PBB & Liga Arab Kembali Lakukan Pemantauan di Suriah
Kamis, 09/02/2012 07:05 WIB
Damaskus
Liga Arab berusaha kembali melakukan upaya misi pemantuan di Suriah di mana pasukan pemerintah diduga telah membunuh ribuan warga sipil. Pemantauan ini akan menjadi rencana Liga Arab dan Perserikatan Bangsa-bangsa.
Seperti diberitakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Ban Ki-moon mengatakan rencananya untuk menghidupkan kembali misi pemantauan tersebut dalam kerjsama antara PBB dan Liga Arab.
Liga Arab menunda kerja para pemantaunnya di Suriah pada 28 Januari lalu menyusul meningkatnya kekerasan yang dilakukan oleh pasukan Presiden Bashar al-Assad di kota-kota para demosntran.
Hal ini dikatakan oleh Ban Ki-moon saat berbicara dengan Sekjen Liga Arab, Nabil al-Arabi lewat sambungan telepon.
"Dia memberitahu saya bahwa dia berniat mengirimkan misi pengamat Liga Arab kembali ke Suriah dan meminta bantuan PBB," kata Ban Ki-moon seperti diberitakan AFP, Kamis (9/2/2012).
"Lebih lanjut ia menyarankan agar kita mempertimbangkan misi pengamatan bersama di Suriah, termasuk utusan khusus bersama." tambahnya.
Ban Ki-Moon juga mengutuk kegagalan 15 negara dewan untuk menyetujui resolusi tentang Suriah. Ban ki-Moon mengatakan kegagalan itu telah 'bencana' bagi orang-orang di negara itu.
Rusia dan Cina memveto resolusi Suriah mendukung rencana Liga Arab untuk mengakhiri tindakan keras mematikan.
"Hal itu telah mendorong pemerintah Suriah untuk meningkatkan perang terhadap rakyatnya sendiri," kata Ban ki-Moon menanggapi hasil tersebut.
(fiq/mok)
Seperti diberitakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Ban Ki-moon mengatakan rencananya untuk menghidupkan kembali misi pemantauan tersebut dalam kerjsama antara PBB dan Liga Arab.
Liga Arab menunda kerja para pemantaunnya di Suriah pada 28 Januari lalu menyusul meningkatnya kekerasan yang dilakukan oleh pasukan Presiden Bashar al-Assad di kota-kota para demosntran.
Hal ini dikatakan oleh Ban Ki-moon saat berbicara dengan Sekjen Liga Arab, Nabil al-Arabi lewat sambungan telepon.
"Dia memberitahu saya bahwa dia berniat mengirimkan misi pengamat Liga Arab kembali ke Suriah dan meminta bantuan PBB," kata Ban Ki-moon seperti diberitakan AFP, Kamis (9/2/2012).
"Lebih lanjut ia menyarankan agar kita mempertimbangkan misi pengamatan bersama di Suriah, termasuk utusan khusus bersama." tambahnya.
Ban Ki-Moon juga mengutuk kegagalan 15 negara dewan untuk menyetujui resolusi tentang Suriah. Ban ki-Moon mengatakan kegagalan itu telah 'bencana' bagi orang-orang di negara itu.
Rusia dan Cina memveto resolusi Suriah mendukung rencana Liga Arab untuk mengakhiri tindakan keras mematikan.
"Hal itu telah mendorong pemerintah Suriah untuk meningkatkan perang terhadap rakyatnya sendiri," kata Ban ki-Moon menanggapi hasil tersebut.
(fiq/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 17:28 WIB
Media Iran Serukan Hentikan Negosiasi Nuklir dengan Barat
-
Sabtu, 26/05/2012 17:09 WIB
Banjir Renggut 50 Nyawa di Afghanistan, 59.000 Orang Kehilangan Rumah
-
Sabtu, 26/05/2012 16:47 WIB
Michelle Obama Ingin Menjadi Beyonce!
-
Sabtu, 26/05/2012 14:43 WIB
Duh! Kondisi Kemanusiaan di Suriah Kian Memburuk
-
Sabtu, 26/05/2012 14:16 WIB
110 Orang Tewas dalam Serangan Pasukan Suriah
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 14:56 WIB
3 Orang Tewas & 3 Kritis Dalam Pesta Miras Oplosan di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Corby Diusulkan Jadi Duta Anti Narkoba
-
677 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
