Anggota DPR Minta Jaringan Narkoba untuk Pilot Segera Digulung
Rabu, 08/02/2012 12:50 WIB
Jakarta
BNN masih memeriksa intensif pilot Lion Air, Saiful Salam, yang ditangkap di Surabaya 4 Februari 2012. Anggota DPR Komisi V (Perhubungan) Sudewo meminta jaringan pemasok narkoba untuk para pilot segera digulung.
"Kami memberi apresiasi kepada BNN. Kami minta ditelusuri lebih dalam. Termasuk menelusuri jaringan narkobanya," kata Sudewo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (8/2/2012).
Sadewo juga meminta agar pilot-pilot lain yang ikut mengkonsumsi narkoba diselidiki lebih lanjut. Kemenhub juga harus meningkatkan sistem monitoring kepada pilot.
"Selama ini monitoring lemah, saya dengar di Garuda per satu tahun sekali, itu sangat lama. Idealnya 3 bulan sekali tes kesehatan, termasuk untuk narkoba," katanya.
Sadewo mengungkapkan peristiwa pilot menggunakan narkoba sangat memalukan penerbangan Indonesia. Menurutnya hal ini tidak akan terjadi jika monitoring terhadap pilot berjalan secara baik. "Ini memprihatinkan dan memalukan bagi dunia penerbangan kita," katanya.
Kru pesawat yang tertangkap akibat narkoba selama ini adalah 3 pilot dan 2 kopilot Lion Air. Lion Air hanya mendapat "sanksi" berupa teguran dari Kemenhub pasca penangkapan pilot Saiful Salam. Jubir Lion Air prihatin atas penangkapan itu dan menyebut hal itu merupakan tanggung jawab pribadi pilot pemakai narkoba.
(nal/nrl)
"Kami memberi apresiasi kepada BNN. Kami minta ditelusuri lebih dalam. Termasuk menelusuri jaringan narkobanya," kata Sudewo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (8/2/2012).
Sadewo juga meminta agar pilot-pilot lain yang ikut mengkonsumsi narkoba diselidiki lebih lanjut. Kemenhub juga harus meningkatkan sistem monitoring kepada pilot.
"Selama ini monitoring lemah, saya dengar di Garuda per satu tahun sekali, itu sangat lama. Idealnya 3 bulan sekali tes kesehatan, termasuk untuk narkoba," katanya.
Sadewo mengungkapkan peristiwa pilot menggunakan narkoba sangat memalukan penerbangan Indonesia. Menurutnya hal ini tidak akan terjadi jika monitoring terhadap pilot berjalan secara baik. "Ini memprihatinkan dan memalukan bagi dunia penerbangan kita," katanya.
Kru pesawat yang tertangkap akibat narkoba selama ini adalah 3 pilot dan 2 kopilot Lion Air. Lion Air hanya mendapat "sanksi" berupa teguran dari Kemenhub pasca penangkapan pilot Saiful Salam. Jubir Lion Air prihatin atas penangkapan itu dan menyebut hal itu merupakan tanggung jawab pribadi pilot pemakai narkoba.
(nal/nrl)
Baca Juga
- Kemenhub Harus Tindak Maskapai yang Abaikan Keselamatan Penerbangan
- Pilot Lion Air SS Nyabu, Permalukan Dunia Penerbangan Indonesia
- Selundupkan 3,8 Kg Sabu ke Bali, Guru Diancam Hukuman Mati
- Pramono Minta Menhub Perintahkan Semua Maskapai Tes Urine Pilot
- Komisi V DPR: Pilot Wajib Dites Narkoba Sebelum Terbang
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 27/05/2012 15:43 WIB
Jelang Pilkada DKI, Foke Minta Petuah Jusuf Kalla
-
Minggu, 27/05/2012 15:39 WIB
Antrean Mobil Masuk ke Mal Macetkan Jalan Margonda Depok
-
Minggu, 27/05/2012 15:31 WIB
Salut! 100 Persen Siswa di Pulau Terluar Indonesia Lulus UN
-
Minggu, 27/05/2012 15:03 WIB
Karyawan Terlibat Perampokan Alfamart di Depan PN Tangerang
-
Minggu, 27/05/2012 15:01 WIB
Masyarakat Kecewa 6 Cagub DKI Tak Seperti Ali Sadikin
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Corby Diusulkan Jadi Duta Anti Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
672 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
