Video Pelayan KFC Malaysia Pukul Pelanggan Beredar Luas
Jumat, 10/02/2012 11:36 WIB
Danny Ng & istrinya saat konpers (The Star)
Kuala Lumpur
Sebuah video yang menunjukkan pelayan restoran cepat saji khas Amerika, Kentucky Fried Chicken (KFC) memukul seorang pelanggan beredar luas di dunia maya. Disebut-sebut penyebabnya adalah makian rasis yang dilontarkan oleh si pelanggan kepada pelayan KFC di Malaysia itu.
Video berdurasi 28 detik ini telah diunggah seseorang ke dunia maya juga ke situs sharing video, YouTube. Terlihat dalam video tersebut, 3 orang pelayan restoran tersebut keluar dari dapur dan terlibat adu mulut dengan si pelanggan.
Sedangkan 3 orang pelayan KFC lainnya mencoba melerai. Namun tiba-tiba, salah seorang pelayan berlari mendekati si pelanggan dan kemudian memukul kepalanya. Aksi ini disaksikan oleh puluhan pelanggan KFC lainnya yang tengah antre. Namun mereka hanya terpaku menyaksikan insiden ini.
Setelah beredar luas di dunia maya, banyak orang yang menuding bahwa penyebab insiden ini adalah makian si pelanggan kepada si pelayan resto. Nampaknya isu ini meluas karena kebetulan si pelanggan merupakan etnis China, sedangkan si pelayan resto adalah etnis Melayu.
Kendati demikian, isu rasis tersebut telah dibantah keras oleh si pelanggan, Danny Ng (26), yang menggelar konferensi pers beberapa hari kemudian. Danny menyangkal dirinya telah melontarkan makian rasis yang memprovokasi si pelayan KFC untuk menyerangnya.
"Saya menyesali tudingan sentimen rasial yang muncul dan saya meminta agar para pengguna internet menghentikan semua isu tidak masuk akal ini karena mereka tidak ada di sana saat kejadian," tegas Danny dalam konferensi pers, seperti dilansir oleh The Star, Jumat (10/2/2012).
Dia pun menjelaskan kronologi insiden yang terjadi pada Senin (6/2) lalu tersebut. Menurutnya, saat itu dia bersama istri dan saudara perempuannya mengunjungi KFC yang ada di mal i-City, Shah Alam, untuk menukarkan voucher makan seharga 132 ringgit.
Ketiganya tiba di KFC tersebut pada pukul 22.15 waktu setempat dan melihat antrean sudah sangat panjang. Mereka pun ikut antre. Namun sekitar 45 menit kemudian, Danny mendengar salah seorang pelanggan mengeluh bahwa ayamnya telah habis.
"Setelah kasir memberitahu kami bahwa mereka kehabisan ayam, beberapa pelanggan pun protes. Salah satu pelayan mengatakan, 'Sudah habis, apa lagi mau?'," terang Danny.
Kemudian, lanjut Danny, salah seorang pelayan melontarkan kata-kata menghina kepadanya. Danny langsung meminta dipanggilkan manajer restoran. Namun menurut dia, sang manajer menolak menemuinya.
Pada saat itu, istri Danny mengaku dirinya melihat sejumlah pelayan mengacungkan tongkat baja dari dalam dapur dan segera mengajak suaminya keluar restoran. Namun Danny yang merasa tidak puas, memutuskan kembali ke dalam untuk mengambil foto si pelayan yang memakinya.
"Ketika saya mengangkat telepon saya untuk mengambil foto, sekelompok dari mereka berlari keluar dari dapur. Sejumlah karyawan lainnya mencoba melerai, tapi salah satu dari mereka berlari ke arah saya, mencengkeram leher saya dan memukul saya di kepala bagian belakang," terang Danny.
Danny telah melaporkan insiden ini ke polisi setelah dirinya mengetahui ada rekaman soal insiden tersebut di Facebook. Sementara itu, pihak KFC Malaysia menyatakan, 3 karyawan yang diduga terlibat telah dikenai skorsing hingga menunggu penyidikan selesai.
(nvc/ita)
Video berdurasi 28 detik ini telah diunggah seseorang ke dunia maya juga ke situs sharing video, YouTube. Terlihat dalam video tersebut, 3 orang pelayan restoran tersebut keluar dari dapur dan terlibat adu mulut dengan si pelanggan.
Sedangkan 3 orang pelayan KFC lainnya mencoba melerai. Namun tiba-tiba, salah seorang pelayan berlari mendekati si pelanggan dan kemudian memukul kepalanya. Aksi ini disaksikan oleh puluhan pelanggan KFC lainnya yang tengah antre. Namun mereka hanya terpaku menyaksikan insiden ini.
Setelah beredar luas di dunia maya, banyak orang yang menuding bahwa penyebab insiden ini adalah makian si pelanggan kepada si pelayan resto. Nampaknya isu ini meluas karena kebetulan si pelanggan merupakan etnis China, sedangkan si pelayan resto adalah etnis Melayu.
Kendati demikian, isu rasis tersebut telah dibantah keras oleh si pelanggan, Danny Ng (26), yang menggelar konferensi pers beberapa hari kemudian. Danny menyangkal dirinya telah melontarkan makian rasis yang memprovokasi si pelayan KFC untuk menyerangnya.
"Saya menyesali tudingan sentimen rasial yang muncul dan saya meminta agar para pengguna internet menghentikan semua isu tidak masuk akal ini karena mereka tidak ada di sana saat kejadian," tegas Danny dalam konferensi pers, seperti dilansir oleh The Star, Jumat (10/2/2012).
Dia pun menjelaskan kronologi insiden yang terjadi pada Senin (6/2) lalu tersebut. Menurutnya, saat itu dia bersama istri dan saudara perempuannya mengunjungi KFC yang ada di mal i-City, Shah Alam, untuk menukarkan voucher makan seharga 132 ringgit.
Ketiganya tiba di KFC tersebut pada pukul 22.15 waktu setempat dan melihat antrean sudah sangat panjang. Mereka pun ikut antre. Namun sekitar 45 menit kemudian, Danny mendengar salah seorang pelanggan mengeluh bahwa ayamnya telah habis.
"Setelah kasir memberitahu kami bahwa mereka kehabisan ayam, beberapa pelanggan pun protes. Salah satu pelayan mengatakan, 'Sudah habis, apa lagi mau?'," terang Danny.
Kemudian, lanjut Danny, salah seorang pelayan melontarkan kata-kata menghina kepadanya. Danny langsung meminta dipanggilkan manajer restoran. Namun menurut dia, sang manajer menolak menemuinya.
Pada saat itu, istri Danny mengaku dirinya melihat sejumlah pelayan mengacungkan tongkat baja dari dalam dapur dan segera mengajak suaminya keluar restoran. Namun Danny yang merasa tidak puas, memutuskan kembali ke dalam untuk mengambil foto si pelayan yang memakinya.
"Ketika saya mengangkat telepon saya untuk mengambil foto, sekelompok dari mereka berlari keluar dari dapur. Sejumlah karyawan lainnya mencoba melerai, tapi salah satu dari mereka berlari ke arah saya, mencengkeram leher saya dan memukul saya di kepala bagian belakang," terang Danny.
Danny telah melaporkan insiden ini ke polisi setelah dirinya mengetahui ada rekaman soal insiden tersebut di Facebook. Sementara itu, pihak KFC Malaysia menyatakan, 3 karyawan yang diduga terlibat telah dikenai skorsing hingga menunggu penyidikan selesai.
(nvc/ita)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 17:28 WIB
Media Iran Serukan Hentikan Negosiasi Nuklir dengan Barat
-
Sabtu, 26/05/2012 17:09 WIB
Banjir Renggut 50 Nyawa di Afghanistan, 59.000 Orang Kehilangan Rumah
-
Sabtu, 26/05/2012 16:47 WIB
Michelle Obama Ingin Menjadi Beyonce!
-
Sabtu, 26/05/2012 14:43 WIB
Duh! Kondisi Kemanusiaan di Suriah Kian Memburuk
-
Sabtu, 26/05/2012 14:16 WIB
110 Orang Tewas dalam Serangan Pasukan Suriah
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 15:43 WIB
Jelang Pilkada DKI, Foke Minta Petuah Jusuf Kalla
-
Minggu, 27/05/2012 14:56 WIB
3 Orang Tewas & 3 Kritis Dalam Pesta Miras Oplosan di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
686 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
