Kembangkan Kasus Pencurian Brankas, Polda Bali Sambangi Polres Depok
Rabu, 08/02/2012 23:28 WIB
Depok
Sepak terjang pelaku pelaku pembobol sejumlah brankas di Pulau Jawa, Bali, dan Kalimantan menarik perhatian Polda Bali. Polda Bali sengaja mendatangi Polresta Depok untuk melakukan pengembangan kasus tersebut.
"Saya datang kemari untuk mengembangkan beberapa kasus pembobol brankas kantor dan sekolah yang terjadi dibeberapa TKP di Bali. Indikasi sementara mereka terlibat didalamnya," ujar Kompol I Gede Suta, Kanit IV, Reskrimum Polda Bali, kepada wartawan di Mapolsek Cimanggis, Jalan Raya Jakarta – Bogor, Depok, Jawa Barat, rabu (8/2/2012).
Menurut I Gede Suta, pelaku yang berinisal RB (38), RAT (35) dan JP (35) ini juga melakukan aksinya di wilayah Bali seperti di Klungkung, Gianyar, Badung, dan Denpasar.
Berdasarkan data yang dicatat oleh Polda Bali, pelaku diduga telah beraksi sebanyak 26 kali. Bukti keterlibatan JP dan rekannya didasarkan pada sejumlah hasil rekaman kamera CCTV yang ada dibeberapa TKP yang pernah mereka datangi di pertengahan tahun 2011 lalu. Modus yang digunakannya pun sama yakni dengan cara menjebol dinding brankas.
JP bersama temannya RB dan RAT, ditangkap oleh polisi pada Sabtu (4/2) malam lalu, Pada penangkapan itu, salah satu rekan pelaku yakni Hamid Rolobessy (37) tewas. Namun sebab kematiannya hingga kini masih belum diketahui.
Sementara itu, Kapolresta Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni yang mendampingi I Gede Suta, mengatakan bahwa jumlah TKP yang berhasil dilacak hingga saati ini berjumlah 26 kasus.
(fiq/fiq)
"Saya datang kemari untuk mengembangkan beberapa kasus pembobol brankas kantor dan sekolah yang terjadi dibeberapa TKP di Bali. Indikasi sementara mereka terlibat didalamnya," ujar Kompol I Gede Suta, Kanit IV, Reskrimum Polda Bali, kepada wartawan di Mapolsek Cimanggis, Jalan Raya Jakarta – Bogor, Depok, Jawa Barat, rabu (8/2/2012).
Menurut I Gede Suta, pelaku yang berinisal RB (38), RAT (35) dan JP (35) ini juga melakukan aksinya di wilayah Bali seperti di Klungkung, Gianyar, Badung, dan Denpasar.
Berdasarkan data yang dicatat oleh Polda Bali, pelaku diduga telah beraksi sebanyak 26 kali. Bukti keterlibatan JP dan rekannya didasarkan pada sejumlah hasil rekaman kamera CCTV yang ada dibeberapa TKP yang pernah mereka datangi di pertengahan tahun 2011 lalu. Modus yang digunakannya pun sama yakni dengan cara menjebol dinding brankas.
JP bersama temannya RB dan RAT, ditangkap oleh polisi pada Sabtu (4/2) malam lalu, Pada penangkapan itu, salah satu rekan pelaku yakni Hamid Rolobessy (37) tewas. Namun sebab kematiannya hingga kini masih belum diketahui.
Sementara itu, Kapolresta Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni yang mendampingi I Gede Suta, mengatakan bahwa jumlah TKP yang berhasil dilacak hingga saati ini berjumlah 26 kasus.
(fiq/fiq)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 20/05/2012 00:15 WIB
Atasi Macet Ibukota, Hidayat Usul Hidupkan Kembali KRL Bisnis
-
Sabtu, 19/05/2012 23:20 WIB
Long Weekend, Pelabuhan Gilimanuk Macet Hingga 3 Km
-
Sabtu, 19/05/2012 23:18 WIB
4 Mobil Tabrakan Beruntun di Tol Kuningan, Tidak Ada Korban Jiwa
-
Sabtu, 19/05/2012 23:07 WIB
TNI-Polri Amankan Perkebunan Sawit Milik Bakrie Group Pasca Diamuk Massa
-
Sabtu, 19/05/2012 21:59 WIB
Pengunjung Meradang Dituding Ambil Handuk Kamar Hotel di Simalungun
-
Sabtu, 19/05/2012 13:09 WIB
Ini Komentar Denny Indrayana Soal Kemenangan Yusril
-
Sabtu, 19/05/2012 18:10 WIB
Nyolong Spion Mobil Alphard, 2 Pemuda Ditabrak Polisi
-
Sabtu, 19/05/2012 06:04 WIB
Kesal Dimintai Uang untuk Beli Alkohol, Wanita Ini Gigit Penis Suaminya
-
Sabtu, 19/05/2012 08:28 WIB
Arkeolog: Piramid di Situs Gunung Padang Luar Biasa Besar!
-
592 Komentar
-
464 Komentar
-
392 Komentar
-
334 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 08:57 WIB
Yang Mistis & Yang Ilmiah di Gunung Salak
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 5,978.000
- Rp 464.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



.jpg)


Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)

(2).gif)
