detikcom

24 Warga India Tewas Akibat Tenggak Minuman Keras Oplosan

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Rabu, 08/02/2012 20:03 WIB
BBC
Bhubaneswar Insiden minuman keras beracun kembali terjadi di India. Sedikitnya 24 orang di wilayah Odisha, India, tewas akibat mengkonsumsi minuman keras yang dioplos dengan obat batuk.

Sebagian besar korban tewas berasal berasal dari distrik Cuttack dan Khordha. Mereka langsung jatuh sakit usai meminum minuman oplosan tersebut pada Selasa (7/2) waktu setempat.

Menurut pihak berwenang, minuman keras tersebut dioplos dengan obat batuk dan demam serta obat untuk luka luar. Demikian seperti diberitakan oleh The Times of India, Rabu (8/2/2012).

Korban tewas pertama akibat minuman tersebut, yakni seorang warga yang bernama Baidhar Bhoi yang ternyata adalah si penjual minuman keras tersebut. Baidhar tewas pada Selasa (7/2) pagi.

Setelah itu, belasan warga lainnya ikut tewas. Hingga Rabu (8/2) pagi, jumlah korban tewas telah mencapai 24 orang.

Diperkirakan jumlah ini akan terus bertambah. Sebab, saat ini masih ada sekitar 20 orang warga yang dalam kondisi kritis. Menurut otoritas setempat, banyak warga dari luar daerah yang pergi ke desa Tukuliapada di distrik Cuttack dan membeli minuman keras tersebut pada Senin (6/2) malam.

Pihak berwenang tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui dalang di balik minuman keras beracun ini. Salah satu komisioner bea cukai setempat, Sudarsana Nayak menyatakan obat yang digunakan untuk mengoplos minuman tersebut memang mengandung alkohol dalam kadar yang sangat tinggi.

Polisi setempat telah menahan 3 orang yang diduga terlibat dengan jaringan pengedar minuman keras oplosan.

(nvc/ita)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel