Cegah Suap, Batasi Transaksi Tunai Hingga Rp 100 Juta
Rabu, 08/02/2012 16:42 WIB
Jakarta
Ada kesamaan modus yang digunakan oleh para pelaku suap dalam bertransaksi. Mereka selalu melakukannya dalam bentuk tunai. Karena itu, perlu sebuah aturan yang membatasi transaksi itu dan mengalihkannya lewat perbankan.
"Perlu ada pembatasan transaksi tunai, misalnya beli mobil Alphard seharga Rp 500 juta, bisa bayar tunai Rp 100 juta, sisanya lewat bank, supaya bisa ditracing," kata Kepala PPATK Muhammad Yusuf di kantornya, Jl Veteran, Jakpus, Rabu (8/2/2012).
Menurut Yusuf, ada sejumlah kasus yang menunjukkan pentingnya pembatasan transaksi keuangan ini. Misalnya kasus suap hakim Syarifuddin, Gayus Tambunan dan kasus wisma atlet.
"Semua dilakukan tunai. Kalau ada pembatasan itu tidak bisa terjadi, tidak mungkin lebih," jelasnya.
Nah, untuk mewujudkan aturan itu perlu sebuah dasar hukum yang jelas. Yusuf mengusulkan, pasal yang mengatur pembatasan transaksi keuangan tunai dimasukkan dalam revisi UU Bank Indonesia.
"Tapi kalau ada wacana di UU lain juga silakan, yang penting ada aturan itu," tegasnya.
(mad/gun)
"Perlu ada pembatasan transaksi tunai, misalnya beli mobil Alphard seharga Rp 500 juta, bisa bayar tunai Rp 100 juta, sisanya lewat bank, supaya bisa ditracing," kata Kepala PPATK Muhammad Yusuf di kantornya, Jl Veteran, Jakpus, Rabu (8/2/2012).
Menurut Yusuf, ada sejumlah kasus yang menunjukkan pentingnya pembatasan transaksi keuangan ini. Misalnya kasus suap hakim Syarifuddin, Gayus Tambunan dan kasus wisma atlet.
"Semua dilakukan tunai. Kalau ada pembatasan itu tidak bisa terjadi, tidak mungkin lebih," jelasnya.
Nah, untuk mewujudkan aturan itu perlu sebuah dasar hukum yang jelas. Yusuf mengusulkan, pasal yang mengatur pembatasan transaksi keuangan tunai dimasukkan dalam revisi UU Bank Indonesia.
"Tapi kalau ada wacana di UU lain juga silakan, yang penting ada aturan itu," tegasnya.
(mad/gun)
Baca Juga
- PPATK Endus Transaksi Mencurigakan di Istana Hingga Penegak Hukum
- PPATK Imbau Penjual Alphard Laporkan Identitas Konsumen
- Chandra Usul Pengacara yang Lapor Pencucian Uang Kliennya Dilindungi UU
- Sssst! Ini Modus Baru Koruptor Sembunyikan Uangnya di Bank
- PPATK: Ada 1.800 Rekening Mencurigakan Milik PNS, Penegak Hukum dan DPR
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 15:43 WIB
Jelang Pilkada DKI, Foke Minta Petuah Jusuf Kalla
-
Minggu, 27/05/2012 15:39 WIB
Antrean Mobil Masuk ke Mal Macetkan Jalan Margonda Depok
-
Minggu, 27/05/2012 15:31 WIB
Salut! 100 Persen Siswa di Pulau Terluar Indonesia Lulus UN
-
Minggu, 27/05/2012 15:03 WIB
Karyawan Terlibat Perampokan Alfamart di Depan PN Tangerang
-
Minggu, 27/05/2012 15:01 WIB
Masyarakat Kecewa 6 Cagub DKI Tak Seperti Ali Sadikin
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Corby Diusulkan Jadi Duta Anti Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
672 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
