Hatta Ali, Ketua MA yang Hobi Olahraga
Rabu, 08/02/2012 17:10 WIB
Terkait
Jakarta
Jalannya tegap. Tinggi badannya di atas rata-rata hakim dan bersuara lantang. Bagi 7 ribuan hakim di Indonesia, nama Hatta Ali selalu membikin ketar-ketir. Dialah yang berwenang menghukum para hakim nakal sesuai statusnya sebagai Ketua Muda Pengawas di MA. Tapi kini dia telah naik pangkat, dia Ketua Mahkamah Agung (MA) hingga 5 tahun ke depan.
"Izinkan saya mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada seluruh hakim agung yang telah menyempatkan hadir pada pemilihan pagi ini. Terutama saya tujukan kepada pemilih saya yang telah membebankan amanat sebagai Ketua MA untuk meneruskan estafet Pak Harifin Tumpa," kata Hatta Ali saat memberikan pidato usai terpilih di gedung MA, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (8/2/2012).
Hatta Ali adalah hakim agung yang paling sering muncul di hadapan publik. Hal ini dikarenakan Hatta juga menjabat juru bicara MA. Dalam berbagai pernyataan ke publik tersebut seakan Hatta Ali benar-benar mewakili sikap kelembagaan MA.
Seperti sikapnya terhadap desakan demo para hakim yang menuntut kesejahteraan:
"Kami sebagai organisasi Ikahi (Persatuan Hakim Indonesia), tidak pernah berpikir sedikit pun melakukan cara-cara tidak baik. Kami serukan kepada Ikahi supaya tidak melakukan demo seperti diberitakan," kata pria kelahiran Pare-pare, Sulsel, 7 April 1950 itu.
Sebagai Ketua Ikahi, dia juga banyak menimbulkan pro kontra. Seperti menarik iuran anggota untuk mengikuti lomba tenis, membangun masjid MA yang menelan biaya lebih dari Rp 10 miliar hingga pembangunan mess hakim di Jakarta. Iuran pembangunan mess ini ditarik dari hakim Pengadilan Negeri Rp 1 juta, hakim tingkat Pengadilan Tinggi Rp 1,5 juta dan hakim agung Rp 2 juta.
"Iuran itu adalah hasil musyawarah dengan Ikahi, bukan putusan saya. Tapi berdasarkan putusan seluruh cabang supaya dalam waktu 3 tahun periode saya memimpin, mess Ikahi sudah terbentuk," ujar Hatta Ali memberikan alasan.
Memulai berdinas menjadi hakim di Subang pada 1984, tapi itu tidak menghalangi Hatta Ali untuk aktif berorganisasi. Tercatat ia pernah aktif di berbagai organisasi baik yang bersifat kedinasan atau hobi seperti sepak bola dan tenis.
Hobinya ini juga yang menyeretnya ke dalam posisi dilematis. Yaitu saat menjadi hakim di Aceh, dia harus menghukum teman main sepakbolanya yang juga Ketua DPRD di Aceh atas kasus korupsi. "Kita harus profesional. Harus tega dan tegas," ujar Hatta.
(asp/nrl)
"Izinkan saya mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada seluruh hakim agung yang telah menyempatkan hadir pada pemilihan pagi ini. Terutama saya tujukan kepada pemilih saya yang telah membebankan amanat sebagai Ketua MA untuk meneruskan estafet Pak Harifin Tumpa," kata Hatta Ali saat memberikan pidato usai terpilih di gedung MA, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (8/2/2012).
Hatta Ali adalah hakim agung yang paling sering muncul di hadapan publik. Hal ini dikarenakan Hatta juga menjabat juru bicara MA. Dalam berbagai pernyataan ke publik tersebut seakan Hatta Ali benar-benar mewakili sikap kelembagaan MA.
Seperti sikapnya terhadap desakan demo para hakim yang menuntut kesejahteraan:
"Kami sebagai organisasi Ikahi (Persatuan Hakim Indonesia), tidak pernah berpikir sedikit pun melakukan cara-cara tidak baik. Kami serukan kepada Ikahi supaya tidak melakukan demo seperti diberitakan," kata pria kelahiran Pare-pare, Sulsel, 7 April 1950 itu.
Sebagai Ketua Ikahi, dia juga banyak menimbulkan pro kontra. Seperti menarik iuran anggota untuk mengikuti lomba tenis, membangun masjid MA yang menelan biaya lebih dari Rp 10 miliar hingga pembangunan mess hakim di Jakarta. Iuran pembangunan mess ini ditarik dari hakim Pengadilan Negeri Rp 1 juta, hakim tingkat Pengadilan Tinggi Rp 1,5 juta dan hakim agung Rp 2 juta.
"Iuran itu adalah hasil musyawarah dengan Ikahi, bukan putusan saya. Tapi berdasarkan putusan seluruh cabang supaya dalam waktu 3 tahun periode saya memimpin, mess Ikahi sudah terbentuk," ujar Hatta Ali memberikan alasan.
Memulai berdinas menjadi hakim di Subang pada 1984, tapi itu tidak menghalangi Hatta Ali untuk aktif berorganisasi. Tercatat ia pernah aktif di berbagai organisasi baik yang bersifat kedinasan atau hobi seperti sepak bola dan tenis.
Hobinya ini juga yang menyeretnya ke dalam posisi dilematis. Yaitu saat menjadi hakim di Aceh, dia harus menghukum teman main sepakbolanya yang juga Ketua DPRD di Aceh atas kasus korupsi. "Kita harus profesional. Harus tega dan tegas," ujar Hatta.
(asp/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 15:43 WIB
Jelang Pilkada DKI, Foke Minta Petuah Jusuf Kalla
-
Minggu, 27/05/2012 15:39 WIB
Antrean Mobil Masuk ke Mal Macetkan Jalan Margonda Depok
-
Minggu, 27/05/2012 15:31 WIB
Salut! 100 Persen Siswa di Pulau Terluar Indonesia Lulus UN
-
Minggu, 27/05/2012 15:03 WIB
Karyawan Terlibat Perampokan Alfamart di Depan PN Tangerang
-
Minggu, 27/05/2012 15:01 WIB
Masyarakat Kecewa 6 Cagub DKI Tak Seperti Ali Sadikin
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Corby Diusulkan Jadi Duta Anti Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
672 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
