PPATK Endus Transaksi Mencurigakan di Istana Hingga Penegak Hukum
Rabu, 08/02/2012 13:19 WIB
Jakarta
Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menegaskan tidak pandang bulu dalam menelusuri transaksi keuangan yang mencurigakan. Semua pihak ditelisik, mulai dari kalangan Istana hingga penegak hukum.
"Kita enggak pandang bulu. Di Istana ada yang di luar kewajaran, tapi tidak signifikan. Menteri juga ada. Semua ada," kata Kepala PPATK Muhammad Yusuf saat ditanya apakah ditemukan juga transaksi mencurigakan di lingkaran Istana.
Hal tersebut dia sampaikan saat berbincang dengan wartawan di kantornya, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (8/2/2012).
Meski ditemukan ketidakwajaran, Yusuf mengakui jumlahnya tidak terlalu besar. Selain itu, pihaknya juga belum menemukan adanya unsur pidana terkait transaksi tersebut.
Yusuf menambahkan, di lingkungan Kejaksaan dan Kepolisian juga ditemukan transaksi mencurigakan. Hal tersebut sudah dilaporkan pada pimpinan penegak hukum untuk ditindaklanjuti.
"Jaksa ada 5, sangat kecil angka transaksinya. Sudah dipanggil dan diperiksa," terang Yusuf yang juga berasal dari Kejaksaan ini.
Mantan Kepala PPATK Yunus Husein juga mengaku pernah menemukan transaksi mencurigakan di level menteri. Hal itu juga sudah dilaporkan ke pihak terkait.
"Ada menteri yang ketemu saya selalu menghindar karena pernah kita laporin," tutur Yunus.
(mad/ahy)
"Kita enggak pandang bulu. Di Istana ada yang di luar kewajaran, tapi tidak signifikan. Menteri juga ada. Semua ada," kata Kepala PPATK Muhammad Yusuf saat ditanya apakah ditemukan juga transaksi mencurigakan di lingkaran Istana.
Hal tersebut dia sampaikan saat berbincang dengan wartawan di kantornya, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (8/2/2012).
Meski ditemukan ketidakwajaran, Yusuf mengakui jumlahnya tidak terlalu besar. Selain itu, pihaknya juga belum menemukan adanya unsur pidana terkait transaksi tersebut.
Yusuf menambahkan, di lingkungan Kejaksaan dan Kepolisian juga ditemukan transaksi mencurigakan. Hal tersebut sudah dilaporkan pada pimpinan penegak hukum untuk ditindaklanjuti.
"Jaksa ada 5, sangat kecil angka transaksinya. Sudah dipanggil dan diperiksa," terang Yusuf yang juga berasal dari Kejaksaan ini.
Mantan Kepala PPATK Yunus Husein juga mengaku pernah menemukan transaksi mencurigakan di level menteri. Hal itu juga sudah dilaporkan ke pihak terkait.
"Ada menteri yang ketemu saya selalu menghindar karena pernah kita laporin," tutur Yunus.
(mad/ahy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 15:43 WIB
Jelang Pilkada DKI, Foke Minta Petuah Jusuf Kalla
-
Minggu, 27/05/2012 15:39 WIB
Antrean Mobil Masuk ke Mal Macetkan Jalan Margonda Depok
-
Minggu, 27/05/2012 15:31 WIB
Salut! 100 Persen Siswa di Pulau Terluar Indonesia Lulus UN
-
Minggu, 27/05/2012 15:03 WIB
Karyawan Terlibat Perampokan Alfamart di Depan PN Tangerang
-
Minggu, 27/05/2012 15:01 WIB
Masyarakat Kecewa 6 Cagub DKI Tak Seperti Ali Sadikin
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Corby Diusulkan Jadi Duta Anti Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
672 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
