PPP: Kasus Korupsi Runtuhkan Citra Parpol di Mata Publik

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Rabu, 08/02/2012 15:15 WIB
Jakarta Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai citra partai politik (parpol) terus runtuh diterpa kasus korupsi yang menimpa banyak elit parpol tanah air. Tidak dipungkiri, kepercayaan publik terhadap keberadaan parpol kian terkikis.

"Kondisi sosial politik di Indonesia beberapa bulan terakhir ini sedang tidak menentu. Kasus korupsi yang melibatkan elit politik negeri ini semakin mendegradasi posisi parpol di mata publik. Sejumlah kasus tersebut digeneralisasi seolah-olah parpol menjadi sarang koruptor. Padahal, kenyataannya tidak demikian, masih banyak elit parpol yang bersih dari perilaku korupsi," keluh Sekretaris FPPP DPR, Arwani Thomafi.

Hal ini disampaikan Arwani dalam siaran pers kepada detikcom, Rabu (8/2/2012).

Menurut Arwani, sudah seharusnya elit parpol mulai berhati-hati. Menghindari tersangkut kasus korupsi yang bisa menghancurkan karir politiknya dan meruntuhkan citra partainya.

"Namun tidak ada salahnya, elit parpol berhati-hati untuk menghindari jebakan korupsi. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebagai satu-satunya parpol berazas Islam, tentu saja berusaha sekuat tenaga berpolitik secara bersih, santun dan tidak korupsi. Selain karena kuatnya komitmen kader internal, PPP juga butuh dukungan moral dari eksternal untuk tetap mengedepankan politik amar ma’ruf nahi munkar,"imbaunya.

Untuk itulah, menurut Arwani, Ketua Umum PPP Suryadharma Ali meminta tausiyah PBNU, untuk memberikan bimbingan moral agar tetap bisa berpolitik secara bersih dan jujur. Bagi PPP, PBNU adalah orang tua yang bisa mengarahkan PPP dalam memperjuangkan kepentingan agama, bangsa dan negara.

"PPP dan PBNU memiliki hubungan sejarah yang cukup kuat. NU merupakan salah satu elemen terpenting terbentuknya PPP ketika berfusi dengan MI, Perti dan SI. Hubungan kesejarahan itu tetap berjalan baik hingga kini. Banyak kader NU yang beraktivitas di PPP, begitupun sebaliknya. Hubungan ini tetap akan dijaga sampai kapanpun," kata Arwani.

Kunjungan ini dilakukan Suryadharma bersama jajaran PPP pada Selasa (7/2) malam. Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali, didampingi Waketum Lukman Hakim Saefudin, Emron Pangkapi, Ketua Fraksi PPP Hasrul Azwar dan Sekretaris Fraksi Arwani Thomafi. Hadir dari PBNU Ketua Umum KH Said Aqil Siraj, Sekjen Marsudi Suhud.

(van/ahy)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini