Polisi Bantah Tutupi Rekonstruksi Kasus Afriyani Cs
Rabu, 08/02/2012 14:26 WIB
Jakarta
Pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya membantah menutup-nutupi proses rekonstruksi kasus Afriyani Susanti Cs dari pemantauan publik dan media. Alasannya, agar proses rekonstruksi berjalan lancar.
Dua kali rekonstruksi yang dilakukan di Stadium, Selasa (7/2) siang dan Upstairs Cikini, Rabu (8/2) pagi, dilakukan tanpa mengundang media dan terkesan disembunyikan.
"Tidak ada yang disembunyikan, hanya saja agar rekonstruksi berjalan lancar. Nanti hasilnya akan kita sampaikan," kata Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (8/2/2012).
Selain itu, kata dia, penyidik juga mempertimbangkan resiko keamanan yang akan ditimbulkan bila proses rekonstruksi itu diketahui khalayak umum. Kasus kecelakaan maut yang demikian menyita perhatian publik ini dikhawatirkan akan mengundang banyak massa yang akan menonton proses rekonstruksi sehingga berpotensi menimbulkan kekacauan.
"Itu mungkin salah satu pertimbangan penyidik, kapan tepatnya waktu rekonstruksi dan kemarin dilaksanakan," katanya.
Sementara itu, Rikwanto menjelaskan alasan mengapa pihaknya tidak mengundang media dalam proses rekonstruksi itu. "Kan tidak harus memberitahukan media," kata dia.
Namun ia berjanji, dalam proses rekonstruksi kecelakaan lalu lintasnya, pihaknya akan mengundang media untuk meliput jalannya kegiatan tersebut.
"Nanti untuk yang rekonstruksi kecelakaannya kita kabari," ujarnya.
Bahkan, Efrizal selaku kuasa hukum Afriyani juga tidak mendampingi proses rekonstruksi kliennya. Terkait hal itu, Rikwanto mengatakan bahwa penyidik telah menginformasikan rencana rekonstruksi itu kepada Efrizal.
"Dikasih tahu, cuma tidak berapa lama setelah diadakan rekon. Kan kemarin katanya bannya bocor, sehingga telat," ujarnya.
Ia juga membantah bahwa proses rekonstruksi dilakukan secara mendadak. Menurutnya, penyidik telah mengagendakan rekonstruksi tersebut sebelumnya.
"Tentu mereka sudah jadwalkan sejak lama, cuma pas harinya kebetulan kemarin waktu yang pas. Itu tergantung teknisnya dari Ditnarkoba," jelasnya.
Lalu, mengapa rekonstruksi di Stadium didahulukan dari pada di Upstairs Cikini, mengingat Afriyani cs berangkat ke Cikini sebelum ke Stadium?
"Dalam membuatan film juga tidak dibuat harus mengurut seperti itu, tapi potongan-potongan kejadian akan tetap diurut," pungkasnya.
(mei/gun)
Dua kali rekonstruksi yang dilakukan di Stadium, Selasa (7/2) siang dan Upstairs Cikini, Rabu (8/2) pagi, dilakukan tanpa mengundang media dan terkesan disembunyikan.
"Tidak ada yang disembunyikan, hanya saja agar rekonstruksi berjalan lancar. Nanti hasilnya akan kita sampaikan," kata Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (8/2/2012).
Selain itu, kata dia, penyidik juga mempertimbangkan resiko keamanan yang akan ditimbulkan bila proses rekonstruksi itu diketahui khalayak umum. Kasus kecelakaan maut yang demikian menyita perhatian publik ini dikhawatirkan akan mengundang banyak massa yang akan menonton proses rekonstruksi sehingga berpotensi menimbulkan kekacauan.
"Itu mungkin salah satu pertimbangan penyidik, kapan tepatnya waktu rekonstruksi dan kemarin dilaksanakan," katanya.
Sementara itu, Rikwanto menjelaskan alasan mengapa pihaknya tidak mengundang media dalam proses rekonstruksi itu. "Kan tidak harus memberitahukan media," kata dia.
Namun ia berjanji, dalam proses rekonstruksi kecelakaan lalu lintasnya, pihaknya akan mengundang media untuk meliput jalannya kegiatan tersebut.
"Nanti untuk yang rekonstruksi kecelakaannya kita kabari," ujarnya.
Bahkan, Efrizal selaku kuasa hukum Afriyani juga tidak mendampingi proses rekonstruksi kliennya. Terkait hal itu, Rikwanto mengatakan bahwa penyidik telah menginformasikan rencana rekonstruksi itu kepada Efrizal.
"Dikasih tahu, cuma tidak berapa lama setelah diadakan rekon. Kan kemarin katanya bannya bocor, sehingga telat," ujarnya.
Ia juga membantah bahwa proses rekonstruksi dilakukan secara mendadak. Menurutnya, penyidik telah mengagendakan rekonstruksi tersebut sebelumnya.
"Tentu mereka sudah jadwalkan sejak lama, cuma pas harinya kebetulan kemarin waktu yang pas. Itu tergantung teknisnya dari Ditnarkoba," jelasnya.
Lalu, mengapa rekonstruksi di Stadium didahulukan dari pada di Upstairs Cikini, mengingat Afriyani cs berangkat ke Cikini sebelum ke Stadium?
"Dalam membuatan film juga tidak dibuat harus mengurut seperti itu, tapi potongan-potongan kejadian akan tetap diurut," pungkasnya.
(mei/gun)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 15:43 WIB
Jelang Pilkada DKI, Foke Minta Petuah Jusuf Kalla
-
Minggu, 27/05/2012 15:39 WIB
Antrean Mobil Masuk ke Mal Macetkan Jalan Margonda Depok
-
Minggu, 27/05/2012 15:31 WIB
Salut! 100 Persen Siswa di Pulau Terluar Indonesia Lulus UN
-
Minggu, 27/05/2012 15:03 WIB
Karyawan Terlibat Perampokan Alfamart di Depan PN Tangerang
-
Minggu, 27/05/2012 15:01 WIB
Masyarakat Kecewa 6 Cagub DKI Tak Seperti Ali Sadikin
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Corby Diusulkan Jadi Duta Anti Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
672 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
