Adi Andojo: Kalau Mau, Hakim Memeras Itu Masalah Gampang foto

Anes Saputra - detikNews
Selasa, 07/02/2012 21:56 WIB
Adi Andojo (hasan/detikcom)
Jakarta Integritas hakim terus menjadi sorotan belakangan ini. Apalagi beberapa waktu terakhir, hakim ditangkap KPK karena kedapatan menerima suap. Oleh sebab itu, dibutuhkan Ketua Mahkamah Agung yang mempunyai rekam jejak yang bersih.

"Hakim meres itu gampang. Sebab kalau pidana, nggak ada yang mau masuk bui kan? Bayar berapa saja mau dia," kata Adi Andojo.

Hal ini disampaikan dalam diskusi menjelang pemilihan Ketua MA oleh Kelompok Lintas Hukum di Gedung Annex, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (7/2/2012).

"Kalau perdata, dia inginnya menang. Bayar berapa saja, mau dia. Jadi hakim kalau mau meras, gampang," tandas hakim agung selama 18 tahun ini.

Menurutnya, hakim harus mempunyai jiwa prajurit yang sederhana dan tidak ada keinginan menjadi koruptor. Sebab dengan jujur akan membuat hidup akan damai.

"Jadi hakim itu harus berjiwa prajurit. Sederhana, tidak ada keinginan untuk korupsi. Bajunya murah-murah, tidak perlu perhiasan yang mahal-mahal," bebernya.

Lantas, pria kelahiran Yogyakarta, 11 April 1932 menceritakan rumahnya dijual seharga Rp 4 miliar karena rumah tersebut didapat dari mencicil.

"Kami mendapat rumah dinas tahun 1961. Karena saya Ketua Muda MA, saya bisa milih, boleh dicicil. Dapat rumah halamannya luas, lalu saya jual. Katanya kalau dijual sesuai NJOP harganya Rp 4 miliar. Saya beli rumah lain. Itu tanpa korupsi. Tanpa korupsi," terang Adi menandaskan.


(asp/gah)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel