Iran akan Serbu Fasilitas AS di Seluruh Dunia Jika Diserang
Kamis, 09/02/2012 06:42 WIB
Ilustrasi
Moskow
Iran mampu melakukan serangan militer ke fasilitas Amerika Serikat (AS) di seluruh dunia jika mereka diserang oleh negeri adidaya tersebut. AS disebut telah melakukan keselahan besar jika berani menyerang Iran.
Seperti diberitakan Reuters, Kamis (9/2/2012), AS mencoba mendesak Iran untuk membatalkan program nuklirnya dengan memberlakukan sanksi yang menargetkan bank sentral Iran dan memberikan kekuasaan bagi bank AS untuk membekukan aset pemerintah Iran.
Duta besar Iran di Moskow, Rusia, mengatakan bahwa AS akan membuat kesalahan serius dan melakukan bunuh diri jika berani mengambil resiko menyerang negara penghasil minyak kedua terbesar tersebut.
Washington mengumumkan tidak akan melakukan rencana serangan itu, tetapi mengatakan opsi militer adalah selalu berada di dalam rencana jika Iran tidak dapat dicegah melakukan pengembangan nuklir.
"Amerika tahu bagaimana negara Iran itu. Mereka sangat menyadari persatuan rakyat kami," kata Duta Besar Iran untuk Moskow, Seyed Mahmoud Reza Sajjadi.
"Dan itulah mengapa Iran sepenuhnya mampu memberikan serangan balasan terhadap Amerika Serikat di mana saja di dunia," jelasnya.
Iran mengatakan program nuklirnya bertujuan damai sedangkan negara Barat mengkhawatirkan Teheran sedang mencoba untuk membangun sebuah bom nuklir.
"Masalah serangan militer dari Amerika kepada Republik Islam Iran telah menjadi selama beberapa tahun," kata Sajjadi. Dirinya juga menambahkan bahwa Iran tidak akan pernah melakukan serangan terlebih dahulu.
(fiq/mok)
Seperti diberitakan Reuters, Kamis (9/2/2012), AS mencoba mendesak Iran untuk membatalkan program nuklirnya dengan memberlakukan sanksi yang menargetkan bank sentral Iran dan memberikan kekuasaan bagi bank AS untuk membekukan aset pemerintah Iran.
Duta besar Iran di Moskow, Rusia, mengatakan bahwa AS akan membuat kesalahan serius dan melakukan bunuh diri jika berani mengambil resiko menyerang negara penghasil minyak kedua terbesar tersebut.
Washington mengumumkan tidak akan melakukan rencana serangan itu, tetapi mengatakan opsi militer adalah selalu berada di dalam rencana jika Iran tidak dapat dicegah melakukan pengembangan nuklir.
"Amerika tahu bagaimana negara Iran itu. Mereka sangat menyadari persatuan rakyat kami," kata Duta Besar Iran untuk Moskow, Seyed Mahmoud Reza Sajjadi.
"Dan itulah mengapa Iran sepenuhnya mampu memberikan serangan balasan terhadap Amerika Serikat di mana saja di dunia," jelasnya.
Iran mengatakan program nuklirnya bertujuan damai sedangkan negara Barat mengkhawatirkan Teheran sedang mencoba untuk membangun sebuah bom nuklir.
"Masalah serangan militer dari Amerika kepada Republik Islam Iran telah menjadi selama beberapa tahun," kata Sajjadi. Dirinya juga menambahkan bahwa Iran tidak akan pernah melakukan serangan terlebih dahulu.
(fiq/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 17:28 WIB
Media Iran Serukan Hentikan Negosiasi Nuklir dengan Barat
-
Sabtu, 26/05/2012 17:09 WIB
Banjir Renggut 50 Nyawa di Afghanistan, 59.000 Orang Kehilangan Rumah
-
Sabtu, 26/05/2012 16:47 WIB
Michelle Obama Ingin Menjadi Beyonce!
-
Sabtu, 26/05/2012 14:43 WIB
Duh! Kondisi Kemanusiaan di Suriah Kian Memburuk
-
Sabtu, 26/05/2012 14:16 WIB
110 Orang Tewas dalam Serangan Pasukan Suriah
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 14:56 WIB
3 Orang Tewas & 3 Kritis Dalam Pesta Miras Oplosan di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Corby Diusulkan Jadi Duta Anti Narkoba
-
677 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
