Banyak Pengurus PD Riau Tersandung Kasus Korupsi, DK Diminta Turun Tangan
Kamis, 09/02/2012 18:17 WIB
Pekanbaru
Pekanbaru, Tidak hanya jajaran elite Partai Demokrat di Jakarta yang tersandung kasus korupsi, tapi juga pengurus Partai Demokrat di Riau. Dewan Kehormatan diminta turun tangan.
"Kita tidak menutup-nutupi jajaran pengurus PD di Riau juga banyak tersandung dugaan kasus korupsi. Khusus di Riau seharusnya masalah kader yang terlibat dugaan korupsi harus ada tindakan sesuai dengan aturan internal di partai sendiri. Jika tidak, ini berefek negatif buat Demokrat di Riau," kata Koordinator Divisi dan Kaderisasi dan Diklat DPD Partai Demokrat Riau Rony Riansyah kepada detikcom, Kamis (9/2/2012).
Catatan detikcom, beberapa kader PD Riau yang tersandung kasus hukum dugaan korupsi itu minimal saat ini ada empat orang. Pertama, mantan Ketua DPD PD Riau Thamsir Rachman yang saat ini masih aktif sebagai Wakil Ketua DPRD Riau. Ia ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Riau, dalam kasus dugaan korupsi APBD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Saat itu, Thamsir menjabat sebagai bupati.
Ketua Koordinasi Divisi Organisasi DPD PD Riau Tengku Azwir terjerat kasus serupa. Anggota DPRD Riau dari Fraksi Demokrat ini juga tersandung kasus dugaan korupsi dana APBD Kabupaten Rokan Hulu (Inhu). Saat ini Azwir menjalani persidangan.
Mantan Ketua DPC Indragiri Hulu Bukhori juga tersandung kasus korupsi APBD. Saat itu, ia menjadi anggota DPRD. Belakangan jajaran pengurus DPD PD Riau merekrut kader yang juga bermasalah yakni, Ruskin Har. Mantan Sekretaris Dewan DPRD Riau ini berstatus terpidana kasus korupsi.
"Kita juga bingung, mengapa Dewan Kehormatan PD Riau tidak ada merespons masalah kadernya yang tersandung kasus hukum. Tanpa bermaksud mengabaikan kiprah mereka selama ini, tapi seharusnya ada proses yang dilakukan partai untuk mengambil langkah demi kebaikan bersama," kata Rony.
Jika kondisi para kader yang terlibat masalah hukum tidak ada tindakan tegas, Rony khawatir, ke depan Demokrat khususnya di Riau bisa menimbulkan efek negatif. Sebab, bukan tidak mungkin ada anggapan, ternyata DPD Demokrat Riau mmerupakan kumpulan orang-orang yang tersandung hukum.
"Kita mengharapkan, demi kebaikan bersama, masalah kader yang bermasalah ini, harus ada sikap dari Dewan kehormatan," tegas Rony.
(try/nrl)
"Kita tidak menutup-nutupi jajaran pengurus PD di Riau juga banyak tersandung dugaan kasus korupsi. Khusus di Riau seharusnya masalah kader yang terlibat dugaan korupsi harus ada tindakan sesuai dengan aturan internal di partai sendiri. Jika tidak, ini berefek negatif buat Demokrat di Riau," kata Koordinator Divisi dan Kaderisasi dan Diklat DPD Partai Demokrat Riau Rony Riansyah kepada detikcom, Kamis (9/2/2012).
Catatan detikcom, beberapa kader PD Riau yang tersandung kasus hukum dugaan korupsi itu minimal saat ini ada empat orang. Pertama, mantan Ketua DPD PD Riau Thamsir Rachman yang saat ini masih aktif sebagai Wakil Ketua DPRD Riau. Ia ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Riau, dalam kasus dugaan korupsi APBD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Saat itu, Thamsir menjabat sebagai bupati.
Ketua Koordinasi Divisi Organisasi DPD PD Riau Tengku Azwir terjerat kasus serupa. Anggota DPRD Riau dari Fraksi Demokrat ini juga tersandung kasus dugaan korupsi dana APBD Kabupaten Rokan Hulu (Inhu). Saat ini Azwir menjalani persidangan.
Mantan Ketua DPC Indragiri Hulu Bukhori juga tersandung kasus korupsi APBD. Saat itu, ia menjadi anggota DPRD. Belakangan jajaran pengurus DPD PD Riau merekrut kader yang juga bermasalah yakni, Ruskin Har. Mantan Sekretaris Dewan DPRD Riau ini berstatus terpidana kasus korupsi.
"Kita juga bingung, mengapa Dewan Kehormatan PD Riau tidak ada merespons masalah kadernya yang tersandung kasus hukum. Tanpa bermaksud mengabaikan kiprah mereka selama ini, tapi seharusnya ada proses yang dilakukan partai untuk mengambil langkah demi kebaikan bersama," kata Rony.
Jika kondisi para kader yang terlibat masalah hukum tidak ada tindakan tegas, Rony khawatir, ke depan Demokrat khususnya di Riau bisa menimbulkan efek negatif. Sebab, bukan tidak mungkin ada anggapan, ternyata DPD Demokrat Riau mmerupakan kumpulan orang-orang yang tersandung hukum.
"Kita mengharapkan, demi kebaikan bersama, masalah kader yang bermasalah ini, harus ada sikap dari Dewan kehormatan," tegas Rony.
(try/nrl)
Baca Juga
- Pendiri PD Tak Tampik Money Politics di Kongres, Tapi Belum Tentu dari Anas
- Pilih Marzuki, PD Riau Tak Tahu Dugaan Suap Anas di Kongres
- Dukung Ibas, PD Surakarta Hanya Terima Uang Transpor Saat Kongres
- Deklarator PD: Harusnya Bhatoegana dan Ruhut yang Dipecat, Bukan Anas!
- Anas: Kader Partai Demokrat Bukan Ayam Sayur!
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 15:58 WIB
Jusuf Kalla: Soal Capres, Tunggu Saja!
-
Minggu, 27/05/2012 15:53 WIB
Merampas Motor di 21 Lokasi, Briptu Dirwanto Ditangkap di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 15:48 WIB
Mercy Terbakar di Depan PIM 2, Lalin Sempat Macet
-
Minggu, 27/05/2012 15:43 WIB
Jelang Pilkada DKI, Foke Minta Petuah Jusuf Kalla
-
Minggu, 27/05/2012 15:39 WIB
Antrean Mobil Masuk ke Mal Macetkan Jalan Margonda Depok
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 15:43 WIB
Jelang Pilkada DKI, Foke Minta Petuah Jusuf Kalla
-
Minggu, 27/05/2012 14:56 WIB
3 Orang Tewas & 3 Kritis Dalam Pesta Miras Oplosan di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
680 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
