Lagi, Warga Tibet Bakar Diri
Kamis, 09/02/2012 18:56 WIB
Ilustrasi
Beijing
Aksi bakar diri kembali dilakukan warga Tibet. Bakar diri tersebut terjadi di sebuah sekolah dasar (SD) di dekat Kota Ngaba, Provinsi Sichuan, China barat daya.
Hal tersebut diungkapkan sekelompok warga Tibet di pengasingan seperti diberitakan Voice of America, Kamis (9/2/2012).
Namun tidak disebutkan identitas orang yang membakar diri pada Rabu, 8 Februari waktu setempat itu. Juga tidak jelas apakah dia wanita atau pria karena orang tersebut langsung dibawa polisi. Kondisinya saat ini pun tidak diketahui.
Kelompok warga Tibet di pengasingan mengklaim bahwa sekitar 20 orang warga Tibet telah melakukan aksi bakar diri sejak Maret 2011 lalu. Aksi itu dilakukan untuk memprotes represi pemerintah atas kebudayaan dan agama Tibet.
Para pejabat di Beijing, China mengutuk aksi bakar diri itu sebagai bentuk terorisme. Mereka menuding pemimpin Tibet, Dalai Lama, mendukung aksi mereka sebagai bentuk perjuangannya untuk kemerdekaan Tibet.
Namun Dalai Lama menegaskan dirinya hanya berjuang untuk otonomi budaya Tibet. Dia tidak mendukung aksi bakar diri, tapi juga tidak mengutuk aksi tersebut. Dalam wawancara dengan media BBC tahun 2011 lalu, Dalai Lama menggambarkan aksi bakar diri tersebut sebagai tindakan berani dan putus asa, namun sia-sia.
(ita/ita)
Hal tersebut diungkapkan sekelompok warga Tibet di pengasingan seperti diberitakan Voice of America, Kamis (9/2/2012).
Namun tidak disebutkan identitas orang yang membakar diri pada Rabu, 8 Februari waktu setempat itu. Juga tidak jelas apakah dia wanita atau pria karena orang tersebut langsung dibawa polisi. Kondisinya saat ini pun tidak diketahui.
Kelompok warga Tibet di pengasingan mengklaim bahwa sekitar 20 orang warga Tibet telah melakukan aksi bakar diri sejak Maret 2011 lalu. Aksi itu dilakukan untuk memprotes represi pemerintah atas kebudayaan dan agama Tibet.
Para pejabat di Beijing, China mengutuk aksi bakar diri itu sebagai bentuk terorisme. Mereka menuding pemimpin Tibet, Dalai Lama, mendukung aksi mereka sebagai bentuk perjuangannya untuk kemerdekaan Tibet.
Namun Dalai Lama menegaskan dirinya hanya berjuang untuk otonomi budaya Tibet. Dia tidak mendukung aksi bakar diri, tapi juga tidak mengutuk aksi tersebut. Dalam wawancara dengan media BBC tahun 2011 lalu, Dalai Lama menggambarkan aksi bakar diri tersebut sebagai tindakan berani dan putus asa, namun sia-sia.
(ita/ita)
Baca Juga
- Bocah China Dipaksa Lari di Salju, Ayah Klaim Anaknya Tambah Sehat
- Videonya Picu Kemarahan Publik
Cuma Bercelana Dalam, Bocah China Dipaksa Berlari di Salju - 36 Tersangka Pemalsuan Kartu Kredit Ditangkap di Taiwan & Malaysia
- China Tuding Separatis Tibet Sebarkan Kebencian di Masyarakat
- Diculik di Mesir, 25 Pekerja China Akhirnya Dibebaskan
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 17:28 WIB
Media Iran Serukan Hentikan Negosiasi Nuklir dengan Barat
-
Sabtu, 26/05/2012 17:09 WIB
Banjir Renggut 50 Nyawa di Afghanistan, 59.000 Orang Kehilangan Rumah
-
Sabtu, 26/05/2012 16:47 WIB
Michelle Obama Ingin Menjadi Beyonce!
-
Sabtu, 26/05/2012 14:43 WIB
Duh! Kondisi Kemanusiaan di Suriah Kian Memburuk
-
Sabtu, 26/05/2012 14:16 WIB
110 Orang Tewas dalam Serangan Pasukan Suriah
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 15:43 WIB
Jelang Pilkada DKI, Foke Minta Petuah Jusuf Kalla
-
Minggu, 27/05/2012 14:56 WIB
3 Orang Tewas & 3 Kritis Dalam Pesta Miras Oplosan di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
680 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
