Polisi: Pembunuhan ABG di Kebayoran Baru Tidak Direncanakan
Jumat, 10/02/2012 00:14 WIB
Jakarta
Kapolres Jakarta Selatan Kombes Imam Sugianto menyatakan, tidak ada indikasi pembunuhan berencana terhadap Refly Naldo (13). Pelaku yang merupakan kakak kandung korban, NVE (20) membunuh adiknya itu secara spontan.
"Tidak ada indikasi pembunuhan berencana. Dia hanya mau melampiaskan kekesalannya," kata Imam kepada wartawan di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2012).
Imam melanjutkan, wanita lajang itu membunuh secara spontan lantaran kesal dengan perlakuan adik semata wayangnya yang sering mengatainya dengan perkataan kasar.
"Pelaku dikata-katai 'babi', 'anjing' oleh adiknya itu," katanya.
Lantaran kesal, NVE lantas mencekik adiknya hingga tewas. Siswa Sekolah Menegah Pertama (SMP) itu dibunuh saat mendengarkan musik dari handphonenya.
Tanpa perlawanan, NVE mencekik adiknya selama 30 menit hingga kehabisan nafas. Dari hasil visum, korban tewas dengan luka memar pada dada dan mata akibat kehabisan nafas.
Sementara itu, Refly baru diketahui tewas setelah sebelas jam lebih. Sang paman, menemukan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu dalam kondisi tidak bernyawa dengan mulut yang dipenuhi semut.
Kepada polisi, wanita lajang itu mengaku membunuh korban lantaran dikata-katai kasar oleh adiknya saat pulang kerja. Kaus kaki, adalah pemicu percekcokan keduanya hingga membuat sang kakak mencekik adik semata wayangnya hingga tewas.
(mei/mad)
"Tidak ada indikasi pembunuhan berencana. Dia hanya mau melampiaskan kekesalannya," kata Imam kepada wartawan di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2012).
Imam melanjutkan, wanita lajang itu membunuh secara spontan lantaran kesal dengan perlakuan adik semata wayangnya yang sering mengatainya dengan perkataan kasar.
"Pelaku dikata-katai 'babi', 'anjing' oleh adiknya itu," katanya.
Lantaran kesal, NVE lantas mencekik adiknya hingga tewas. Siswa Sekolah Menegah Pertama (SMP) itu dibunuh saat mendengarkan musik dari handphonenya.
Tanpa perlawanan, NVE mencekik adiknya selama 30 menit hingga kehabisan nafas. Dari hasil visum, korban tewas dengan luka memar pada dada dan mata akibat kehabisan nafas.
Sementara itu, Refly baru diketahui tewas setelah sebelas jam lebih. Sang paman, menemukan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu dalam kondisi tidak bernyawa dengan mulut yang dipenuhi semut.
Kepada polisi, wanita lajang itu mengaku membunuh korban lantaran dikata-katai kasar oleh adiknya saat pulang kerja. Kaus kaki, adalah pemicu percekcokan keduanya hingga membuat sang kakak mencekik adik semata wayangnya hingga tewas.
(mei/mad)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 16:26 WIB
Tabrak Jakmania di Dekat Halte Halimun, TransJ Diamuk Massa
-
Minggu, 27/05/2012 16:24 WIB
Pemprov Sumut Inventarisir 5 Calon Nama Bandara Kualanamu
-
Minggu, 27/05/2012 15:58 WIB
Jusuf Kalla: Soal Capres, Tunggu Saja!
-
Minggu, 27/05/2012 15:53 WIB
Merampas Motor di 21 Lokasi, Briptu Dirwanto Ditangkap di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 15:48 WIB
Mercy Terbakar di Depan PIM 2, Lalin Sempat Macet
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 15:43 WIB
Jelang Pilkada DKI, Foke Minta Petuah Jusuf Kalla
-
Minggu, 27/05/2012 14:56 WIB
3 Orang Tewas & 3 Kritis Dalam Pesta Miras Oplosan di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
686 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
