Khawatir Digusur, Warga Puri Intan Tangerang Ajak FBR Berjaga
Kamis, 09/02/2012 11:41 WIB
Jakarta
Warga Kelurahan Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan, merasa resah dengan adanya isu penggusuran atas tanah milik mereka. Isu penggusuran ini bukan kali pertama terjadi.
Pantauan detikcom, sekitar 50 orang dari Forum Betawi Rempug (FBR) Tangerang Selatan dan puluhan warga terlihat di sekitar lokasi penggusuran. Mereka yang kebanyakan menggunakan pakaian berwarna hitam berjaga-jaga di pinggir jalan.
Sejumlah spanduk dengan ukuran 2x5 dipasang di pinggir jalan. Salah satu spanduk berukuran 2x5 meter bertuliskan 'Tanah Ini Kami Beli, Bukan Kami Curi!!!'. Selain itu beberapa bendera FBR berwarna hijau terlihat dipasang di sepanjang jalan Kertamurti.
"Kita di sini mendukung saudara kita yang merasa ketenangannya terganggu. Mereka merasa dizalimi, kami hanya membantu dukungan moril," kata perwakilan FBR, Ismail Olay, kepada detikcom di lokasi kejadian, Kamis (9/2/2012).
Menurut juru bicara warga kelurahan Pisangan, Bahri Syafei, kejadian berawal pada tahun 1977 ketika warga membeli tanah dari Yayasan YPMI. Namun ternyata tanah yang mereka beli merupakan tanah sengketa antara YPMI dengan pihak Kementerian Agama.
Berkali-kali warga menggugat ke Pengadilan Negeri Tangerang Selatan atas kepemilikan tanah mereka. Hingga pada tahun 1994, Mahkamah Agung menolak peninjauan kembali warga dan memutuskan tanah seluas 5,5 hektar tersebut adalah milik Kementerian Agama.
"Kalau mereka mau tanah ini, kami mengajukan harga Rp 1,75 juta/meter untuk tanah dan Rp 2 juta/meter untuk bangunan. Tapi mereka tidak mau," tutur Bahri.
"Kami hanya ingin hak kami," tegas Bahri.
(lh/lh)
Pantauan detikcom, sekitar 50 orang dari Forum Betawi Rempug (FBR) Tangerang Selatan dan puluhan warga terlihat di sekitar lokasi penggusuran. Mereka yang kebanyakan menggunakan pakaian berwarna hitam berjaga-jaga di pinggir jalan.
Sejumlah spanduk dengan ukuran 2x5 dipasang di pinggir jalan. Salah satu spanduk berukuran 2x5 meter bertuliskan 'Tanah Ini Kami Beli, Bukan Kami Curi!!!'. Selain itu beberapa bendera FBR berwarna hijau terlihat dipasang di sepanjang jalan Kertamurti.
"Kita di sini mendukung saudara kita yang merasa ketenangannya terganggu. Mereka merasa dizalimi, kami hanya membantu dukungan moril," kata perwakilan FBR, Ismail Olay, kepada detikcom di lokasi kejadian, Kamis (9/2/2012).
Menurut juru bicara warga kelurahan Pisangan, Bahri Syafei, kejadian berawal pada tahun 1977 ketika warga membeli tanah dari Yayasan YPMI. Namun ternyata tanah yang mereka beli merupakan tanah sengketa antara YPMI dengan pihak Kementerian Agama.
Berkali-kali warga menggugat ke Pengadilan Negeri Tangerang Selatan atas kepemilikan tanah mereka. Hingga pada tahun 1994, Mahkamah Agung menolak peninjauan kembali warga dan memutuskan tanah seluas 5,5 hektar tersebut adalah milik Kementerian Agama.
"Kalau mereka mau tanah ini, kami mengajukan harga Rp 1,75 juta/meter untuk tanah dan Rp 2 juta/meter untuk bangunan. Tapi mereka tidak mau," tutur Bahri.
"Kami hanya ingin hak kami," tegas Bahri.
(lh/lh)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 15:53 WIB
Merampas Motor di 21 Lokasi, Briptu Dirwanto Ditangkap di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 15:48 WIB
Mercy Terbakar di Depan PIM 2, Lalin Sempat Macet
-
Minggu, 27/05/2012 15:43 WIB
Jelang Pilkada DKI, Foke Minta Petuah Jusuf Kalla
-
Minggu, 27/05/2012 15:39 WIB
Antrean Mobil Masuk ke Mal Macetkan Jalan Margonda Depok
-
Minggu, 27/05/2012 15:31 WIB
Salut! 100 Persen Siswa di Pulau Terluar Indonesia Lulus UN
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 14:56 WIB
3 Orang Tewas & 3 Kritis Dalam Pesta Miras Oplosan di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Corby Diusulkan Jadi Duta Anti Narkoba
-
677 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
