Produksi Pupuk dari Tepung Tapioka, 4 Orang Ditangkap di Depok
Rabu, 08/02/2012 19:15 WIB
Tangerang
Empat orang yang disangka memalsukan pupuk, ditangkap di Depok, Jawa Barat. Dari penelusuran, mereka memiliki pabrik dan menghasilkan puluhan ton pupuk palsu.
Ke-4 tersangka adalah Ted (40), Rom (37), Hen (36, dan Nan (42). Dua pabriknya berada di Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat dan telah beroperasi selama dua tahun terakhir, luput dari pantauan aparat kepolisian dan Kementerian Pertanian.
Berdasarkan pemeriksaan di polisi, komplotan ini membuat pupuk dengan bahan dasar batu karang, tepung tapioka, dan perwarna. Hasilnya memang mirip pupuk asli tapi khasiatnya jelas jauh berbeda.
"Batu karang mereka hancurkan, jadi serpihan kecil seperti pupuk asli. Kemudian dicampur dengan tepung tapioka, air dan bahan perwarna," kata Kapolresta Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni kepada wartawan di Mapolsek Cimanggis, Jalan Raya Jakarta - Bogor, Km 33, Kota Depok, Rabu (8/2/2012).
Mulyadi menjelaskan, terungkapnya sindikat pemalsuan pupuk ini, berawal dari penangkapan truk yang dicurigai membawa pupuk palsu di tol Jagorawi Km 16 ke arah Jakarta pada Minggu (6/2) lalu. Setelah diselidiki, polisi mengembangkan kasus tersebut hingga menemukan lokasi produksi dan orang-orang yang terlibat di dalamnya.
"Ternyata barang tersebut diambil oleh salah satu tersangka, Nan," imbuh Mulyadi.
Kapolsek Cimanggis, Kompol Firman Andreanto, menambahkan, sindikat tersebut sangat lihai. "Mereka mempunyai jaringan kerja dan distribusi. Bila tidak teliti, siapa saja dapat tertipu. Ini terbukti sudah dua tahun pemalsuan ini belum pernah terungkap,” ujarnya.
(try/nrl)
Ke-4 tersangka adalah Ted (40), Rom (37), Hen (36, dan Nan (42). Dua pabriknya berada di Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat dan telah beroperasi selama dua tahun terakhir, luput dari pantauan aparat kepolisian dan Kementerian Pertanian.
Berdasarkan pemeriksaan di polisi, komplotan ini membuat pupuk dengan bahan dasar batu karang, tepung tapioka, dan perwarna. Hasilnya memang mirip pupuk asli tapi khasiatnya jelas jauh berbeda.
"Batu karang mereka hancurkan, jadi serpihan kecil seperti pupuk asli. Kemudian dicampur dengan tepung tapioka, air dan bahan perwarna," kata Kapolresta Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni kepada wartawan di Mapolsek Cimanggis, Jalan Raya Jakarta - Bogor, Km 33, Kota Depok, Rabu (8/2/2012).
Mulyadi menjelaskan, terungkapnya sindikat pemalsuan pupuk ini, berawal dari penangkapan truk yang dicurigai membawa pupuk palsu di tol Jagorawi Km 16 ke arah Jakarta pada Minggu (6/2) lalu. Setelah diselidiki, polisi mengembangkan kasus tersebut hingga menemukan lokasi produksi dan orang-orang yang terlibat di dalamnya.
"Ternyata barang tersebut diambil oleh salah satu tersangka, Nan," imbuh Mulyadi.
Kapolsek Cimanggis, Kompol Firman Andreanto, menambahkan, sindikat tersebut sangat lihai. "Mereka mempunyai jaringan kerja dan distribusi. Bila tidak teliti, siapa saja dapat tertipu. Ini terbukti sudah dua tahun pemalsuan ini belum pernah terungkap,” ujarnya.
(try/nrl)
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 20/05/2012 00:15 WIB
Atasi Macet Ibukota, Hidayat Usul Hidupkan Kembali KRL Bisnis
-
Sabtu, 19/05/2012 23:20 WIB
Long Weekend, Pelabuhan Gilimanuk Macet Hingga 3 Km
-
Sabtu, 19/05/2012 23:18 WIB
4 Mobil Tabrakan Beruntun di Tol Kuningan, Tidak Ada Korban Jiwa
-
Sabtu, 19/05/2012 23:07 WIB
TNI-Polri Amankan Perkebunan Sawit Milik Bakrie Group Pasca Diamuk Massa
-
Sabtu, 19/05/2012 21:59 WIB
Pengunjung Meradang Dituding Ambil Handuk Kamar Hotel di Simalungun
-
Sabtu, 19/05/2012 13:09 WIB
Ini Komentar Denny Indrayana Soal Kemenangan Yusril
-
Sabtu, 19/05/2012 18:10 WIB
Nyolong Spion Mobil Alphard, 2 Pemuda Ditabrak Polisi
-
Sabtu, 19/05/2012 06:04 WIB
Kesal Dimintai Uang untuk Beli Alkohol, Wanita Ini Gigit Penis Suaminya
-
Sabtu, 19/05/2012 08:28 WIB
Arkeolog: Piramid di Situs Gunung Padang Luar Biasa Besar!
-
591 Komentar
-
464 Komentar
-
392 Komentar
-
334 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 08:57 WIB
Yang Mistis & Yang Ilmiah di Gunung Salak
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 5,978.000
- Rp 464.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



.jpg)


Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)

(2).gif)
