detikcom

Ruhut: Jika Terbukti Money Politics Kongres, Anas Bisa Dicopot!

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Kamis, 09/02/2012 16:22 WIB
Ruhut Sitompul.
Jakarta Ruhut Sitompul angkat bicara soal isu dugaan praktek money politics di kongres PD Bandung tahun 2010 silam. Jka terbukti bahwa benar terjadi tindakan terlarang itu, Anas Urbaningrum bisa dicopot dari posisi Ketum DPP PD.

"Karena ini sudah di ranahnya Komite Pengawas yang dipimpin Pak TB Silalahi. Kita bersabar semua akan berproses.Kita hormati Dewan Kehormatan bekerja, nanti Pak SBY dan Pak TB Silalahi yang memproses," kata Ruhut kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (9/2/2012).

Ruhut sejauh memang tak yakin ada money politics. Tapi politik uang jelas melanggar tata tertib internal PD.

"Kalau terbukti bisa saja dicopot. Sudah ada Pak TB dan SBY kita sabar saja apa sanksi yang akan diberikan. Waktu jadi tim sukses Anas, saya tidak mendengar ada hal semacam itu. Sekarang saya bingung banyak sekali laporan," kata Ruhut.

Mantan Ketua DPC Demokrat Minahasa Tenggara, Diana Maringka, buka suara terkait tudingan politik uang dalam pemilihan Ketua Umum Partai Demokrat. Dia siap mengembalikan uang sekitar Rp 100 juta dalam pecahan rupiah dollar serta Blackberry, pemberian kubu Anas Urbaningrum.

Diana menceritakan bagaimana duit digelontorkan ke pihaknya dan juga seluruh DPC di Sulut saat menjelang pemilihan. "Sebelum kongres ke-2 di Bandung, dari Sulut sering melakukan pertemuan. Saya dipanggil teman-teman dari Sulut yang inti pertemuannya ingin memilih Anas dalam pemilihan nanti," tutur Diana kepada detikcom, sebelumnya.

Pertemuan sebelum kongres dilakukan intens dengan interval waktu cukup rapat antar pertemuan. Lokasi yang dipilih adalah Holten Sultan, Jakarta. Namun, Diana tidak mengingat tanggal setiap pertemuan. Dalam pertemuan tersebut membulatkan tekad untuk memilih Anas

Selanjutnya, saat kongres berlangsung di Bandung dia mengaku menerima sejumlah uang dalam bentuk pecahan rupiah dan dollar Amerika. "Pertama saya menerima Rp 30 juta, lalu ada US$ 2 ribu," terang Diana.

Duit tersebut diserahkan dengan cara memanggil satu per satu DPC dari Sulut oleh Tim Sukses Anas Urbaningrum. Setiap penerima hanya membubuhkan tanda tangan dari penerimaan uang sebagai bukti uang telah sampai ke penerima. Tidak hanya sampai di situ, duit kembali digelontorkan kepada para peserta kongres. Duit tersebut diserahkan pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB sebelum waktu pemilihan dimulai. "Kita menerima US$ 5 ribu," ungkap Diana.

Bukan hanya duit dalam pecahan dollar dan rupiah, konstituen yang memilih Anas Urbaningrum juga diberikan gadget Blackberry. "Saya tidak tahu berapa banyak jumlahnya, tapi semua dapat Blackberry," kata Diana.

Diana mengaku siap mengembalikan duit dan Blackberry yang diterima saat proses pemilihan Ketum PD. "Uangnya siap dikembalikan Rp 30 juta, Blacberry, plus US$ 7 ribu, semua siap dikembalikan," tegasnya.

(van/lh)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel