400 Anak Tewas Selama Konflik Suriah
Selasa, 07/02/2012 18:26 WIB
Damaskus
Sekitar 400 anak-anak dilaporkan tewas selama pergolakan di Suriah yang telah berlangsung 11 bulan. Sekitar 400 anak lainnya saat ini ditahan oleh pemerintah Suriah.
"Sampai akhir Januari, 400 anak-anak telah meninggal dan lebih dari 400 anak-anak lainnya ditahan," ujar juru bicara badan anak PBB atau UNICEF, Marixie Mercado, seperti diberitakan oleh AFP, Selasa (7/2/2012).
"Ada laporan yang mengatakan bahwa anak-anak secara sewenang-wenang ditangkap, disiksa dan dilecehkan secara seksual di dalam tahanan," kata Mercado,
Mercado mengatakan, jumlah anak-anak yang tewas tersebut diperoleh dari kelompok-kelompok HAM Suriah yang dianggap kredibel oleh UNICEF.
Pada Senin, 6 Februari kemarin, pasukan militer Suriah kembali melakukan penyerangan dan membombardir kota Homs. Serangan yang dilancarkan menjelang subuh ini menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai beberapa orang.
Ini merupakan serangan terbaru yang terjadi di pusat kota Homs, setelah pada Jumat lalu serangan demi serangan terjadi di kota itu.
Sejumlah negara Barat telah menarik dubesnya dari Suriah menyusul memburuknya situasi di negeri itu. Negara-negara tersebut adalah Amerika Serikat, Inggris dan Belgia. Penarikan dubes tersebut sebagai pesan jelas bahwa negara-negara Barat tak lagi melihat ada gunanya berhubungan dengan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.
Pemerintah Inggris bahkan menyebut rezim Assad sebagai rezim terkutuk dan pembunuh.
(fiq/ita)
"Sampai akhir Januari, 400 anak-anak telah meninggal dan lebih dari 400 anak-anak lainnya ditahan," ujar juru bicara badan anak PBB atau UNICEF, Marixie Mercado, seperti diberitakan oleh AFP, Selasa (7/2/2012).
"Ada laporan yang mengatakan bahwa anak-anak secara sewenang-wenang ditangkap, disiksa dan dilecehkan secara seksual di dalam tahanan," kata Mercado,
Mercado mengatakan, jumlah anak-anak yang tewas tersebut diperoleh dari kelompok-kelompok HAM Suriah yang dianggap kredibel oleh UNICEF.
Pada Senin, 6 Februari kemarin, pasukan militer Suriah kembali melakukan penyerangan dan membombardir kota Homs. Serangan yang dilancarkan menjelang subuh ini menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai beberapa orang.
Ini merupakan serangan terbaru yang terjadi di pusat kota Homs, setelah pada Jumat lalu serangan demi serangan terjadi di kota itu.
Sejumlah negara Barat telah menarik dubesnya dari Suriah menyusul memburuknya situasi di negeri itu. Negara-negara tersebut adalah Amerika Serikat, Inggris dan Belgia. Penarikan dubes tersebut sebagai pesan jelas bahwa negara-negara Barat tak lagi melihat ada gunanya berhubungan dengan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.
Pemerintah Inggris bahkan menyebut rezim Assad sebagai rezim terkutuk dan pembunuh.
(fiq/ita)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 17:28 WIB
Media Iran Serukan Hentikan Negosiasi Nuklir dengan Barat
-
Sabtu, 26/05/2012 17:09 WIB
Banjir Renggut 50 Nyawa di Afghanistan, 59.000 Orang Kehilangan Rumah
-
Sabtu, 26/05/2012 16:47 WIB
Michelle Obama Ingin Menjadi Beyonce!
-
Sabtu, 26/05/2012 14:43 WIB
Duh! Kondisi Kemanusiaan di Suriah Kian Memburuk
-
Sabtu, 26/05/2012 14:16 WIB
110 Orang Tewas dalam Serangan Pasukan Suriah
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 09:08 WIB
Anggota Komisi I: Hindari Pemalsuan, TNI Harus Data Ulang Nopol Dinas
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
220 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
