Pengojek Ditangkap Polisi Gara-gara Wajahnya Mirip Perampok
Kamis, 09/02/2012 14:42 WIB
Hasan Basri.
Jakarta
Hasan Basri (41) harus rela di bui meskipun tidak mengetahui apa kesalahannya. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, ditangkap gara-gara wajahnya mirip seorang pelaku perampokan yang polisi buru.
Hal itu dituturkan oleh istri Hasan, Hotimah (41) saat jumpa pers di gedung LBH Jakarta, Jl Diponegoro, Jakarta, Kamis (9/2/2012). Kejadian bermula saat Hasan ditangkap pada tanggal 9 November 2011 lalu. Ia ditangkap saat sedang mangkal menunggu penumpang di Lapangan Banteng.
"Waktu ditangkap dia dituduh sebagai Lala, gara-gara kasus pencurian. Padahal KTP dan tanda pengenal lainnya menuliskan nama suami saya adalah Hasan Basri," ujar Khotimah.
Mendengar suaminya tertangkap, Khotimah langsung bergegas ke kantor polisi. Ia terkejut kalau suaminya dituduh melakukan tindakan pencurian dengan kekerasan pada tanggal 14 Oktober 2011 di sebuah rumah kos Jalan Waja VII No. 9 RT 1/2 Kemayoran, Jakarta Pusat.
"Suami saya dituduh mencuri sebuah mobil APV, laptop dan telepon genggam. Katanya kejadiannya berlangsung pada malam hari jam 20.00, padahal pada hari dan jam itu, suami saya ada dirumah," kata Khotimah.
Berdasarkan keterangan polisi, Khotimah menceritakan suaminya tertangkap karena fotonya mirip pelaku pencurian yang bernama Lala. Foto itu didapatkan oleh penyidik kepolisian dari 1 tersangka pencurian yang ditangkap.
Tersangka yang ditangkap itu bernama Reza alias Pasha. Reza merupakan 1 dari 5 kawanan perampok yang beraksi di Kemayoran pada tanggal 14 Oktober itu. Dari tangan Reza, polisi mendapatkan 1 buah foto, dalam foto itu ada muka Lala yang mirip dengan Hasan Basri.
"Karena mukanya mirip si Lala, suami saya langsung ditangkap polisi. Padahal suami saya sudah bilang, kalau dirinya bukan Lala dan tidak kenal si Reza ataupun Lala," ujarnya.
Alhasil, Hasan Basri pun dikurung dalam sel sejak tanggal 9 November 2011 hingga hari ini. Khotimah bersama LBH Jakarta berencana mengajukan pra peradilan kepada pihak Polres Jakarta Pusat dan pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat terkait kasus yang diduga salah tangkap.
(lh/lh)
Hal itu dituturkan oleh istri Hasan, Hotimah (41) saat jumpa pers di gedung LBH Jakarta, Jl Diponegoro, Jakarta, Kamis (9/2/2012). Kejadian bermula saat Hasan ditangkap pada tanggal 9 November 2011 lalu. Ia ditangkap saat sedang mangkal menunggu penumpang di Lapangan Banteng.
"Waktu ditangkap dia dituduh sebagai Lala, gara-gara kasus pencurian. Padahal KTP dan tanda pengenal lainnya menuliskan nama suami saya adalah Hasan Basri," ujar Khotimah.
Mendengar suaminya tertangkap, Khotimah langsung bergegas ke kantor polisi. Ia terkejut kalau suaminya dituduh melakukan tindakan pencurian dengan kekerasan pada tanggal 14 Oktober 2011 di sebuah rumah kos Jalan Waja VII No. 9 RT 1/2 Kemayoran, Jakarta Pusat.
"Suami saya dituduh mencuri sebuah mobil APV, laptop dan telepon genggam. Katanya kejadiannya berlangsung pada malam hari jam 20.00, padahal pada hari dan jam itu, suami saya ada dirumah," kata Khotimah.
Berdasarkan keterangan polisi, Khotimah menceritakan suaminya tertangkap karena fotonya mirip pelaku pencurian yang bernama Lala. Foto itu didapatkan oleh penyidik kepolisian dari 1 tersangka pencurian yang ditangkap.
Tersangka yang ditangkap itu bernama Reza alias Pasha. Reza merupakan 1 dari 5 kawanan perampok yang beraksi di Kemayoran pada tanggal 14 Oktober itu. Dari tangan Reza, polisi mendapatkan 1 buah foto, dalam foto itu ada muka Lala yang mirip dengan Hasan Basri.
"Karena mukanya mirip si Lala, suami saya langsung ditangkap polisi. Padahal suami saya sudah bilang, kalau dirinya bukan Lala dan tidak kenal si Reza ataupun Lala," ujarnya.
Alhasil, Hasan Basri pun dikurung dalam sel sejak tanggal 9 November 2011 hingga hari ini. Khotimah bersama LBH Jakarta berencana mengajukan pra peradilan kepada pihak Polres Jakarta Pusat dan pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat terkait kasus yang diduga salah tangkap.
(lh/lh)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 15:53 WIB
Merampas Motor di 21 Lokasi, Briptu Dirwanto Ditangkap di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 15:48 WIB
Mercy Terbakar di Depan PIM 2, Lalin Sempat Macet
-
Minggu, 27/05/2012 15:43 WIB
Jelang Pilkada DKI, Foke Minta Petuah Jusuf Kalla
-
Minggu, 27/05/2012 15:39 WIB
Antrean Mobil Masuk ke Mal Macetkan Jalan Margonda Depok
-
Minggu, 27/05/2012 15:31 WIB
Salut! 100 Persen Siswa di Pulau Terluar Indonesia Lulus UN
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 15:43 WIB
Jelang Pilkada DKI, Foke Minta Petuah Jusuf Kalla
-
Minggu, 27/05/2012 14:56 WIB
3 Orang Tewas & 3 Kritis Dalam Pesta Miras Oplosan di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
680 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
