/05/2012 17:09 WIB
Banjir Renggut 50 Nyawa di Afghanistan, 59.000 Orang Kehilangan Rumah
-
Sabtu, 26/05/2012 16:47 WIB
Michelle Obama Ingin Menjadi Beyonce!
-
Sabtu, 26/05/2012 14:43 WIB
Duh! Kondisi Kemanusiaan di Suriah Kian Memburuk
-
Sabtu, 26/05/2012 14:16 WIB
110 Orang Tewas dalam Serangan Pasukan Suriah
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Corby Diusulkan Jadi Duta Anti Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
630 Komentar
-
288 Komentar
-
254 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
