Duh, Gadis Tuli Diperkosa & Dijadikan Budak Hampir 10 Tahun
Jumat, 10/02/2012 12:50 WIB
Ilyas Ashar (Cavendish Press)
London
Sungguh mengenaskan! Seorang gadis tuli dipaksa menjadi budak selama hampir 10 tahun oleh pasangan suami istri yang telah lanjut usia. Bahkan perempuan malang itu juga berulang kali diperkosa!
Peristiwa pahit itu dialami seorang gadis yatim piatu yang dibawa dari Pakistan ke Inggris pada tahun 2000 silam. Saat itu dia masih berumur 9 tahun. Selama hampir 10 tahun, korban dijadikan budak oleh Ilyas Ashar (83) dan istrinya, Tallat (66) di rumah pasangan tersebut di Eccles, dekat Manchester, Inggris.
Selam hampir 10 tahun, korban yang tidak disebutkan namanya itu berulang kali diperkosa Ashar. Dia juga dipaksa melakukan pekerjaan rutin seperti memasak, bersih-bersih, mencuci baju, menyetrika dan menjahit tanpa pernah menerima gaji. Setiap malam, dia pun dikurung di gudang bawah tanah.
Korban juga sering dipukuli pasangan suami istri tersebut. Rambutnya akan dijambak jika dia dianggap terlalu lamban. Pasangan tersebut juga akan menampar korban jika masakannya terlalu pedas atau masih panas.
Di persidangan Minshull Street Crown Court di Manchester, seperti diberitakan Daily Mail, Jumat (10/2/2012), Peter Cadwallader, jaksa penuntut umum menyatakan, korban yang tuli dan bisu itu telah menjadi korban perdagangan manusia.
"Dia dibawa ke negeri ini dan dieksploitasi," kata Cadwallader. "Dia korban ancaman dan kekerasan sepanjang hidupnya mulai sejak kanak-kanak," imbuhnya.
"Dia menjadi korban perbudakan di mana dia dipaksa bekerja untuk Ilyas dan Tallat Ashar sebagai pembantu rumah tangga dan melakukan pekerjaan lainnya," tutur Cadwallader.
"Dia disiksa secara fisik, dia disiksa secara seksual yang termasuk juga diperkosa oleh Ilyas Ashar," kata Cadwallader.
Polisi akhirnya mendapat laporan mengenai korban dan mendatangi rumah tersebut pada tahun 2009. Saat itu, gadis yang kini berumur 19 tahun itu ditemukan sedang tidur di gudang bawah tanah.
Dikatakan Cadwallader, korban menjadi budak selama bertahun-tahun karena dia tak mengenal siapapun di Inggris. Dia juga tak tahu harus pergi ke mana.
Namun pasangan suami istri Ashar membantah semua dakwaan termasuk dakwaan perdagangan manusia untuk eksploitasi, pemerkosaan dan penganiayaan.
(ita/nrl)
Peristiwa pahit itu dialami seorang gadis yatim piatu yang dibawa dari Pakistan ke Inggris pada tahun 2000 silam. Saat itu dia masih berumur 9 tahun. Selama hampir 10 tahun, korban dijadikan budak oleh Ilyas Ashar (83) dan istrinya, Tallat (66) di rumah pasangan tersebut di Eccles, dekat Manchester, Inggris.
Selam hampir 10 tahun, korban yang tidak disebutkan namanya itu berulang kali diperkosa Ashar. Dia juga dipaksa melakukan pekerjaan rutin seperti memasak, bersih-bersih, mencuci baju, menyetrika dan menjahit tanpa pernah menerima gaji. Setiap malam, dia pun dikurung di gudang bawah tanah.
Korban juga sering dipukuli pasangan suami istri tersebut. Rambutnya akan dijambak jika dia dianggap terlalu lamban. Pasangan tersebut juga akan menampar korban jika masakannya terlalu pedas atau masih panas.
Di persidangan Minshull Street Crown Court di Manchester, seperti diberitakan Daily Mail, Jumat (10/2/2012), Peter Cadwallader, jaksa penuntut umum menyatakan, korban yang tuli dan bisu itu telah menjadi korban perdagangan manusia.
"Dia dibawa ke negeri ini dan dieksploitasi," kata Cadwallader. "Dia korban ancaman dan kekerasan sepanjang hidupnya mulai sejak kanak-kanak," imbuhnya.
"Dia menjadi korban perbudakan di mana dia dipaksa bekerja untuk Ilyas dan Tallat Ashar sebagai pembantu rumah tangga dan melakukan pekerjaan lainnya," tutur Cadwallader.
"Dia disiksa secara fisik, dia disiksa secara seksual yang termasuk juga diperkosa oleh Ilyas Ashar," kata Cadwallader.
Polisi akhirnya mendapat laporan mengenai korban dan mendatangi rumah tersebut pada tahun 2009. Saat itu, gadis yang kini berumur 19 tahun itu ditemukan sedang tidur di gudang bawah tanah.
Dikatakan Cadwallader, korban menjadi budak selama bertahun-tahun karena dia tak mengenal siapapun di Inggris. Dia juga tak tahu harus pergi ke mana.
Namun pasangan suami istri Ashar membantah semua dakwaan termasuk dakwaan perdagangan manusia untuk eksploitasi, pemerkosaan dan penganiayaan.
(ita/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 17:28 WIB
Media Iran Serukan Hentikan Negosiasi Nuklir dengan Barat
-
Sabtu, 26/05/2012 17:09 WIB
Banjir Renggut 50 Nyawa di Afghanistan, 59.000 Orang Kehilangan Rumah
-
Sabtu, 26/05/2012 16:47 WIB
Michelle Obama Ingin Menjadi Beyonce!
-
Sabtu, 26/05/2012 14:43 WIB
Duh! Kondisi Kemanusiaan di Suriah Kian Memburuk
-
Sabtu, 26/05/2012 14:16 WIB
110 Orang Tewas dalam Serangan Pasukan Suriah
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Corby Diusulkan Jadi Duta Anti Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
630 Komentar
-
288 Komentar
-
254 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
