Penusuk Warga yang Sedang Tidur di Masjid Tambora Ditangkap
Kamis, 09/02/2012 12:38 WIB
Jakarta
Penusuk Muhammad Hakiki, warga Tambora yang sedang tidur di Masjid Hidayatul Ikhsan, Jembatan Besi, Jakarta Barat, akhirnya ditangkap. Pelaku bernama Eko Supriyatna (20) dibekuk di Comal, Pemalang, Jawa Tengah.
"Sudah ditangkap tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB," kata Kapolsek Tambora Kompol Donni Eka Saputra saat dihubungi detikcom, Kamis (9/2/2012).
Donni mengatakan, tersangka merupakan warga Duri Bangkit Jembatan Besi RT 12 Rw 09 Jakarta Barat. Eko ditangkap di rumah kerabat keluarganya. Eko dan Hakiki diketahui pernah menjadi narapidana di LP Pondok Bambu.
"Saat di dalam tahanan mereka ada masalah. Pas sudah keluar, pelaku mencari korban. Masalahnya apa masih kita periksa," jelasnya.
Sementara itu Kanit Reskrim Tambora AKP Sukatma mengatakan pisau yang merupakan alat bukti penusukan terhadap Hakiki masih dicari. "Pelaku menusuk korban tapi sampai sekarang senjatanya belum ditemukan," katanya.
Eko dijerat pasal berlapis yakni pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, pasal 338 tentang sengaja merampas nyawa orang, dan pasal 351 tentang penganiayaan. Eko kini meringkuk di tahanan Polres Jakarta Barat.
Peristiwa penusukan Hakiki terjadi pada Senin (6/2/2012). Hakiki yang sedang nyenyak tidur di Masjid Hidayatul Ikhsan tiba-tiba ditusuk pelaku sebanyak 3 kali. Suara rintihan Hakiki ini terdengar oleh temannya, Hariyanto. Hariyanto mendatangi suara itu dan menemukan Hakiki sudah bersimbah darah. Hakiki lantas dibawa ke rumah sakit. Tak berapa lama, nyawa Hakiki tak bisa diselamatkan lagi.
(gus/nrl)
"Sudah ditangkap tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB," kata Kapolsek Tambora Kompol Donni Eka Saputra saat dihubungi detikcom, Kamis (9/2/2012).
Donni mengatakan, tersangka merupakan warga Duri Bangkit Jembatan Besi RT 12 Rw 09 Jakarta Barat. Eko ditangkap di rumah kerabat keluarganya. Eko dan Hakiki diketahui pernah menjadi narapidana di LP Pondok Bambu.
"Saat di dalam tahanan mereka ada masalah. Pas sudah keluar, pelaku mencari korban. Masalahnya apa masih kita periksa," jelasnya.
Sementara itu Kanit Reskrim Tambora AKP Sukatma mengatakan pisau yang merupakan alat bukti penusukan terhadap Hakiki masih dicari. "Pelaku menusuk korban tapi sampai sekarang senjatanya belum ditemukan," katanya.
Eko dijerat pasal berlapis yakni pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, pasal 338 tentang sengaja merampas nyawa orang, dan pasal 351 tentang penganiayaan. Eko kini meringkuk di tahanan Polres Jakarta Barat.
Peristiwa penusukan Hakiki terjadi pada Senin (6/2/2012). Hakiki yang sedang nyenyak tidur di Masjid Hidayatul Ikhsan tiba-tiba ditusuk pelaku sebanyak 3 kali. Suara rintihan Hakiki ini terdengar oleh temannya, Hariyanto. Hariyanto mendatangi suara itu dan menemukan Hakiki sudah bersimbah darah. Hakiki lantas dibawa ke rumah sakit. Tak berapa lama, nyawa Hakiki tak bisa diselamatkan lagi.
(gus/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 15:53 WIB
Merampas Motor di 21 Lokasi, Briptu Dirwanto Ditangkap di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 15:48 WIB
Mercy Terbakar di Depan PIM 2, Lalin Sempat Macet
-
Minggu, 27/05/2012 15:43 WIB
Jelang Pilkada DKI, Foke Minta Petuah Jusuf Kalla
-
Minggu, 27/05/2012 15:39 WIB
Antrean Mobil Masuk ke Mal Macetkan Jalan Margonda Depok
-
Minggu, 27/05/2012 15:31 WIB
Salut! 100 Persen Siswa di Pulau Terluar Indonesia Lulus UN
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 14:56 WIB
3 Orang Tewas & 3 Kritis Dalam Pesta Miras Oplosan di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Corby Diusulkan Jadi Duta Anti Narkoba
-
677 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
