Rabu, 08/02/2012 16:16 WIB

Gondola Jatuh, Aang Selamat Berkat Safety Belt yang Dikenakannya

Anes Saputra - detikNews
Jakarta - Polisi masih menyelidiki penyebab jatuhnya gondola di Gedung Multivison Tower, Kuningan, Jakarta Selatan. Salah seorang petugas gondola itu selamat setelah masuk melalui kaca yang pecah dihantam gondola itu di lantai 23.

"Kita masih selidiki penyebabnya apa, tapi dugaan awal ada komponen yang rusak kemudian lepas dari gondola ini," kata Kapolsek Setia Budi Kompol Hendara Gunawan di lokasi kecelakaan di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/2/2012).

Hendar mengatakan, saat peristiwa itu Aang Amsari (32) sedang berada di dalam gondola. Warga Pancoran Mas Depok itu mengenakan safty belt yang dipasang di besi gondola dan tali sling yang menyangga gondola itu.

"Jadi saat gondola itu jatuh dia masih tersangkut di atas," katanya.

Saat peristiwa itu terjadi, salah seorang rekan Aang, Aben Naizer sedang berada di atap gedung. Melihat gondola yang dipakai rekannya melorot. Ia menarik tali yang ada. Hal ini membuat telapak tangannya terluka.

Gondola ini kemudian menghantam kaca di lantai 23 gedung itu, Aang kemudian diselamatkan oleh pegawai gedung melalui ruangan yang kacanya pecah tersebut. Akbatnya Aang menderita memar hitam di mata kanannya dan telinga kirinya mengeluarkan darah.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nal/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%